LDII Sukoharjo Ajak Generasi Muda Maknai Kemerdekaan Melalui Aksi Nyata dan Penguatan Karakter

LDII Sukoharjo Ajak Generasi Muda Maknai Kemerdekaan Melalui Aksi Nyata dan Penguatan Karakter
foto: ilustrasi

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Sukoharjo menunjukkan komitmen kebangsaannya dengan menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung khidmat di Alun-Alun Satya Negara, Sukoharjo. Kehadiran ormas keagamaan ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan sebuah manifestasi dukungan terhadap pemerintah daerah serta upaya konkret dalam membina karakter nasionalisme di kalangan generasi muda. Upacara yang digelar pada Senin tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, yang bertindak sebagai inspektur upacara di hadapan berbagai elemen masyarakat.

Penguatan Nasionalisme Melalui Kerja Bersama dan Semangat Gotong Royong

Dalam amanatnya, Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo menekankan bahwa momentum peringatan kemerdekaan harus dijadikan ruang refleksi bagi pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat. Baginya, rasa cinta tanah air tidak boleh berhenti pada tataran retorika, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata melalui kolaborasi yang harmonis di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Nasionalisme dan cinta tanah air harus terus dipupuk dan diperkuat oleh semua elemen bangsa,” ujar Eko Sapto Purnomo saat memberikan arahan dalam upacara tersebut.

Lebih lanjut, Eko menjelaskan bahwa persatuan merupakan pondasi utama dalam menjamin keberlanjutan pembangunan di daerah. Tanpa adanya dukungan kuat dari masyarakat untuk menjaga stabilitas sosial, program-program peningkatan kualitas hidup warga akan sulit tercapai secara optimal. Semangat gotong royong inilah yang menurutnya menjadi kunci utama Sukoharjo dalam menghadapi tantangan zaman.

“Gotong royong dan persatuan perlu terus dijaga. Masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan Sukoharjo,” tambahnya.

Peran Penting Generasi Muda dalam Mengisi Kemerdekaan dengan Kegiatan Positif

Senada dengan semangat pemerintah daerah, Ketua DPD LDII Kabupaten Sukoharjo, Dalono Abdul Rosyid, menegaskan bahwa partisipasi aktif warga LDII dalam upacara kemerdekaan merupakan bagian integral dari pembinaan kebangsaan. Dalono memandang bahwa setiap detiknya dalam upacara merupakan sarana untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus mempererat jalinan silaturahmi antarwarga.

“Kemerdekaan merupakan hasil perjuangan dan pengorbanan para pendahulu. Generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk mengisinya melalui kegiatan positif dan kontribusi bagi masyarakat,” tegas Dalono Abdul Rosyid.

Salah satu langkah nyata yang diambil LDII Sukoharjo adalah dengan menerjunkan 20 personel pemuda pilihan dalam barisan upacara. Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Menurut Dalono, pelibatan generasi muda dalam agenda kenegaraan sangat krusial untuk melatih kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta kemampuan beradaptasi dalam kegiatan kolektif yang melibatkan banyak pihak.

“Pemuda perlu mendapatkan pengalaman langsung dalam kegiatan kebangsaan. Dari upacara mereka belajar disiplin, menghargai simbol negara, mengikuti aturan, dan menghormati orang lain,” jelas Dalono mengenai esensi pembinaan pemuda.

Komitmen Sinergi Berkelanjutan Antara LDII dan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo

Tak hanya fokus pada internal organisasi, LDII Sukoharjo terus mendorong para pemudanya untuk menjadi aktor aktif dalam dinamika sosial di lingkungan sekitar. Di tengah arus perubahan zaman yang serba cepat, pemuda diharapkan memiliki wawasan kebangsaan yang luas serta kepekaan sosial yang tinggi terhadap kondisi lingkungan tempat mereka tinggal.

“Pemuda adalah bagian penting dari masa depan bangsa. Mereka perlu memiliki wawasan kebangsaan, kemampuan beradaptasi, dan kepedulian terhadap lingkungan. Kami mendorong mereka tidak hanya aktif di internal organisasi, tetapi juga hadir dalam kegiatan masyarakat,” tutur Dalono.

Melalui momentum HUT ke-81 RI ini, LDII Sukoharjo berharap komunikasi dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo serta berbagai organisasi kemasyarakatan lainnya dapat semakin solid. Harmonisasi ini diyakini mampu menciptakan iklim yang kondusif bagi kerukunan umat beragama dan persatuan nasional di wilayah Sukoharjo.

“LDII Sukoharjo siap terus berkoordinasi dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat. Kami ingin ikut menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, dan memberikan kontribusi sesuai kemampuan organisasi,” tutup Dalono.

📖 Glosarium Istilah

  • Nasionalisme: Paham atau kesadaran kebangsaan yang mengandung cita-cita dan mendorong untuk mencintai tanah air.
  • Gotong Royong: Bentuk kerja sama kelompok untuk mencapai tujuan bersama tanpa pamrih atau secara sukarela.
  • Wawasan Kebangsaan: Cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
  • Elemen Bangsa: Berbagai lapisan atau kelompok dalam masyarakat yang membentuk kesatuan suatu negara.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.