LDII Tanah Bumbu Gelar Permata CAI ke-47: Ikhtiar Mencetak Generasi Berkarakter Luhur Menuju Indonesia Emas 2045

LDII Tanah Bumbu Gelar Permata CAI ke-47: Ikhtiar Mencetak Generasi Berkarakter Luhur Menuju Indonesia Emas 2045
foto: ilustrasi
  • TANAH BUMBU – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Tanah Bumbu sukses menyelenggarakan Perkemahan Akhir Tahun Ajaran Cinta Alam Indonesia (PERMATA CAI) ke-47. Kegiatan yang dipusatkan di Bumi Perkemahan Babussalam, Desa Gunung Besar ini menjadi tonggak penting dalam upaya melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, namun juga kokoh secara moral dan spiritual. Pembukaan acara tahunan ini dihadiri langsung oleh Staf Ahli Bupati Tanah Bumbu Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Deni Hariyanto, yang hadir mewakili Bupati Tanah Bumbu.

    Ratusan peserta dari kalangan pemuda LDII memadati lokasi perkemahan sejak Senin (7/7). Fokus utama dari agenda ini adalah menginternalisasi nilai-nilai karakter luhur, profesionalisme religius, serta kemandirian yang menjadi bekal krusial bagi calon pemimpin masa depan. Kehadiran pemerintah daerah dalam pembukaan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat daerah.

    Apresiasi Pemerintah terhadap Pembinaan Karakter LDII

    Dalam sambutannya, Deni Hariyanto memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi LDII dalam memberikan pembinaan yang konsisten kepada para pemuda. Menurutnya, inisiatif edukatif yang berorientasi pada pembentukan jati diri sangat selaras dengan visi pembangunan daerah yang mengedepankan kualitas SDM unggul.

    “Sebagai pemerintah, kami sangat berharap kegiatan seperti ini dapat terus melahirkan generasi muda yang berkarakter, berakhlak baik, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan maupun masyarakat,” ujar Deni Hariyanto saat membacakan sambutan tertulis Bupati Tanah Bumbu.

    Deni menambahkan bahwa implementasi konsep Tri Sukses (alim-faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri) serta penerapan 29 Karakter Luhur yang dijalankan LDII merupakan langkah konkret yang patut dicontoh. Pola pembinaan ini dianggap mampu menjadi benteng bagi generasi muda dari pengaruh negatif perkembangan zaman, sekaligus menjadi inspirasi bagi organisasi kepemudaan lainnya di Tanah Bumbu.

    Metodologi Pembinaan: Dari Wawasan Kebangsaan hingga FGD

    Sepanjang pelaksanaan PERMATA CAI ke-47, para peserta tidak hanya menikmati suasana alam bebas, tetapi juga dijejali dengan materi substantif. Kurikulum perkemahan ini dirancang secara komprehensif, mencakup penguatan wawasan kebangsaan, kepemimpinan (leadership), dan pendalaman nilai-nilai agama. Pendekatan yang digunakan pun sangat partisipatif.

    Salah satu instrumen pembelajaran yang paling menonjol adalah Forum Group Discussion (FGD). Dalam sesi ini, para pemuda diajak untuk bersikap kritis terhadap fenomena sosial yang sedang terjadi. Mereka didorong untuk mengidentifikasi berbagai problematika generasi muda saat ini, membedah akar permasalahannya, hingga merumuskan solusi praktis yang bisa diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat.

    “Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang pembentukan karakter dan semangat juang generasi muda LDII agar siap menghadapi tantangan zaman tanpa melupakan jati diri sebagai pejuang agama dan penerus bangsa,” ungkap Ketua Pelaksana PERMATA CAI ke-47, Firmansyah.

    Firmansyah menegaskan bahwa PERMATA CAI bukan sekadar seremoni perkemahan biasa atau ajang rekreasi tahunan. Baginya, ini adalah bagian dari rantai pembinaan berkelanjutan yang dilakukan LDII. Target akhirnya adalah mencetak pribadi yang mandiri dan mampu memberikan kontribusi positif yang nyata bagi bangsa, sejalan dengan cita-cita besar menyongsong Indonesia Emas 2045.

    Melalui semangat kebersamaan di Bumi Perkemahan Babussalam, DPD LDII Kabupaten Tanah Bumbu berharap semangat profesional religius ini dapat terus berkobar dalam sanubari setiap peserta, menjadikan mereka motor penggerak kebaikan di lingkungan masing-masing.

    📖 Glosarium Istilah

    • PERMATA CAI: Perkemahan Akhir Tahun Ajaran Cinta Alam Indonesia, agenda rutin tahunan LDII untuk pembinaan generasi muda.
    • Tri Sukses: Tiga target keberhasilan pembinaan generasi muda LDII yang meliputi alim-faqih (paham agama), berakhlakul karimah (berbudi pekerti luhur), dan mandiri.
    • 29 Karakter Luhur: Pedoman karakter yang diajarkan LDII kepada warganya, mencakup aspek kejujuran, amanah, kerja keras, hingga rukun dan kompak.
    • Profesional Religius: Konsep individu yang memiliki keahlian profesional di bidangnya namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai religiusitas.
    • Indonesia Emas 2045: Visi jangka panjang Indonesia untuk menjadi negara maju, berdaulat, dan berpengaruh di dunia tepat pada usia satu abad kemerdekaan.
  • Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.