BANYUWANGI – Menembus dinginnya malam dan medan terjal, puluhan generasi muda Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Jember sukses melaksanakan pengibaran bendera Merah Putih serta aksi bersih lingkungan di puncak Kawah Ijen, Banyuwangi, pada Senin (17/8/2026). Kegiatan yang digagas oleh komunitas pecinta alam Aruna (Arah Rindu untuk Nuansa Alam) ini menjadi potret nyata nasionalisme milenial dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
⚡ Poin Utama Berita
- Ekspedisi Merdeka: 45 Pemuda LDII Jember mendaki Kawah Ijen setinggi 2.386 mdpl untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih tepat di hari kemerdekaan.
- Aksi Lingkungan (Clean-up): Selain upacara, peserta melakukan aksi pungut sampah di sepanjang jalur pendakian sebagai bentuk bakti alam.
- Refleksi Karakter: Kegiatan bertujuan mengasah mental juang, kekompakan, dan rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia melalui tantangan fisik.
Semangat patriotisme terpancar jelas saat 45 pemuda dari berbagai Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII se-Kabupaten Jember memulai perjalanan sejak Minggu malam (16/8). Setelah menempuh pendakian sejauh 3 kilometer dari Pos Paltuding, mereka akhirnya mencapai titik puncak. Tepat pukul 07.30 WIB, di bawah langit biru dan hamparan awan, lagu Indonesia Raya dikumandangkan dengan khidmat, menyatukan suara para pemuda dengan para wisatawan yang turut hadir di lokasi ikonik tersebut.
Bagaimana Alur Pengibaran Bendera Merah Putih di Kawah Ijen?
Prosesi pengibaran bendera ini bukan sekadar seremoni biasa. Medan pendakian yang menanjak dan suhu udara yang ekstrem di Kawah Ijen menjadi ujian tersendiri bagi fisik para peserta. Namun, semangat untuk merayakan kemerdekaan di salah satu kawah asam terbesar di dunia ini melampaui rasa lelah mereka.
"Memperingati kemerdekaan di Kawah Ijen adalah simbol bahwa perjuangan para pahlawan dahulu sangat berat, menanjak, dan penuh tantangan. Sama seperti kita hari ini, membangun bangsa dan menjaga persatuan juga butuh semangat mendaki," ujar Muchlis Adi, Wakil Ketua Pemuda LDII Kabupaten Jember.
Keteguhan hati Muchlis dan rekan-rekannya tercermin dari koordinasi yang rapi selama pendakian. Mereka memastikan seluruh anggota tim tetap dalam barisan yang kompak hingga bendera berhasil dikibarkan di ketinggian 2.386 mdpl.
Apa Makna di Balik Aksi Clean-Up Pemuda LDII?
Usai prosesi upacara yang emosional, para pemuda yang tergabung dalam komunitas Aruna ini tidak lantas bergegas turun untuk bersantai. Mereka menunjukkan sisi kepedulian lingkungan dengan melakukan gerakan clean-up atau pembersihan sampah di area puncak kawah hingga jalur pendakian menuju Pos Paltuding.
Aksi resik sampah ini dilakukan untuk memberikan dampak positif langsung bagi ekosistem wisata Ijen yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat Jawa Timur. Sambil membawa kantong sampah, para pemuda memunguti sisa-sisa plastik dan limbah pengunjung yang tertinggal, memastikan keasrian alam Ijen tetap terjaga pasca-momentum perayaan HUT RI.
Apa Tanggapan Tokoh LDII Jember Mengenai Aksi Patriotik Ini?
Langkah nyata generasi muda ini memanen apresiasi dari berbagai pihak, termasuk dari struktur kepemimpinan DPD LDII Kabupaten Jember. H. Akhmad Malik Afandi, S.P., M.M., selaku Ketua DPD LDII Jember, mengaku bangga atas inisiatif yang memadukan semangat nasionalisme dengan kesadaran lingkungan tersebut.
"Saya sangat bangga dan terharu melihat semangat anak-anak muda LDII Jember. Mengibarkan Merah Putih di puncak Kawah Ijen bukan hanya menguji fisik dan ketahanan, tetapi melatih mental kejuangan, kekompakan, serta rasa syukur atas karunia kemerdekaan dan keindahan alam Indonesia," ungkap H. Akhmad Malik Afandi dengan penuh syukur.
Beliau menambahkan bahwa kolaborasi antara ritual kenegaraan dan aksi pelestarian alam adalah cermin dari karakter pemuda yang religius sekaligus nasionalis. Baginya, kemerdekaan di masa modern harus diisi dengan aksi-aksi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan bumi pertiwi.
"Ini adalah bukti nyata bahwa generasi muda LDII memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. Kemerdekaan harus diisi dengan aksi-aksi positif yang berdampak. Terima kasih kepada Pemuda Aruna dan seluruh peserta. Tetaplah menjadi pemuda yang tangguh, berakhlaqul karimah, serta terus membawa manfaat bagi masyarakat dan lingkungan," pungkas H. Akhmad Malik Afandi.
📖 Glosarium Istilah
- Aruna (Arah Rindu untuk Nuansa Alam): Komunitas pecinta alam di bawah naungan Pemuda LDII Jember yang fokus pada kegiatan luar ruangan dan pelestarian lingkungan.
- Kawah Ijen: Destinasi wisata geologi di perbatasan Banyuwangi-Bondowoso yang dikenal dengan api birunya (blue fire) dan merupakan kawah asam terbesar di dunia.
- Clean-up: Aktivitas pembersihan lingkungan dari sampah, biasanya dilakukan oleh sukarelawan untuk memulihkan kebersihan area publik atau wisata alam.
- Mdpl: Singkatan dari 'meter di atas permukaan laut', satuan yang digunakan untuk mengukur ketinggian suatu tempat dari permukaan laut.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.