LDII Perkuat Sinergi Umat dalam Musyawarah Daerah MUI Kecamatan Kembangan

LDII Perkuat Sinergi Umat dalam Musyawarah Daerah MUI Kecamatan Kembangan
foto: ilustrasi
  • Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menegaskan komitmennya dalam merajut kerukunan antarumat beragama melalui partisipasi aktif dalam Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Kembangan pada Kamis (20/8/2026) ini menjadi momentum penting bagi organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam untuk memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas sosial dan religiusitas di wilayah tersebut.

    Dalam pertemuan strategis ini, LDII mengirimkan delegasi resminya yang diwakili oleh Ustadz Studianto. Beliau bukan merupakan sosok baru di lingkungan ulama setempat, mengingat dedikasinya sebagai anggota MUI Kecamatan Kembangan pada periode 2021–2026. Kehadiran LDII dalam Musda ini mencerminkan peran aktif organisasi dalam proses regenerasi kepengurusan serta upaya kolektif dalam membina kehidupan umat yang harmonis di tengah keberagaman masyarakat urban.

    Regenerasi Kepemimpinan dan Penguatan Peran Majelis Ulama

    Musyawarah Daerah tersebut menghasilkan keputusan penting bagi arah kepemimpinan ulama di tingkat kecamatan. Melalui proses yang berjalan kondusif, Ustadz Syaiful Fauzy akhirnya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua MUI Kecamatan Kembangan untuk masa khidmat 2026–2031. Syaiful Fauzy sendiri sebelumnya memegang peran krusial sebagai Sekretaris MUI pada periode lampau, sehingga transisi kepemimpinan ini dinilai akan menjaga kesinambungan program kerja yang telah berjalan.

    Tongkat estafet kepemimpinan ini membawa harapan baru bagi efektivitas MUI sebagai payung besar bagi umat Islam. Partisipasi LDII dan berbagai ormas Islam lainnya dalam forum ini menunjukkan bahwa semangat kolektivitas tetap menjadi prioritas utama dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

    Komitmen Menjaga Marwah Islam Ahlussunnah wal Jamaah

    Dalam pidato perdananya pasca terpilih, Ustadz Syaiful Fauzy menekankan bahwa jabatan yang kini ia emban bukanlah sekadar simbol kekuasaan, melainkan tugas berat yang menuntut integritas moral dan spiritual. Kesadaran akan tanggung jawab ini ia sampaikan dengan nada yang sangat rendah hati namun penuh tekad.

    "Menjadi ketua MUI merupakan amanah yang sangat berat. Namun, ini adalah tanggung jawab yang harus saya jalankan sebaik-baiknya, khususnya dalam menjaga marwah Islam Ahlussunnah wal Jamaah serta membina umat di Kecamatan Kembangan," ujar Syaiful Fauzy.

    Syaiful juga tak lupa memberikan apresiasi yang mendalam kepada jajaran pembina dari MUI Kota Jakarta Barat. Arahan dan bimbingan yang konsisten dari tingkat kota dianggap menjadi faktor penentu kelancaran pelaksanaan Musda, sehingga proses demokrasi di internal organisasi ulama ini dapat mencapai mufakat yang murni.

    Sinergi Pemerintah Kecamatan dan Organisasi Keagamaan

    Dukungan terhadap struktur kepengurusan baru juga datang langsung dari pihak otoritas wilayah. Camat Kembangan, Fahmi, menyambut hangat hasil Musda ini dan menyatakan kesiapan pemerintah dalam mendukung setiap program yang bertujuan menyejukkan hati umat. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan ulama adalah kunci dalam menciptakan suasana kemasyarakatan yang tenteram.

    "Kami mengucapkan selamat kepada kepengurusan MUI Kecamatan Kembangan yang baru. Semoga kepemimpinan yang baru dapat berjalan dengan baik dan mampu menyejukkan umat. Pemerintah Kecamatan Kembangan siap berkolaborasi dengan MUI dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan," ungkap Fahmi.

    Sebagai langkah tindak lanjut dari hasil pemilihan, Tim 9 Formatur telah bergerak cepat menyusun komposisi kepengurusan yang lebih lengkap. Berdasarkan arahan dari pembina wilayah (Bina Area) MUI Kota Jakarta Barat, susunan pengurus inti termasuk posisi sekretaris dan bendahara ditargetkan rampung dan ditetapkan maksimal satu bulan sejak pemilihan ketua.

    Musda ini tidak hanya berakhir pada terpilihnya sosok pimpinan, namun juga menjadi titik tolak penguatan kerja sama lintas organisasi. LDII, bersama MUI dan pemerintah setempat, berkomitmen untuk terus menjadi motor penggerak terciptanya lingkungan yang rukun, sejuk, dan penuh kedamaian di wilayah Kembangan.

    📖 Glosarium Istilah

    • Musda (Musyawarah Daerah): Forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat daerah atau kecamatan untuk memilih pengurus dan menentukan program kerja organisasi.
    • MUI (Majelis Ulama Indonesia): Wadah musyawarah para ulama, zuama, dan cendekiawan muslim di Indonesia untuk membimbing dan mengayomi umat Islam.
    • Ahlussunnah wal Jamaah: Kelompok umat Islam yang berpegang teguh pada Al-Qur'an dan Sunnah Nabi Muhammad SAW serta mengikuti tradisi para sahabat.
    • Aklamasi: Pernyataan setuju secara lisan dari seluruh peserta rapat sehingga keputusan diambil tanpa melalui pemungutan suara formal.
    • Tim Formatur: Sekelompok orang yang dipilih untuk menyusun susunan pengurus lengkap dalam sebuah organisasi atau lembaga.
  • Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.