Perkuat Nasionalisme, Habib Ubaidillah Sebut Polri dan Pesantren Miliki Visi Serupa Jaga NKRI

Perkuat Nasionalisme, Habib Ubaidillah Sebut Polri dan Pesantren Miliki Visi Serupa Jaga NKRI
foto: ilustrasi

Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan, melakukan kunjungan silaturahim ke kediaman Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah, Habib Ubaidillah Al Hasany, di Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur, pada Kamis (23/7/2026). Pertemuan hangat ini menjadi representasi penting dari kolaborasi antara otoritas keamanan dan institusi pendidikan berbasis agama dalam upaya memperkokoh komitmen bersama untuk menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sinergi Strategis Polri dan Pesantren dalam Merawat Keutuhan Bangsa

Langkah proaktif yang dilakukan oleh jajaran Polres Nganjuk ini mendapatkan apresiasi positif dari keluarga besar Pondok Pesantren Al Ubaidah. Silaturahim tersebut bukan sekadar pertemuan formal kenegaraan, melainkan sebuah dialog mendalam mengenai peran masing-masing elemen bangsa dalam menghadapi tantangan zaman yang kian kompleks. Kehadiran AKBP Suria Miftah Irawan di tengah lingkungan pesantren menegaskan bahwa stabilitas nasional sangat bergantung pada komunikasi yang harmonis antara aparat penegak hukum dan para tokoh agama.

Habib Ubaidillah Al Hasany menyambut baik inisiatif tersebut dengan menyatakan bahwa antara Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan dunia pesantren sebenarnya berjalan di atas rel perjuangan yang sama. Keduanya memiliki tanggung jawab moral dan praktis untuk memastikan Indonesia tetap bersatu di bawah payung Pancasila.

"Polri dan pondok pesantren memiliki kecintaan yang sama terhadap NKRI," ujar Habib Ubaidillah Al Hasany saat memberikan keterangan dalam pertemuan tersebut.

Penanaman Karakter Nasionalisme Sebagai Fondasi Utama Generasi Muda

Dalam kesempatan tersebut, Habib Ubaidillah menekankan betapa krusialnya penanaman karakter cinta tanah air kepada para santri sejak dini. Menurutnya, pesantren tidak hanya berfungsi sebagai pusat transmisi ilmu agama, tetapi juga sebagai kawah candradimuka bagi pembentukan warga negara yang nasionalis dan taat hukum. Nilai-nilai luhur yang diajarkan di pesantren diharapkan mampu menjadi benteng dari paham-paham yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

Diskusi yang berlangsung di Ponpes Al Ubaidah tersebut juga menyentuh aspek pencegahan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Dengan adanya kesamaan visi antara Polri dan tokoh agama, setiap potensi gesekan di masyarakat dapat dideteksi dan diredam lebih awal melalui pendekatan yang humanis dan persuasif.

Meskipun tantangan sosial terus berkembang, semangat kebersamaan ini diharapkan terus terjaga secara konsisten. Sinergi antara kepolisian yang bertugas sebagai pelindung masyarakat dan pesantren yang berperan sebagai pembimbing spiritual menjadi kunci utama dalam mewujudkan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif, khususnya di wilayah Kabupaten Nganjuk dan sekitarnya.

📖 Glosarium Istilah

  • NKRI: Negara Kesatuan Republik Indonesia, bentuk negara Indonesia yang berdaulat berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
  • Kamtibmas: Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, suatu kondisi dinamis masyarakat sebagai salah satu prasyarat terselenggaranya proses pembangunan nasional.
  • Silaturahim: Tali persahabatan atau persaudaraan yang dibangun melalui pertemuan untuk mempererat hubungan antarmanusia.
  • Ponpes: Pondok Pesantren, lembaga pendidikan Islam tradisional yang menjadi tempat belajar dan mengaji bagi para santri.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.