LDII Perkuat Struktur Organisasi Akar Rumput dan Implementasi Green Dakwah di Banten

LDII Perkuat Struktur Organisasi Akar Rumput dan Implementasi Green Dakwah di Banten
foto: ilustrasi
  • Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Provinsi Banten mengambil langkah strategis dalam memperkokoh struktur organisasi dengan menggelar konsolidasi intensif bersama jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII. Agenda yang berlangsung di halaman Gedung LDII Banten, Kabupaten Serang, pada Minggu (23/8/2026) tersebut tidak hanya fokus pada penguatan tata kelola internal, tetapi juga diwarnai dengan aksi nyata pelestarian lingkungan melalui penanaman pohon produktif.

    Langkah ini merupakan bagian dari upaya sistematis organisasi untuk memastikan seluruh lini kepengurusan, mulai dari tingkat wilayah hingga akar rumput, memiliki persepsi yang selaras dalam menjalankan program kerja. Sinergi antara penguatan administratif dan aksi sosial lingkungan ini mencerminkan visi LDII dalam memadukan dakwah keagamaan dengan kontribusi nyata bagi ekosistem kemasyarakatan.

    Penguatan Koordinasi Organisasi di Tingkat Cabang dan Anak Cabang

    Eksistensi organisasi di tingkat Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) menjadi atensi utama dalam konsolidasi kali ini. Sekretaris Umum DPP LDII, Tri Gunawan Hadi, menegaskan bahwa pembaruan program dan optimalisasi tata kelola terus dilakukan guna menciptakan organisasi yang lebih lincah dan adaptif terhadap dinamika di lapangan. Ia menggarisbawahi bahwa kekuatan utama LDII terletak pada aktivitas di tingkat bawah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

    “Program kerja tahun ini akan lebih fokus ke PC dan PAC, sekaligus memperkuat sebaran organisasi di tingkat DPW dan DPD. Sekitar 70 persen aktivitas organisasi berada di bawah PC dan PAC. Karena itu, penguatan kedua tingkatan tersebut dinilai penting agar mampu menjadi ujung tombak pelaksanaan program sekaligus menjadi ruang bagi warga LDII untuk berkegiatan dan beramal saleh,” ujar Tri Gunawan Hadi.

    Menurut Tri, fleksibilitas dalam menjawab kebutuhan lapangan sangat bergantung pada kemandirian dan kesiapan pengurus di tingkat akar rumput. Dengan penguatan ini, diharapkan setiap program kerja dapat terdeliver dengan baik dan memberikan dampak positif yang dirasakan langsung oleh warga LDII maupun masyarakat luas.

    Sinkronisasi Administrasi Menuju Tata Kelola Organisasi yang Efektif

    Senada dengan hal tersebut, Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPP LDII, Ibnu Anwardin, menyoroti pentingnya keharmonisan alur koordinasi antar-jenjang kepengurusan. Ia memandang organisasi sebagai sebuah ekosistem yang berfungsi sebagai wadah bagi para anggotanya untuk menebar manfaat dan mengumpulkan bekal spiritual.

    “Organisasi ini adalah wadah untuk berkegiatan dan beramal saleh, mencari pahala. Karena itu, harus ada alur koordinasi dan kita harus saling memperkuat agar organisasi dapat berjalan dengan baik,” tutur Ibnu Anwardin.

    Lebih lanjut, Ibnu menjelaskan bahwa pembenahan administrasi merupakan fondasi krusial bagi keberlangsungan organisasi. Sinkronisasi data dan tertib administrasi di tingkat PC serta PAC sangat menentukan kelancaran agenda-agenda besar seperti Musyawarah Wilayah (Muswil) maupun Musyawarah Daerah (Musda). DPP LDII berkomitmen penuh untuk mendorong integrasi sistem administrasi agar pengelolaan keanggotaan dan laporan kegiatan di seluruh Indonesia menjadi lebih transparan dan tertata secara profesional.

    Implementasi Dakwah Lingkungan Melalui Aksi Penanaman Pohon

    Sebagai wujud nyata dari konsep Green Dakwah, jajaran pengurus DPP dan DPW LDII turut melakukan aksi penanaman pohon Ketapang (Terminalia catappa) di area sekitar Gedung LDII Banten. Kegiatan ini menegaskan bahwa dakwah dalam pandangan LDII tidak terbatas pada mimbar ceramah, namun juga mencakup kepedulian terhadap kelestarian alam dan keseimbangan ekologi.

    Ketua DPW LDII Banten, Dimo Tono Sumito, menyatakan bahwa aksi lingkungan ini memiliki nilai filosofis dan praktis yang mendalam. Ia berharap gerakan ini memicu kesadaran kolektif masyarakat tentang urgensi menjaga bumi demi masa depan generasi mendatang.

    “Penanaman pohon ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan komitmen LDII untuk memperkuat ekosistem sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Kami ingin gerakan ini memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” kata Dimo Tono Sumito.

    Dimo menambahkan bahwa mengintegrasikan nilai-nilai dakwah ke dalam aksi sosial dan lingkungan adalah prioritas DPW LDII Banten. Melalui pendekatan yang inklusif ini, kehadiran organisasi diharapkan mampu memberikan kemaslahatan yang lebih luas bagi masyarakat sekitar, sejalan dengan prinsip kontribusi berkelanjutan.

    📖 Glosarium Istilah

    • PC & PAC: Tingkat kepengurusan LDII di level kecamatan (Pimpinan Cabang) dan kelurahan/desa (Pimpinan Anak Cabang).
    • Green Dakwah: Konsep dakwah yang mengintegrasikan ajaran agama dengan aksi nyata pelestarian lingkungan hidup.
    • Konsolidasi Organisasi: Proses penguatan dan penyatuan visi antar pengurus untuk mencapai tujuan organisasi yang lebih efektif.
    • Ketapang (Terminalia catappa): Jenis pohon peneduh yang sering digunakan dalam penghijauan karena kemampuannya menyerap polutan dan memberikan keteduhan.
  • Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.