Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Wotu terus menunjukkan komitmennya dalam mempererat tali silaturahmi dan membangun kolaborasi aktif dengan berbagai instansi pemerintah di wilayah Kabupaten Luwu Timur. Langkah nyata ini diwujudkan melalui kunjungan resmi sekaligus penyerahan majalah binaan LDII, Nuansa Persada, kepada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Wotu pada Selasa (18/8/2026). Inisiatif tersebut menjadi bagian dari strategi organisasi dalam memperkuat kanal komunikasi guna mendukung pembangunan masyarakat yang lebih inklusif dan terdidik.
Delegasi LDII dipimpin langsung oleh Wakil Ketua PC LDII Wotu, Zaenal Abidin, yang hadir di kantor KUA setempat guna menyerahkan materi literasi tersebut. Kedatangan perwakilan organisasi kemasyarakatan ini disambut hangat oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala KUA Wotu, Rahmat, S.Ag., M.H. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan ini diawali dengan diskusi mengenai pentingnya menjaga keharmonisan antarlembaga keagamaan demi stabilitas sosial di tingkat akar rumput.
Penyerahan Majalah Nuansa Persada sebagai Instrumen Edukasi
Majalah Nuansa Persada edisi terbaru yang diserahkan kali ini mengusung tema sentral “Waspadai Candu Emas Hitam”. Tema ini memuat berbagai ulasan mendalam mengenai ancaman penyalahgunaan narkotika yang kian mengkhawatirkan, di samping tetap konsisten menyuarakan pentingnya penguatan wawasan kebangsaan, pendidikan karakter bagi generasi muda, serta isu-isu kesehatan masyarakat yang relevan dengan kondisi terkini.
Dalam kesempatan tersebut, Zaenal Abidin menegaskan bahwa distribusi media literasi ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan bentuk kontribusi nyata LDII dalam memberikan bahan bacaan berkualitas bagi para pemangku kepentingan di pemerintahan.
“Kami berharap majalah Nuansa Persada dapat menjadi bahan bacaan yang bermanfaat bagi jajaran KUA. Isinya mengulas berbagai tema penting seperti wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, pendidikan karakter, dan penguatan nilai-nilai luhur bangsa. Ini juga menjadi bentuk dukungan kami terhadap upaya pembinaan masyarakat,” ujar Zaenal Abidin.
Melalui literasi, LDII meyakini bahwa pemahaman masyarakat terhadap persoalan kebangsaan akan semakin matang. Media cetak seperti majalah masih dianggap memiliki bobot referensi yang kuat dalam menyampaikan informasi edukatif yang tidak hanya informatif, tetapi juga memiliki kedalaman analisis yang mampu membentengi umat dari pengaruh negatif sosial.
Kolaborasi Strategis untuk Ketertiban dan Kondusivitas Wilayah
Pihak KUA Kecamatan Wotu menyambut positif langkah proaktif yang diambil oleh PC LDII Wotu. Rahmat, S.Ag., M.H., menilai bahwa sinergi antara organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan dengan instansi di bawah naungan Kementerian Agama merupakan kunci utama dalam menjaga kerukunan umat beragama serta menciptakan lingkungan yang kondusif.
Hubungan yang telah terjalin baik ini diharapkan dapat terus ditingkatkan melalui berbagai program kerja sama yang berkelanjutan. KUA memandang LDII sebagai mitra strategis dalam melakukan pembinaan umat, terutama dalam memitigasi isu-isu sensitif yang berpotensi memicu gesekan di masyarakat. Pertemuan tersebut kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama dan diskusi ringan mengenai pemetaan tantangan dakwah di era modern.
Bagi PC LDII Wotu, membangun komunikasi yang cair dengan pemerintah adalah manifestasi dari paradigma organisasi untuk terus menghadirkan dakwah yang menyejukkan. Dengan mengedepankan nilai-nilai persatuan, LDII berupaya memastikan bahwa setiap program kerja yang dijalankan sejalan dengan visi pembangunan daerah demi kemaslahatan masyarakat luas di Kecamatan Wotu dan sekitarnya.
📖 Glosarium Istilah
- LDII: Lembaga Dakwah Islam Indonesia, organisasi kemasyarakatan berbasis keagamaan yang fokus pada pembinaan umat dan kontribusi nasional.
- KUA: Kantor Urusan Agama, instansi pemerintah di tingkat kecamatan yang menangani urusan keagamaan Islam di bawah Kementerian Agama RI.
- Nuansa Persada: Media literasi dalam bentuk majalah yang diterbitkan oleh LDII untuk memberikan edukasi mengenai wawasan kebangsaan, sosial, dan agama.
- Emas Hitam: Dalam konteks majalah ini, merujuk pada istilah kiasan untuk narkoba yang menjadi ancaman serius bagi generasi bangsa.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.