KEDIRI — Semarak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah, Kota Kediri, berlangsung meriah dengan kehadiran Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri, Bambang Priambodo. Acara yang digelar pada Selasa (18/8) pagi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat jiwa nasionalisme ribuan santri melalui berbagai perlombaan tradisional dan aksi simbolis bela negara yang melibatkan pemuda dari berbagai penjuru Nusantara.
Kemeriahan ini tidak hanya diikuti oleh para santri yang sedang menimba ilmu di pesantren tersebut, tetapi juga melibatkan warga sekitar yang turut larut dalam atmosfer kegembiraan. Langkah ini dipandang sebagai bentuk harmonisasi antara institusi pendidikan agama dengan masyarakat sipil dalam merawat keberagaman di jantung Kota Kediri.
Apa Peran Ponpes Wali Barokah dalam Peringatan HUT RI?
Ponpes Wali Barokah secara konsisten mengambil inisiatif untuk menyelenggarakan kegiatan yang humanis dan edukatif. Dalam peringatan kemerdekaan kali ini, pihak pesantren mengemas nilai-nilai patriotisme melalui ajang ketangkasan yang menuntut kekompakan tim. Kehadiran Bambang Priambodo untuk membuka acara secara resmi menegaskan dukungan pemerintah terhadap peran pesantren dalam mendidik generasi muda.
“Atas nama Pemerintah Kota Kediri, kami memuji inisiatif Ponpes Wali Barokah dalam menghidupkan semangat kemerdekaan melalui kegiatan yang positif, humanis, dan melibatkan pemuda lokal. Saya mengapresiasi anak-anakku santriwan dan santriwati semuanya yang hari ini mengikuti berbagai macam perlombaan dan permainan ketangkasan,” ujar Bambang Priambodo saat memberikan sambutan.
Bambang juga berpesan kepada seluruh peserta agar senantiasa menjaga kondisi fisik dan sportivitas selama kompetisi berlangsung. Menurutnya, esensi dari perlombaan ini bukan sekadar mengejar kemenangan materiil, melainkan proses menjalin silaturahmi dan keberkahan kolektif.
“Jaga stamina, jangan kendor, junjung sportivitas, raih hadiahnya, dan tentunya semoga membawa berkah serta barokah untuk kita semua,” tambah Bambang dengan penuh semangat di hadapan para santri.
Bagaimana Tanggapan Pemerintah Terhadap Kontribusi Santri di Gunung Klotok?
Selain rangkaian lomba internal, Bambang Priambodo secara khusus memberikan apresiasi atas dedikasi ratusan santri Ponpes Wali Barokah yang terlibat aktif dalam aksi pengibaran bendera Merah Putih raksasa di puncak Gunung Klotok. Keterlibatan fisik dan mental para santri dalam mendaki dan mengibarkan simbol negara tersebut dinilai sebagai manifestasi nyata dari cinta tanah air.
Ia menekankan bahwa kontribusi santri dalam agenda publik tersebut menghapus sekat-sekat eksklusivitas. Hal ini membuktikan bahwa pesantren adalah bagian integral dari pertahanan kedaulatan bangsa melalui penguatan karakter pemudanya.
“Kemarin ratusan santri Wali Barokah ikut memeriahkan suasana dengan mengusung bendera Merah Putih yang kini terpasang di atas Gunung Klotok. Ini adalah bentuk kebersamaan kita tanpa membedakan santri atau bukan, karena kita sama-sama warga Indonesia yang bersatu untuk mempertahankan NKRI. Melihat semangat anak-anak di sini yang datang dari berbagai pulau dan berkumpul jadi satu, rasa capek saya langsung hilang,” tegas Bambang Priambodo.
Mengapa Pembinaan Karakter di Pesantren Sangat Krusial?
Pemerintah Kota Kediri berharap agar model pembinaan yang dilakukan oleh Ponpes Wali Barokah dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya. Dengan santri yang datang dari latar belakang geografis yang heterogen, pesantren berhasil menciptakan ekosistem mini Indonesia yang rukun dan berbudaya.
Kegiatan perayaan kemerdekaan ini dipandang bukan sekadar agenda seremoni tahunan, melainkan instrumen penting untuk memastikan bahwa generasi penerus bangsa memiliki akar nilai yang kuat di tengah arus globalisasi. Bambang optimistis bahwa melalui kegiatan yang tepat sasaran, santri akan tumbuh menjadi individu yang berkarakter unggul.
"Semoga kegiatan ini membawa efek positif untuk internal Pondok Pesantren maupun untuk Kota Kediri, sebab tidak semua pesantren mampu menyemarakkan HUT-81 RI dengan kegiatan-kegiatan semacam ini, maka ini perlu dipertahankan," pungkas Bambang menutup pernyataannya.
📖 Glosarium Istilah
- Disbudparpora: Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga, lembaga pemerintah daerah yang bertanggung jawab atas pengembangan budaya dan kepemudaan.
- Ponpes Wali Barokah: Salah satu pondok pesantren terkemuka di Kota Kediri yang menjadi pusat pendidikan agama dan karakter bagi santri dari seluruh Indonesia.
- NKRI: Negara Kesatuan Republik Indonesia, bentuk negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
- Humanis: Pendekatan yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, kerukunan, dan kebersamaan dalam berinteraksi.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.