OKU TIMUR – Menyongsong peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten OKU Timur menggelar aksi Gerakan Kerja Bakti Nasional secara serentak di seluruh wilayah Pimpinan Anak Cabang (PAC) pada Rabu (14/8). Aksi kepedulian lingkungan yang mengusung tema besar “Kerja Bersama, Bakti untuk Negeri” tersebut dipusatkan di wilayah Desa Tugu Harum sebagai titik utama kegiatan.
Kegiatan gotong royong masif ini tidak hanya sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi representasi semangat nasionalisme dalam bingkai pengabdian masyarakat. Ribuan warga LDII dari berbagai penjuru Kabupaten OKU Timur turun ke jalan, fasilitas umum, dan lingkungan sekitar untuk memastikan kebersihan serta kerapian ruang publik menyambut momentum bersejarah bangsa.
Apresiasi Pemerintah Desa terhadap Kekompakan Warga
Inisiatif yang dilakukan oleh DPD LDII OKU Timur ini mendapatkan respons positif dan dukungan penuh dari jajaran Pemerintah Desa Tugu Harum. Kepala Desa Tugu Harum, Hj. Dahlia, S.E., M.M., hadir langsung di lokasi untuk memantau jalannya kegiatan serta memberikan semangat kepada para peserta kerja bakti.
"Pemerintah Desa Tugu Harum sangat mengapresiasi aksi nyata ini, yang menjadi contoh jelas bagaimana elemen masyarakat bergerak aktif dan kompak merawat lingkungan kita bersama," ujar Hj. Dahlia di sela-sela peninjauan lokasi kerja bakti.
Menurutnya, sinergi antara organisasi kemasyarakatan seperti LDII dengan pemerintah desa sangat diperlukan untuk menjaga kelestarian fasilitas desa. Kekompakan warga dalam aksi ini dinilai mampu meringankan beban perawatan infrastruktur publik secara swadaya dan berkelanjutan.
Sinergi Lintas Generasi Bersama Pelajar SMA Budi Mulia
Pemandangan menarik terlihat pada titik pusat kegiatan di Tugu Harum. Momen kerja bakti kali ini tidak hanya didominasi oleh orang tua, tetapi juga diikuti secara antusias oleh puluhan siswa-siswi dari SMA Budi Mulia. Keterlibatan aktif para pelajar ini memberikan warna tersendiri dalam upaya regenerasi nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.
Para pelajar tampak bahu-membahu bersama warga dewasa memungut sampah, membersihkan saluran air, dan merapikan tanaman di pinggir jalan. Partisipasi generasi muda ini dipandang sebagai langkah konkret untuk menumbuhkan kesadaran ekologis sekaligus melestarikan budaya gotong royong yang kian terkikis di tengah arus modernisasi. Pendidikan karakter berbasis aksi lapangan seperti ini diyakini lebih efektif dalam menanamkan rasa memiliki terhadap tanah air.
Implementasi Pilar Pengabdian LDII untuk Bangsa
Ketua DPD LDII OKU Timur dalam arahannya menegaskan bahwa instruksi mengenai kerja bakti serentak ini bersifat wajib bagi seluruh tingkatan organisasi di bawah naungannya. Ia menekankan bahwa kegiatan ini tidak boleh hanya menjadi seremoni sesaat, melainkan harus menyentuh seluruh lapisan di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) di wilayah masing-masing.
Langkah masif ini merupakan bagian dari implementasi delapan pilar pengabdian LDII untuk bangsa, di mana masalah lingkungan hidup dan sosial menjadi salah satu fokus utamanya. Melalui peringatan kemerdekaan ke-81 ini, LDII OKU Timur berkomitmen untuk terus menjadikan tradisi gotong royong sebagai identitas yang mengakar kuat di tengah masyarakat.
Dengan terlaksananya Gerakan Kerja Bakti Nasional ini, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih sehat dan asri, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga. Semangat kemerdekaan yang dirayakan dengan aksi nyata diharapkan mampu memberikan dampak positif yang langsung dirasakan oleh seluruh elemen masyarakat di Kabupaten OKU Timur.
📖 Glosarium Istilah
- DPD (Dewan Pimpinan Daerah): Tingkat kepengurusan organisasi LDII di level Kabupaten atau Kota.
- PAC (Pimpinan Anak Cabang): Struktur organisasi LDII di tingkat desa atau kelurahan.
- Gotong Royong: Budaya bekerja bersama-sama untuk mencapai hasil yang didambakan bagi kepentingan bersama.
- Delapan Pilar Pengabdian: Program prioritas LDII yang mencakup bidang kebangsaan, keagamaan, ekonomi syariah, pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, teknologi, dan ketahanan pangan.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.