Warga Desa Nikkel, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, tampak antusias memadati area Masjid dan fasilitas publik sejak pagi hari pada Minggu (16/8/2026). Kehadiran mereka merupakan bagian dari aksi kerja bakti massal yang diinisiasi oleh Pimpinan Cabang (PC) LDII Kecamatan Nuha dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia. Kegiatan ini tidak hanya menyasar pada kebersihan fisik lingkungan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta menghidupkan kembali nilai-nilai luhur gotong royong yang menjadi identitas bangsa di tengah dinamika zaman.
Wujud Cinta Tanah Air Melalui Aksi Nyata Kebersihan Lingkungan
Momentum kemerdekaan kali ini dimanfaatkan oleh LDII untuk melakukan langkah konkret yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Ketua DPD LDII Luwu Timur, Basri Kambatu, yang hadir langsung di lokasi, menekankan bahwa merawat lingkungan dan tempat ibadah adalah cerminan dari semangat patriotisme modern. Menurutnya, cinta tanah air harus diwujudkan dalam tindakan yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar, terutama dalam menjaga kesucian dan kenyamanan tempat ibadah.
“DPD LDII Luwu Timur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turun tangan, bahu-membahu membersihkan lingkungan dan merawat tempat ibadah sebagai wujud cinta kepada Indonesia,” ujar Basri Kambatu.
Kegiatan yang melibatkan puluhan warga ini berfokus pada pembersihan area dalam dan luar masjid, parit-parit desa, hingga perapian tanaman di sepanjang jalan protokol Desa Nikkel. Alur kerja yang terorganisir menunjukkan koordinasi yang matang antara pengurus organisasi dan masyarakat setempat, menciptakan suasana kerja yang harmonis dan penuh semangat kekeluargaan.
Pembangunan Karakter Positif dan Kepedulian Sosial Masyarakat
Selain aspek kebersihan, LDII memandang kerja bakti sebagai laboratorium sosial untuk membangun karakter bangsa. Basri Kambatu menjelaskan bahwa aktivitas fisik semacam ini mengandung nilai pendidikan karakter yang mendalam bagi generasi muda yang turut serta dalam kegiatan tersebut. Kepedulian terhadap lingkungan adalah pondasi awal bagi terbentuknya kepekaan sosial yang lebih luas.
“Kami ingin menunjukkan bahwa merayakan kemerdekaan tidak hanya dengan seremoni, tetapi juga melalui aksi nyata yang berdampak bagi lingkungan dan masyarakat,” tambah Basri Kambatu.
Ia meyakini bahwa kolaborasi antarwarga tanpa memandang latar belakang ini dapat membentengi masyarakat dari sifat individualisme. Dengan berkumpul dan bekerja bersama, komunikasi antarwarga terjalin lebih cair, yang pada gilirannya akan memperkuat ketahanan sosial di tingkat desa hingga nasional.
Apresiasi Pemerintah Desa Terhadap Sinergi Lembaga Dakwah
Inisiatif PC LDII Kecamatan Nuha ini mendapatkan sambutan hangat dari jajaran Pemerintah Desa Nikkel. Kepala Desa Nikkel, Muth’im, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kontribusi aktif LDII dalam menjaga keasrian wilayahnya. Baginya, keterlibatan organisasi kemasyarakatan sangat membantu pemerintah desa dalam mensosialisasikan pentingnya pola hidup bersih dan sehat.
“Atas nama Pemerintah Desa Nikkel, kami memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada PC LDII Kecamatan Nuha. Dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 RI, telah melaksanakan kerja bakti bersama yaitu bersih-bersih masjid bersama masyarakat dan lingkungan sekitar,” ungkap Muth’im.
Gerakan di Desa Nikkel ini merupakan bagian dari rantai Gerakan Kerja Bakti Nasional yang dilaksanakan LDII secara serentak di berbagai penjuru tanah air sepanjang bulan Agustus. PC LDII Kecamatan Nuha berharap agar sinergi yang telah terbangun antara pemerintah desa, organisasi masyarakat, dan warga tidak hanya berhenti pada perayaan HUT RI, tetapi terus berlanjut dalam program-program kemasyarakatan lainnya demi kemajuan Luwu Timur.
📖 Glosarium Istilah
- PC LDII: Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia, struktur organisasi LDII di tingkat kecamatan.
- DPD LDII: Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia, struktur organisasi LDII di tingkat kabupaten/kota.
- Gotong Royong: Bekerja bersama-sama (tolong-menolong, bantu-membantu) dalam menyelesaikan suatu pekerjaan demi kepentingan umum.
- Pendidikan Karakter: Suatu sistem penanaman nilai-nilai perilaku (karakter) kepada warga sekolah/masyarakat yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran, atau kemauan.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.