Semarak HUT RI ke-81, PAC LDII Bumiwonorejo Nabire Perkuat Nasionalisme dan Kerukunan Generasi Muda

Semarak HUT RI ke-81, PAC LDII Bumiwonorejo Nabire Perkuat Nasionalisme dan Kerukunan Generasi Muda
foto: ilustrasi

Warga Pengurus Anak Cabang (PAC) LDII Bumiwonorejo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dengan penuh khidmat dan antusiasme. Rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 15-16 Agustus 2026 ini dipusatkan di lingkungan TPQ Masjid Al-Muttaqin, sebagai bentuk manifestasi syukur atas kemerdekaan sekaligus upaya konkret dalam memupuk semangat nasionalisme sejak dini bagi generasi penerus di wilayah tersebut.

Penanaman Jiwa Nasionalisme Melalui Peringatan Hari Kemerdekaan

Ketua PAC LDII Bumiwonorejo, Edi Sartono, menegaskan bahwa momentum bulan Agustus bukan sekadar perayaan seremonial tahunan. Menurutnya, bulan ini merupakan saat yang tepat bagi seluruh elemen masyarakat untuk merefleksikan kembali pengorbanan para pahlawan bangsa yang telah berjuang demi kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Bulan Agustus merupakan momen menghormati serta menghargai jasa-jasa para pahlawan bangsa yang gugur dalam membela kedaulatan negara, sudah sepatutnya kita perlu merangsang jiwa nasionalisme generasi muda bahkan caberawit sedini mungkin dengan memeriahkan kemerdekaan ini," ujar Edi Sartono.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa estafet nilai-nilai patriotisme tidak terputus. Dengan melibatkan anak-anak hingga remaja, diharapkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap keutuhan bangsa dapat tertanam secara organik di dalam sanubari mereka.

Sinergi dan Kebersamaan Warga dalam Rangkaian Lomba Agustusan

Ketua Panitia Pelaksana, Mahfud, menjelaskan bahwa berbagai perlombaan yang dirancang oleh panitia memiliki esensi lebih dari sekadar kompetisi fisik. Setiap cabang lomba dipilih berdasarkan kemampuannya untuk membangun karakter, kekompakan, dan sportivitas antarwarga.

"Perlombaan ini dirancang tidak hanya untuk merayakan hari kemerdekaan, tetapi juga sebagai sarana mempererat kebersamaan dan menanamkan nilai-nilai positif bagi generus," ungkap Mahfud.

Di lingkungan TPQ Masjid Al-Muttaqin, suasana riuh rendah menyelimuti pelaksanaan lomba makan kerupuk, kompetisi memasak, dan berbagai permainan ketangkasan lainnya. Partisipasi aktif warga menunjukkan soliditas yang kuat, di mana tujuan utamanya adalah melatih kerja sama tim serta mempererat tali persaudaraan antarwarga LDII maupun masyarakat sekitar.

Malam Puncak dan Apresiasi Budaya Pencak Silat Persinas ASAD

Puncak peringatan HUT RI ke-81 di Bumiwonorejo ditutup dengan acara malam ramah tamah yang berlangsung pada Minggu malam (16/8/2026). Acara ini menjadi panggung bagi para santri dan pemuda untuk menunjukkan bakat serta kemampuan mereka di hadapan publik. Salah satu sorotan utama adalah atraksi beladiri dari PERSINAS ASAD yang menampilkan jurus-jurus pencak silat dengan penuh disiplin dan estetika.

Selain penampilan seni bela diri, malam puncak juga diisi dengan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba, kuis interaktif bertema kebangsaan, hingga sesi dialog santai. Kehadiran masyarakat sekitar dalam acara ini semakin mempertegas peran LDII dalam membangun harmoni sosial di tengah keberagaman Papua Tengah. Suasana kekeluargaan yang tercipta menjadi bukti nyata bahwa semangat kemerdekaan mampu menjadi pemersatu bagi seluruh lapisan masyarakat.

📖 Glosarium Istilah

  • PAC (Pengurus Anak Cabang): Tingkatan struktur organisasi LDII yang berada di level kelurahan atau desa.
  • Generus (Generasi Penerus): Sebutan untuk pembinaan berkelanjutan bagi anak-anak dan remaja dalam lingkungan LDII.
  • PERSINAS ASAD: Perguruan Silat Nasional ASAD, sebuah organisasi bela diri yang fokus pada pelestarian budaya bangsa dan pembangunan karakter.
  • Caberawit: Istilah untuk anak-anak usia prasekolah hingga sekolah dasar dalam program pembinaan karakter LDII.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.