Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Banten menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung khidmat di Serang pada Senin (24/8/2026). Bertempat di Aula Kanwil Kemenag Banten, acara ini tidak sekadar menjadi seremoni rutin tahunan, melainkan menjadi panggung sinergi bagi berbagai organisasi kemasyarakatan Islam, termasuk LDII, untuk meneguhkan kembali komitmen dalam meneladani akhlak Rasulullah sebagai fondasi utama menjaga kerukunan umat dan kepedulian sosial di tanah jawara.
Refleksi Spiritual dan Transformasi Akhlak dalam Kehidupan Beragama
Kepala Kanwil Kemenag Banten, Amrullah, dalam sambutannya menekankan bahwa peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW merupakan momentum krusial bagi seluruh umat Islam. Menurutnya, esensi dari Maulid adalah upaya menggali kembali nilai-nilai luhur yang diajarkan oleh Rasulullah untuk diimplementasikan dalam dinamika kehidupan modern saat ini.
“Maulid Nabi ini menjadi kesempatan bagi kita untuk meneladani akhlak, perjuangan, dan ajaran Rasulullah dalam kehidupan kita sehari-hari,” ujar Amrullah.
Amrullah menambahkan bahwa kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW harus diwujudkan melalui aksi nyata, seperti memperbanyak salawat, mendalami sirah nabawiyah, serta mempraktikkan sunnah secara konsisten. Ia mengajak jajaran Kemenag dan seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Nabi sebagai prototipe pemimpin yang menjunjung tinggi persaudaraan dan keadilan.
Sinergi Tokoh Lintas Sektoral Memperkuat Kerukunan di Banten
Acara yang mengangkat tema “Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah SAW” ini dihadiri oleh jajaran pimpinan lembaga keagamaan dan pemerintahan di Banten. Kehadiran tokoh-tokoh penting ini menunjukkan adanya kohesivitas yang kuat antarlembaga dalam membina umat di wilayah Provinsi Banten.
Beberapa tokoh yang hadir di antaranya adalah Ketua Umum MUI Banten KH Bazari Syam, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Banten KH Bunyamin, Ketua Baznas Banten Wawan Wahyudin, serta anggota DPD RI Ade Yuliasih. Tak ketinggalan, perwakilan dari DPW LDII Banten yang diwakili oleh Ustaz M. Subhan Sulton bersama jajaran organisasi massa Islam lainnya turut memberikan dukungan penuh terhadap visi moderasi beragama yang diusung dalam pertemuan tersebut.
Implementasi Sunnah Melalui Kedisiplinan Ibadah dan Karakter Mulia
Dalam sesi tausiyah, KH Ahmad Fudholi memberikan pesan mendalam mengenai pentingnya disiplin ibadah sebagai cerminan akhlak seorang muslim. Ia menyoroti fenomena degradasi spiritual yang sering kali disebabkan oleh rasa malas, terutama dalam menjalankan salat berjamaah di masjid.
“Ketika azan Subuh berkumandang, seharusnya kita segera bangun dan bergegas ke masjid untuk melaksanakan salat berjamaah. Jangan sampai kita kalah oleh rasa malas dan godaan yang membuat kita meninggalkan salat berjamaah,” tegas KH Ahmad Fudholi di hadapan para undangan.
Pesan tersebut menegaskan bahwa kualitas perilaku seseorang dalam bermasyarakat sangat dipengaruhi oleh kualitas hubungan vertikalnya dengan Sang Pencipta. Melalui peringatan ini, Kemenag Banten berharap umat Islam dapat menghadirkan nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin—menjadi rahmat bagi seluruh alam.
Aksi Kemanusiaan LDII Banten sebagai Manifestasi Keteladanan Rasulullah
Sejalan dengan napas keteladanan Rasulullah dalam hal kedermawanan, pengurus DPW LDII Banten memanfaatkan momentum Maulid Nabi ini untuk melakukan aksi nyata di bidang kemanusiaan. LDII memandang bahwa meneladani Nabi tidak lengkap tanpa adanya empati terhadap penderitaan sesama manusia.
M. Subhan Sulton, perwakilan pengurus DPW LDII Banten, menjelaskan bahwa organisasi secara aktif mengajak warganya untuk berkontribusi dalam penggalangan dana bagi korban bencana alam. Salah satu fokus utama saat ini adalah bantuan bagi penyintas gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Momen acara hari ini sangat baik sebagai bentuk kepedulian sesama anak bangsa. Adanya penggalangan dana untuk gempa NTT, LDII Banten dengan mengajak warganya untuk memberi bantuan, alhamdulillah sudah terkumpul dan selanjutnya akan dititipkan ke DPP untuk disalurkan bersama DPW yang lain kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana gempa," jelas Subhan Sulton menutup pernyataannya.
📖 Glosarium Istilah
- Sirah Nabawiyah: Rekam jejak sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW yang mencakup perkataan, perbuatan, dan ketetapan beliau.
- Rahmatan lil ‘Alamin: Konsep ajaran Islam yang membawa rahmat, kasih sayang, dan kedamaian bagi seluruh alam semesta.
- Moderasi Beragama: Cara pandang dan praktik beragama yang moderat, tidak ekstrem kiri maupun ekstrem kanan, demi menjaga kerukunan nasional.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.