Sinergi LDII Papua Barat dan RRI Manokwari Perluas Jangkauan Dakwah Lewat Siaran Langsung Salat Jumat

Sinergi LDII Papua Barat dan RRI Manokwari Perluas Jangkauan Dakwah Lewat Siaran Langsung Salat Jumat
foto: ilustrasi

Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Pratama Manokwari menjalin kolaborasi strategis dengan DPW LDII Papua Barat melalui siaran langsung pelaksanaan ibadah salat Jumat. Kegiatan religi yang dipusatkan di Masjid Al-Mubarok, Fanindi, Manokwari tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan akses informasi keagamaan yang lebih luas bagi masyarakat di wilayah Papua Barat. Langkah ini menjadi wujud nyata kehadiran negara melalui media publik untuk memfasilitasi kebutuhan spiritual umat Islam di Bumi Cenderawasih.

Koordinasi Strategis Menjamin Kelancaran Siaran Langsung

Keberhasilan siaran langsung ini tidak lepas dari rangkaian koordinasi teknis yang matang antara pihak penyelenggara dan penyedia tempat. Pada 8 Juli 2026, Ketua DPW LDII Papua Barat, Suroto, didampingi Sekretaris DPW LDII Papua Barat, H. Agus Irawan, telah melakukan pertemuan intensif dengan jajaran manajemen RRI Pratama Manokwari. Pertemuan tersebut fokus pada pemetaan teknis di lapangan guna memastikan transmisi audio berjalan tanpa kendala.

Pembahasan mencakup berbagai aspek krusial, mulai dari kesiapan lokasi di Masjid Al-Mubarok, penentuan durasi siaran yang presisi, alur pelaksanaan ibadah, hingga spesifikasi perangkat audio yang digunakan. Sinergi ini diperlukan agar pesan-pesan moral dan keagamaan yang disampaikan dalam khotbah Jumat dapat diterima dengan jernih oleh para pendengar setia RRI di mana pun mereka berada.

“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan pihak RRI yang telah memilih Masjid Al-Mubarok sebagai salah satu tempat pelaksanaan siaran langsung salat Jumat ini,” ujar H. Agus Irawan.

Kesiapan Fasilitas dan Penyelenggaraan Ibadah di Masjid Al-Mubarok

Sebagai tuan rumah, LDII Papua Barat telah melakukan berbagai langkah proaktif untuk menyambut agenda siaran nasional ini. Persiapan mencakup pembenahan area utama masjid, pengaturan sistem suara internal yang terintegrasi dengan perangkat penyiaran RRI, hingga penunjukan personel yang bertugas dalam rangkaian ibadah tersebut.

Agus menegaskan bahwa pihaknya sangat serius dalam menyiapkan sumber daya manusia yang terlibat langsung dalam prosesi ibadah, termasuk kesiapan muazin dan imam salat. Hal ini dilakukan untuk menjaga marwah ibadah sekaligus memberikan standar kualitas penyiaran yang layak bagi publik.

“Seluruh persiapan kami lakukan agar pelaksanaan salat Jumat tetap berlangsung khidmat, tertib, aman, dan lancar,” kata Agus menjelaskan komitmen organisasinya.

Kolaborasi Berkelanjutan untuk Kemaslahatan Umat dan Bangsa

Kemitraan antara LDII dan RRI di Manokwari sebenarnya bukanlah hal baru. Ketua DPD LDII Manokwari, Soleman Paputungan, mengungkapkan bahwa rekam jejak kerja sama kedua institusi ini sudah terjalin melalui berbagai program siaran sebelumnya. Pada bulan Ramadan yang lalu, Masjid Al-Mubarok juga sering menjadi titik sentral untuk program tausiyah dan dialog interaktif keagamaan.

Eksistensi siaran langsung salat Jumat melalui frekuensi radio memiliki nilai urgensi tersendiri. Program ini menjadi jembatan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan akses untuk hadir langsung di masjid, seperti mereka yang sedang bertugas, dalam perjalanan, atau berada di lokasi terpencil, agar tetap bisa menyerap pesan-pesan kebaikan dari mimbar Jumat.

“LDII bersama takmir masjid Al-Mubarok siap berkolaborasi dengan berbagai pihak. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut untuk memberikan manfaat bagi umat dan bangsa,” tutur Soleman Paputungan.

Melalui kolaborasi dakwah yang inklusif ini, LDII Papua Barat berupaya memperkuat jalinan komunikasi dengan lembaga penyiaran resmi negara. Tujuannya selaras dengan visi besar organisasi untuk terus menyebarkan syiar Islam yang moderat, menyejukkan, dan memberikan kontribusi positif bagi harmoni kehidupan bermasyarakat di Papua Barat.

📖 Glosarium Istilah

  • LPP RRI: Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia, lembaga penyiaran milik negara yang melayani seluruh lapisan masyarakat.
  • DPW LDII: Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia, struktur kepemimpinan organisasi LDII di tingkat provinsi.
  • Syiar: Kegiatan menyebarluaskan atau memperkenalkan ajaran agama kepada masyarakat luas.
  • Tausiyah: Ceramah, pesan, atau wasiat kebaikan yang disampaikan dalam bingkai keagamaan untuk saling menasihati.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.