Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) PERSINAS ASAD Jawa Timur, Dedid Cahya Happyanto, menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dengan penuh khidmat di Jawa Timur, Minggu (18/8). Kehadiran tokoh persilatan ini tidak hanya menjadi representasi formal organisasi dalam agenda kenegaraan, tetapi juga membawa pesan kuat mengenai pentingnya sinergi antara pelestarian nilai-nilai tradisional dan semangat nasionalisme di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.
Bagi PERSINAS ASAD, momentum peringatan kemerdekaan merupakan saat yang tepat untuk merefleksikan kembali peran organisasi dalam menjaga kedaulatan bangsa melalui jalur kebudayaan. Dedid menekankan bahwa kemerdekaan yang telah dinikmati selama lebih dari delapan dekade ini harus dijaga dengan penguatan karakter luhur dan semangat gotong royong antar seluruh elemen masyarakat.
Momentum Kebangsaan untuk Memperkokoh Jati Diri Bangsa
Peringatan HUT ke-81 RI tahun ini dipandang sebagai titik tolak untuk mempertebal rasa cinta tanah air. Dalam suasana upacara yang sakral tersebut, Dedid Cahya Happyanto menyampaikan bahwa setiap warga negara memiliki tanggung jawab moral untuk mengisi kemerdekaan dengan kontribusi positif sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.
"Ketua Pengurus Provinsi PERSINAS ASAD Jawa Timur Dedid Cahya Happyanto mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan dan manifestasi komitmen kami dalam merawat keutuhan NKRI,"
Partisipasi aktif dalam kegiatan kenegaraan seperti ini diharapkan dapat menginspirasi para praktisi pencak silat di Jawa Timur untuk terus memupuk jiwa patriotisme. Dedid meyakini bahwa dengan mengenang sejarah perjuangan bangsa, generasi masa kini akan memiliki fondasi mental yang lebih kuat dalam menghadapi dinamika global tanpa kehilangan identitas aslinya sebagai bangsa Indonesia.
Peran Strategis Pencak Silat dalam Pembangunan Karakter Generasi Muda
Lebih dari sekadar olahraga bela diri, pencak silat melalui PERSINAS ASAD memegang peranan krusial sebagai instrumen pendidikan karakter. Dedid menegaskan bahwa warisan budaya ini mengandung nilai-nilai luhur seperti disiplin, rendah hati, dan ketaatan kepada agama yang sangat relevan dengan tujuan nasional dalam mencetak generasi unggul.
Upaya melestarikan warisan budaya bukan hanya tentang menjaga teknik bela diri di gelanggang, melainkan juga tentang bagaimana nilai-nilai persaudaraan di dalam pencak silat dapat diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat. Dedid mengajak seluruh anggota PERSINAS ASAD untuk menjadi pelopor dalam merajut kembali rajutan persatuan yang mungkin sempat merenggang akibat perbedaan pandangan atau arus informasi yang provokatif.
Sinergi dan Harmonisasi Demi Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia
Ketahanan nasional yang tangguh bermula dari harmoni di tingkat lokal dan regional. Jawa Timur, sebagai salah satu basis kekuatan ekonomi dan budaya di Indonesia, memerlukan kolaborasi yang solid dari berbagai organisasi kemasyarakatan. PERSINAS ASAD berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait dalam menciptakan lingkungan yang kondusif, aman, dan damai.
Dedid menutup pernyataannya dengan harapan agar semangat HUT ke-81 RI ini terus berkobar di hati setiap insan pesilat. Dengan integrasi antara kekuatan fisik, ketajaman mental, dan kedalaman spiritual, ia optimistis bahwa PERSINAS ASAD dapat terus berkontribusi nyata dalam pembangunan nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan.
📖 Glosarium Istilah
- PERSINAS ASAD: Perguruan Silat Nasional ASAD, sebuah organisasi bela diri yang fokus pada pelestarian pencak silat dan pembentukan karakter berlandaskan nilai-nilai luhur.
- HUT RI: Hari Ulang Tahun Republik Indonesia, peringatan tahunan proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajahan.
- NKRI: Negara Kesatuan Republik Indonesia, bentuk negara Indonesia yang mengedepankan kedaulatan rakyat dan kesatuan wilayah.
- Karakter Luhur: Kualitas mental atau moral yang mencakup kejujuran, disiplin, dan etika tinggi yang ditanamkan dalam pendidikan bela diri.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.