Semangat Nasionalisme: Pemuda LDII Bagorejo Meriahkan Lomba Gerak Jalan HUT RI ke-81 di Banyuwangi

Semangat Nasionalisme: Pemuda LDII Bagorejo Meriahkan Lomba Gerak Jalan HUT RI ke-81 di Banyuwangi
foto: ilustrasi
  • BANYUWANGI – Kelompok pemuda Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Desa Bagorejo menunjukkan aksi nyata dalam merawat nilai-nilai patriotisme. Mereka terjun langsung memeriahkan lomba gerak jalan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Perhelatan yang digelar oleh Pemerintah Desa Bagorejo, Kecamatan Srono, Banyuwangi pada Sabtu (8/8/2026) ini menjadi panggung bagi para pemuda untuk menunjukkan kekompakan dan rasa nasionalisme di tengah masyarakat.

    ⚡ Poin Utama Berita

    • Partisipasi Aktif LDII: Pemuda PAC LDII Bagorejo mengirimkan delegasi tim gerak jalan dengan nomor urut 056 untuk menyemarakkan HUT RI ke-81.
    • Sinergi Masyarakat: Acara melibatkan 78 kontingen dari berbagai jenjang pendidikan hingga kategori umum, hasil kolaborasi Pemdes Bagorejo dan mahasiswa KKN.
    • Tujuan Utama: Kegiatan ini bertujuan memupuk karakter kedisiplinan, jiwa sportif, serta memperkuat tali silaturahmi antarwarga lintas elemen.

    Bagaimana Jalannya Lomba Gerak Jalan HUT RI di Bagorejo?

    Suasana Desa Bagorejo mendadak riuh dengan semangat kemerdekaan sejak siang hari. Tepat pukul 13.00 WIB, bendera start dikibarkan, menandai dimulainya perjalanan panjang puluhan kontingen menyusuri rute yang telah ditetapkan panitia. Tim pemuda LDII yang mengenakan nomor urut 056 tampil penuh percaya diri di hadapan juri dan ribuan warga yang memadati sepanjang bahu jalan.

    Persaingan terasa cukup kompetitif namun tetap harmonis. Tercatat ada 78 kontingen yang berpartisipasi, mulai dari tingkat SD, MI, SMP, hingga kategori umum. Setiap kelompok berlomba menampilkan gerakan baris-berbaris yang paling rapi, yel-yel yang membakar semangat, hingga kostum kreatif yang mencerminkan identitas kolektif mereka masing-masing.

    Apa Pesan Utama dari Pimpinan PAC LDII Bagorejo?

    Kehadiran para pemuda ini bukan sekadar mengejar kemenangan formal, melainkan bagian dari upaya LDII untuk membaur dan berkontribusi secara sosial. Ketua PAC LDII Desa Bagorejo, Iswahyudi Antoro, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif warganya tersebut. Menurutnya, momentum hari kemerdekaan harus dirayakan dengan kegiatan yang membangun karakter positif.

    “Keikutsertaan pemuda LDII dalam kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi kami untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI. Selain menjaga kekompakan, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat silaturahim dan kebersamaan dengan masyarakat,” ujar Iswahyudi Antoro dalam keterangannya.

    Iswahyudi menekankan bahwa keterlibatan dalam agenda kemasyarakatan sangat efektif untuk menempa nilai-nilai fundamental pada diri generasi muda. Ia meyakini bahwa melalui gerak jalan, rasa nasionalisme, kedisiplinan, dan budaya gotong royong dapat terinternalisasi secara alami melalui tindakan konkret, bukan sekadar teori.

    Siapa Saja yang Terlibat dalam Kolaborasi Acara Ini?

    Kesuksesan acara ini tidak lepas dari sinergi lintas sektoral yang kuat. Pemerintah Desa Bagorejo tidak bekerja sendiri; mereka menggandeng mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Jember (UNEJ) dan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Jember sebagai panitia pelaksana. Kolaborasi antara aparat desa, kaum akademisi, dan organisasi kemasyarakatan seperti LDII menciptakan harmoni yang indah di tingkat akar rumput.

    Ketua Pemuda PAC LDII Desa Bagorejo, Royan, menyatakan rasa bangganya atas kesempatan untuk terjun langsung di tengah masyarakat. Baginya, kegiatan ini adalah sarana belajar bagi pemuda untuk memiliki jiwa patriotisme yang kuat.

    “Selain menjadi ajang kebersamaan, kegiatan ini mengajarkan kami untuk disiplin, kompak, dan memiliki semangat gotong royong,” kata Royan dengan penuh semangat.

    Melalui partisipasi ini, pemuda LDII berupaya mengamalkan nilai-nilai kemerdekaan melalui aksi yang menyentuh kepedulian sosial. Kehadiran mereka di jalur lomba disambut hangat oleh warga, membuktikan bahwa semangat inklusivitas dan kerukunan tetap terjaga erat di Desa Bagorejo dalam bingkai NKRI.

    📖 Glosarium Istilah

    • PAC LDII: Pimpinan Anak Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia, struktur organisasi LDII di tingkat desa atau kelurahan.
    • Kontingen: Rombongan atau kelompok yang dikirim untuk mewakili suatu organisasi atau daerah dalam sebuah kegiatan besar.
    • KKN (Kuliah Kerja Nyata): Program pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa sebagai bagian dari kurikulum pendidikan tinggi di Indonesia.
    • Patriotisme: Sikap berani, pantang menyerah, dan rela berkorban demi bangsa dan negara.
  • Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.