LDII NTB Perkuat Koordinasi dengan Bakesbangpoldagri Jelang Perhelatan Muswil VIII

LDII NTB Perkuat Koordinasi dengan Bakesbangpoldagri Jelang Perhelatan Muswil VIII
foto: ilustrasi
  • Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengambil langkah proaktif dalam mematangkan persiapan Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat. Langkah ini diwujudkan melalui kunjungan audiensi resmi ke Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Provinsi NTB di Mataram, Rabu (31/7). Pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi LDII untuk menyelaraskan program kerja organisasi dengan kebijakan pemerintah daerah, sekaligus memastikan perhelatan akbar lima tahunan tersebut berjalan sesuai regulasi yang berlaku.

    Sinergi Strategis Organisasi Kemasyarakatan dan Pemerintah Daerah

    Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, pengurus DPW LDII NTB memaparkan berbagai capaian organisasi serta kontribusi nyata yang telah diberikan bagi masyarakat di Bumi Gora. Fokus utama audiensi ini bukan sekadar silaturahmi formal, melainkan upaya memperkokoh jembatan komunikasi antara ormas keagamaan dan institusi pemerintah yang menaungi pembinaan politik serta kesatuan bangsa. Hubungan harmonis ini dinilai sebagai fondasi penting dalam menjaga stabilitas wilayah, terutama di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

    Pihak Bakesbangpoldagri menyambut positif inisiatif ini, mengingat LDII dikenal sebagai salah satu ormas yang konsisten dalam menjalankan tertib administrasi dan pelaporan kegiatan. Koordinasi yang intensif ini diharapkan dapat meminimalisir potensi kendala teknis maupun non-teknis dalam pelaksanaan Muswil VIII nantinya. Sinergisitas ini menunjukkan bahwa organisasi tidak berjalan sendiri, melainkan bergerak selaras dengan visi pembangunan daerah yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi NTB.

    Persiapan Matang Menuju Musyawarah Wilayah Kedelapan

    Muswil VIII LDII NTB bukan sekadar ajang pergantian kepemimpinan, melainkan forum strategis untuk merumuskan arah kebijakan dakwah dan sosial selama lima tahun ke depan. Melalui koordinasi dengan Bakesbangpoldagri, LDII berupaya memastikan bahwa setiap poin pembahasan dalam Muswil akan membawa dampak positif bagi kemajuan daerah. Aspek legalitas dan sinkronisasi program menjadi prioritas utama agar keberadaan LDII semakin dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat NTB.

    "Menyongsong pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII, DPW LDII Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah," ujar salah satu pengurus DPW LDII NTB saat menjelaskan urgensi pertemuan tersebut.

    Pertemuan ini juga membahas mengenai pentingnya peran ormas dalam menjaga kerukunan umat beragama dan menyukseskan agenda-agenda nasional di tingkat lokal. Dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh dari instansi terkait, LDII optimis Muswil VIII akan menghasilkan keputusan-keputusan yang solutif bagi tantangan zaman, baik dalam bidang keagamaan, pendidikan, ekonomi syariah, maupun ketahanan pangan yang menjadi delapan program pengabdian LDII untuk bangsa.

    📖 Glosarium Istilah

    • Muswil (Musyawarah Wilayah): Forum tertinggi pengambilan keputusan organisasi di tingkat provinsi yang diadakan setiap lima tahun sekali.
    • Bakesbangpoldagri: Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri, instansi pemerintah yang bertanggung jawab atas pembinaan ormas dan kesatuan bangsa.
    • DPW: Dewan Pimpinan Wilayah, struktur kepengurusan organisasi di tingkat provinsi.
    • Audiensi: Pertemuan resmi yang dilakukan untuk tujuan bertukar informasi atau menyampaikan laporan kepada pihak berwenang.
  • Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.