Perkuat Karakter Bangsa: Pemkab Subang Puji Kontribusi LDII dalam Membentuk Generasi Muda Berintegritas

Perkuat Karakter Bangsa: Pemkab Subang Puji Kontribusi LDII dalam Membentuk Generasi Muda Berintegritas
foto: ilustrasi
  • Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang secara resmi memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi DPD LDII Kabupaten Subang dalam upaya membangun karakter generasi muda yang tangguh dan religius. Langkah ini dipandang sebagai kontribusi nyata dalam menjaga keutuhan bangsa, terutama di tengah gempuran arus informasi digital yang kian kompleks. Penghargaan tersebut disampaikan dalam seremoni penutupan Perkemahan Cinta Alam Indonesia (CAI) yang diselenggarakan di Graha Baitul Huda Manshurin, Komplek LDII Cilameri, Subang, Jawa Barat, pada Minggu (2/8/2026).

    Menjawab Tantangan Era Disinformasi

    Kehadiran generasi muda LDII diharapkan mampu menjadi penyejuk di tengah masyarakat dengan menyebarkan dakwah yang santun serta proaktif dalam menangkal penyebaran berita bohong (hoaks). Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Rahmat Effendi, yang hadir membacakan pesan tertulis Penjabat Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, menekankan betapa krusialnya penguatan nilai keagamaan saat ini.

    Rahmat menjelaskan bahwa derasnya arus informasi di ruang siber tidak hanya membawa manfaat, tetapi juga ancaman serius berupa provokasi dan ujaran kebencian. Oleh karena itu, integritas karakter menjadi perisai utama bagi pemuda agar tidak mudah terombang-ambing oleh sentimen negatif yang dapat memecah belah persatuan.

    "Wawasan kebangsaan bukan hanya sekadar memahami sejarah atau menghafal Pancasila, melainkan cara berpikir, bersikap, dan bertindak yang selalu menempatkan persatuan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan," ujar Rahmat Effendi saat memberikan sambutan di hadapan para peserta.

    Dakwah Santun dan Semangat Kebangsaan

    Selain menekankan pada aspek keamanan informasi, Pemkab Subang juga menitipkan pesan kepada para pemuda dan dai untuk terus mengedepankan pendekatan dakwah yang inklusif. Dakwah yang menyejukkan dianggap sebagai kunci dalam mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Subang yang majemuk. Pemerintah menilai, konsistensi LDII dalam menyelenggarakan program seperti Perkemahan CAI adalah bukti komitmen organisasi dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul.

    Merespons apresiasi tersebut, Ketua DPD LDII Kabupaten Subang, M. Ipa Slamet Subardhi, menegaskan bahwa ormas yang dipimpinnya akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah. Fokus utama mereka adalah mencetak individu yang tidak hanya ahli secara profesional (profesional), tetapi juga memiliki pondasi spiritual yang kuat (religius).

    "LDII memiliki komitmen kuat untuk terus mendukung program-program pembangunan pemerintah, khususnya dalam bidang pembinaan sumber daya manusia agar menjadi manusia yang profesional dan religius," tegas M. Ipa Slamet Subardhi.

    Implementasi Karakter Luhur Melalui CAI

    Program Perkemahan Cinta Alam Indonesia (CAI) sendiri bukan sekadar kegiatan rekreasi luar ruangan. Di balik tenda-tenda perkemahan, terdapat kurikulum pembinaan karakter yang sistematis. Para peserta dibekali dengan nilai-nilai kemandirian, rasa hormat kepada orang tua dan guru, hingga kecintaan yang mendalam terhadap kelestarian alam.

    M. Ipa menambahkan bahwa nilai-nilai yang ditanamkan selama perkemahan diharapkan tidak berhenti saat acara usai. Sebaliknya, hal itu harus termanifestasi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan karakter luhur dan wawasan kebangsaan yang mapan, generasi muda LDII diharapkan siap berkontribusi secara nyata dalam pembangunan daerah sekaligus menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan NKRI dari berbagai ancaman ideologis maupun sosial.

    Kegiatan rutin tahunan ini pun ditutup dengan optimisme tinggi bahwa kolaborasi antara lembaga dakwah dan pemerintah akan terus melahirkan pemuda-pemudi yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa yang religius dan berbudaya.

    📖 Glosarium Istilah

    • Cinta Alam Indonesia (CAI): Program perkemahan tahunan LDII yang bertujuan untuk membina karakter, kemandirian, dan kepedulian lingkungan bagi generasi muda.
    • Wawasan Kebangsaan: Cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya, mengutamakan kesatuan dan persatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat.
    • Hoaks: Informasi yang sesungguhnya tidak benar, tetapi dibuat seolah-olah benar untuk tujuan provokasi atau penyesatan opini publik.
    • Profesional Religius: Konsep pembinaan manusia yang unggul dalam keahlian bidang tertentu namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai ketuhanan dan etika agama.
  • Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.