Pendekar Muda Persinas ASAD LDII Pasangkayu Dominasi Gelanggang IPSI Cup I dengan Torehan Lima Medali

Pendekar Muda Persinas ASAD LDII Pasangkayu Dominasi Gelanggang IPSI Cup I dengan Torehan Lima Medali
foto: ilustrasi

PASANGKAYU – Kontingen Persinas ASAD Kabupaten Pasangkayu yang mewakili generasi penerus (generus) LDII berhasil menunjukkan taringnya dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat IPSI Cup I 2026. Bertempat di Lapangan PELTI Kabupaten Pasangkayu pada 25–26 Agustus 2026, lima pendekar muda tersebut sukses membawa pulang total lima medali setelah bersaing ketat dengan tujuh perguruan silat lainnya di wilayah tersebut.

Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari ini menjadi panggung adu ketangkasan bagi delapan perguruan besar, di antaranya Persinas ASAD, IKS, Tapak Suci, Naga Kembar, Kuntau, PSM, hingga PSHT. Persinas ASAD sendiri menurunkan lima atlet pilihan yang berlaga di berbagai kategori usia, mulai dari pra-remaja hingga dewasa.

Penguatan Mental Bertanding dan Kedisiplinan Atlet di Gelanggang

Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persinas ASAD Pasangkayu, Dedi Eko Sunarko, memberikan apresiasi tinggi atas determinasi yang ditunjukkan oleh para atletnya. Ia menekankan bahwa keikutsertaan dalam turnamen resmi bukan sekadar mengejar medali, melainkan sarana krusial untuk mengasah mentalitas dan sportivitas sejak dini.

"Kami mengapresiasi perjuangan para atlet yang telah mengikuti pertandingan dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas. Kejuaraan ini menjadi kesempatan berharga bagi generus untuk mengasah kemampuan, membangun mental bertanding, sekaligus mempererat persaudaraan antarpesilat," ujar Dedi Eko Sunarko.

Senada dengan hal tersebut, Pelatih Persinas ASAD Pasangkayu, Ahmad Nur Huda, menjelaskan bahwa persiapan fisik dan teknik telah dilakukan secara intensif. Menurutnya, keberanian para pesilat menghadapi lawan dari berbagai perguruan dengan gaya bertarung yang berbeda merupakan bagian penting dari proses pembinaan jangka panjang.

Rincian Perolehan Medali Emas dan Perak di Berbagai Kategori

Dominasi Persinas ASAD terlihat jelas dengan keberhasilan seluruh atlet yang diturunkan dalam meraih podium. Di kategori Dewasa, Revi Ardianistra sukses menyumbangkan medali emas, disusul oleh M. Dhoharilmukhlisin yang meraih medali perak setelah pertarungan yang sengit di partai puncak.

Prestasi cemerlang juga mengalir dari kategori usia muda. Pada kelas Remaja, Ahmad Arsaneva Dika Ramadani Putra berhasil mengamankan medali perak. Sementara itu, kejutan besar datang dari kelas Pra-Remaja, di mana Dika Ramadani Putra dan Zadan Mario Ramadan masing-masing berhasil mendominasi lawan-lawannya dan membawa pulang medali emas ke markas Persinas ASAD.

Sinergi Pembinaan Generasi Muda LDII Melalui Pencak Silat

Ketua DPD LDII Pasangkayu, Lukman Efendi, memandang pencapaian ini sebagai bukti nyata keberhasilan pembinaan karakter bagi generasi penerus. Baginya, pencak silat merupakan instrumen efektif untuk menanamkan nilai-nilai luhur seperti integritas, tanggung jawab, dan ketangguhan fisik yang sejalan dengan visi organisasi.

"Prestasi ini menunjukkan bahwa generus dapat berkembang melalui kegiatan positif dan berprestasi di tengah masyarakat. Pencak silat tidak hanya membentuk kemampuan fisik dan keterampilan bela diri, tetapi juga melatih kedisiplinan, keberanian, sportivitas, dan tanggung jawab," tutur Lukman Efendi.

Lukman berharap momentum kemenangan ini tidak membuat para atlet cepat berpuas diri. Sebaliknya, ia mendorong para generus LDII untuk terus konsisten berlatih dan menjaga kerendahan hati. Sinergi antara prestasi olahraga dan karakter yang baik diharapkan mampu memberikan kontribusi positif yang lebih luas bagi masyarakat di Kabupaten Pasangkayu dan sekitarnya.

📖 Glosarium Istilah

  • Persinas ASAD: Perguruan Silat Nasional ASAD, organisasi bela diri di bawah naungan LDII yang fokus pada pelestarian budaya bangsa.
  • IPSI: Ikatan Pencak Silat Indonesia, induk organisasi resmi untuk cabang olahraga pencak silat di Indonesia.
  • Generus: Akronim dari Generasi Penerus, istilah yang sering digunakan dalam lingkungan LDII untuk merujuk pada pemuda pemudi pembawa amanah masa depan.
  • Sportivitas: Sikap adil dan jujur dalam mengakui keunggulan lawan serta mematuhi aturan main dalam pertandingan.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.