PERMATA CAI XVII 2026 Cilegon: Membentuk Generasi Unggul Berkarakter Luhur dan Cinta Alam

PERMATA CAI XVII 2026 Cilegon: Membentuk Generasi Unggul Berkarakter Luhur dan Cinta Alam
foto: ilustrasi

Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Cilegon sukses menyelenggarakan Perkemahan Akhir Tahun Ajaran Cinta Alam Indonesia (PERMATA CAI) XVII Tahun 2026. Kegiatan yang dipusatkan di keindahan alam Curug Leuwibumi Kadukempong, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang ini dibuka secara resmi pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Melalui agenda rutin tahunan ini, puluhan peserta pilihan ditempa untuk memiliki jiwa kepemimpinan yang tangguh, kedisiplinan tinggi, serta kepedulian mendalam terhadap kelestarian lingkungan.

Sekretaris DPW LDII Banten, Sigit Prasetyo, hadir secara langsung untuk membuka gelaran tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya wadah kolaboratif seperti PERMATA CAI dalam mencetak generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat. Di tengah tantangan zaman yang kian kompleks, pembentukan karakter sejak dini menjadi urgensi yang tidak dapat ditawar lagi bagi keberlangsungan bangsa.

Penguatan Karakter dan Jiwa Kepemimpinan Generasi Muda

Penyelenggaraan PERMATA CAI XVII ini bukan sekadar aktivitas luar ruangan biasa, melainkan sebuah kawah candradimuka bagi pemuda LDII untuk mengasah kemampuan manajerial dan sosial mereka. Sigit Prasetyo menyampaikan bahwa perkemahan ini dirancang untuk meningkatkan kualitas keimanan sekaligus mempererat tali persaudaraan antarpeserta dari berbagai wilayah di Kota Cilegon.

"Melalui perkemahan ini kami berharap para peserta dapat meningkatkan kualitas keimanan, akhlak, kepemimpinan, serta mempererat persaudaraan antargenerasi muda LDII dari berbagai daerah di kota Cilegon," ujar Sigit Prasetyo.

Ia menambahkan bahwa kemajuan sebuah daerah tidak boleh hanya diukur dari pembangunan infrastruktur fisik semata. Lebih dari itu, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan kompetitif merupakan fondasi utama dalam memajukan peradaban. Oleh karena itu, investasi terbaik yang bisa dilakukan saat ini adalah dengan memberikan pembinaan karakter yang berkelanjutan kepada para pemuda.

Komitmen Membangun Sumber Daya Manusia Berbasis 29 Karakter Luhur

Fokus utama pembinaan dalam PERMATA CAI kali ini tertuju pada internalisasi 29 karakter luhur. Konsep ini menjadi komitmen organisasi dalam mencetak profil pemuda yang berdaya saing global namun tetap berpijak pada nilai-nilai religius dan etika timur yang kental. Karakter-karakter tersebut mencakup kejujuran, amanah, kerja keras, hingga kemandirian.

"Concern utama kami adalah membangun generasi bangsa yang berdaya saing dan unggul, serta memiliki 29 karakter luhur," tegas Sigit Prasetyo saat memberikan arahan di hadapan para peserta.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menitipkan pesan mendalam agar setiap peserta mampu menjaga keselarasan antara spiritualitas dan nasionalisme. Kecintaan kepada agama, menurutnya, harus berjalan seiring dengan pengabdian kepada tanah air. Hal ini dapat diwujudkan melalui perilaku yang santun, menjaga kerukunan antarwarga, serta aktif berkontribusi dalam menjaga ekosistem alam sekitar.

Wawasan Kebangsaan dan Cinta Tanah Air di Tengah Alam

Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 75 peserta dari jenjang SMP, SMA, hingga mahasiswa ini juga menghadirkan pemateri berkompeten untuk memperluas cakrawala berpikir peserta. Salah satu sesi yang menjadi sorotan adalah pembekalan Wawasan Kebangsaan yang disampaikan oleh Dulhadi, seorang purnawirawan dari Kopassus Group 1. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila sebagai benteng pertahanan ideologi di era globalisasi.

Senada dengan semangat tersebut, Dewan Penasehat (Wanhat) DPW LDII Banten, Joy Nugroho, menjelaskan bahwa PERMATA CAI telah menjadi tradisi pembinaan selama 17 tahun terakhir. Ia memandang kegiatan ini sebagai momentum evaluasi sekaligus akselerasi bagi para peserta yang hadir sebagai utusan dari berbagai Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kota Cilegon.

"Kalian sebagai utusan PAC dan PC se-DPD Kota Cilegon supaya kalian mengajak, mendidik, dan meramut generasi kawan kalian termasuk juga lingkungan kalian untuk berubah berkarakter yang lebih baik dan bisa bermanfaat kepada sesama di lingkungan sebagai amal saleh, amal bakti, dan budi luhur," pesan Joy Nugroho.

Sebagai informasi tambahan, gema PERMATA CAI tahun ini telah dimulai sejak pembukaan di tingkat nasional oleh Wakil Presiden RI di Pondok Pesantren Gadingmangu, Jombang pada akhir Juni lalu. Kota Cilegon sendiri turut berkontribusi dengan mengirimkan empat delegasi terbaiknya ke tingkat nasional sebelum akhirnya menyelenggarakan kegiatan serupa di tingkat daerah untuk menjangkau lebih banyak generasi muda di wilayah Banten.

📖 Glosarium Istilah

  • PERMATA CAI: Perkemahan Akhir Tahun Ajaran Cinta Alam Indonesia, agenda rutin pembinaan karakter generasi muda LDII melalui aktivitas luar ruangan.
  • 29 Karakter Luhur: Serangkaian nilai budi luhur yang menjadi standar pembinaan SDM di lingkungan LDII untuk mencetak generasi profesional religius.
  • Wawasan Kebangsaan: Sudut pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya, mengutamakan kesatuan dan persatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.