⚡ Poin Utama Berita
- Prestasi Generus LDII: Ananda Wildanu Sholih terpilih menjadi anggota Paskibraka Kabupaten Banyuwangi 2026 setelah menyisihkan ratusan kandidat.
- Proses Diklat: Wildanu menjalani masa karantina dan pelatihan intensif di Hotel Tanjung Asri mulai 4 hingga 18 Agustus 2026.
- Pembinaan Karakter: Capaian ini merupakan hasil sinergi pembinaan karakter profesional religius yang diterapkan LDII terhadap generasi mudanya.
Ananda Wildanu Sholih, yang memiliki postur tubuh atletis dengan tinggi badan 176 sentimeter, merupakan putra dari Suhariyanto, Wakil Ketua DPD LDII Kabupaten Banyuwangi. Keberhasilannya menembus skuad inti Paskibraka bukan diraih dengan instan. Remaja aktif di PC LDII Gambiran ini harus berjuang melalui tahapan seleksi berjenjang yang menguji ketahanan fisik, wawasan kebangsaan, hingga stabilitas emosional.
Saat ini, Wildanu tengah berada dalam masa karantina bersama rekan-rekan terpilih lainnya. Sejak tanggal 4 Agustus hingga 18 Agustus 2026 mendatang, seluruh calon Paskibraka dipusatkan di Hotel Tanjung Asri untuk menjalani Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) yang komprehensif.
Apa Saja Tahapan Seleksi Paskibraka yang Dilalui Ananda Wildanu?
Proses panjang yang dilalui Wildanu mencerminkan standar tinggi yang ditetapkan oleh pemerintah daerah. Dari ratusan peserta yang mendaftar sejak awal tahun, tim seleksi hanya menjaring 77 peserta terbaik. Rinciannya, 75 personel dialokasikan untuk bertugas di tingkat Kabupaten Banyuwangi, sementara dua peserta lainnya berhasil menembus seleksi tingkat Provinsi Jawa Timur.
“Di sini mereka tidak hanya dilatih baris-berbaris dan teknik pengibaran bendera, tapi juga mendapatkan pembinaan karakter, kepemimpinan, hingga peningkatan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Kepala Bakesbangpol Kabupaten Banyuwangi, Drs. R. Agus Mulyono, M.Si., dalam sambutan pembukaan Diklat.
Agus menekankan bahwa aspek kedisiplinan dan objektivitas menjadi napas utama dalam proses penjaringan. Hal ini selaras dengan profil Wildanu yang dikenal sebagai pelajar dengan integritas tinggi di sekolahnya maupun di lingkungan komunitas LDII.
Bagaimana Dampak Keberhasilan Ini Bagi Pembinaan Generus LDII?
Ketua DPD LDII Kabupaten Banyuwangi, Ir. Heri Sujatmiko, M.T., IPM., tidak menyembunyikan rasa bangganya atas pencapaian salah satu generusnya. Baginya, lolosnya Wildanu sebagai Paskibraka adalah manifestasi nyata dari target pembinaan generus LDII yang mencakup Alim-Faqih, Berakhlakul Karimah, dan Mandiri.
“Kami bangga karena generasi muda LDII dapat dipercaya mengemban amanah sebagai anggota Paskibraka. Ini membuktikan bahwa anak-anak kita mampu berkontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” tegas Heri Sujatmiko.
Heri menambahkan bahwa pengalaman dalam Paskibraka akan menjadi modal sosial yang tak ternilai bagi Wildanu di masa depan. Semangat pengabdian, ketangguhan mental, dan jejaring yang terbentuk selama masa Diklat diharapkan mampu mencetak pemimpin masa depan yang memiliki jiwa nasionalisme kuat.
Lolosnya Wildanu juga menjadi inspirasi bagi ribuan generus LDII lainnya di wilayah Banyuwangi dan sekitarnya untuk terus mengejar prestasi di berbagai bidang, tanpa meninggalkan nilai-nilai religiusitas sebagai fondasi utama. Dengan postur dan kesiapan yang matang, Wildanu kini bersiap menjalankan tugas suci mengibarkan sang Merah Putih pada puncak peringatan Hari Kemerdekaan nanti.
📖 Glosarium Istilah
- Paskibraka: Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, terdiri dari pelajar SMA sederajat yang dipilih untuk bertugas mengibarkan dan menurunkan Bendera Pusaka.
- Generus: Sebutan khas untuk Generasi Penerus di lingkungan LDII yang menjadi fokus utama pembinaan karakter.
- Bakesbangpol: Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, instansi yang bertanggung jawab atas koordinasi urusan pemerintahan umum di bidang ideologi dan politik.
- Profesional Religius: Paradigma pembinaan LDII yang menggabungkan keahlian duniawi (profesional) dengan ketaatan spiritual (religius).
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.