Ketua DPD LDII Kabupaten Banyuwangi, Ir. Heri Sujatmiko, M.T., IPM., menghadiri secara langsung upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Taman Blambangan, Banyuwangi, pada Senin (17/8/2026). Momentum sakral ini tidak hanya menjadi ajang penguatan nilai-nilai patriotisme bagi warga LDII, namun juga menjadi panggung pembuktian prestasi bagi Ananda Wildanu Sholih, seorang generus LDII sekaligus alumni SMP Budi Utomo Banyuwangi yang sukses mengemban amanah sebagai anggota Paskibraka Kabupaten Banyuwangi tahun 2026.
⚡ Poin Utama Berita
- HUT RI ke-81 Banyuwangi: Upacara khidmat di Taman Blambangan yang dipimpin langsung oleh Bupati Ipuk Fiestiandani.
- Prestasi Generus LDII: Ananda Wildanu Sholih, alumni SMP Budi Utomo, terpilih sebagai anggota Paskibraka Kabupaten Banyuwangi 2026.
- Sinergi Kebangsaan: LDII menegaskan komitmen untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.
Apa Poin Utama Kegiatan Peringatan HUT RI ke-81 di Banyuwangi?
Upacara peringatan detik-detik Proklamasi di Banyuwangi tahun ini berlangsung dengan atmosfer yang penuh semangat dan khidmat. Dimulai tepat pukul 07.45 WIB, Taman Blambangan menjadi saksi bisu bersatunya berbagai elemen masyarakat dan jajaran pejabat daerah. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, yang bertindak sebagai inspektur upacara, memimpin prosesi pengibaran bendera yang dilaksanakan dengan presisi tinggi oleh 75 pelajar terpilih.
Formasi angka "81 TH" yang dibentuk oleh tim Paskibraka menjadi daya tarik visual yang menyimbolkan usia kemerdekaan Indonesia yang semakin matang. Peringatan ini kian semarak berkat kehadiran ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan yang menyuguhkan parade seni budaya lintas Nusantara. Mulai dari tarian Dayak yang energik hingga eloknya kesenian khas Banyuwangi, semuanya berpadu menunjukkan betapa kayanya identitas bangsa Indonesia.
Siapa Saja Tokoh yang Hadir dalam Upacara di Taman Blambangan?
Sebagai wujud soliditas kepemimpinan daerah, upacara ini dihadiri oleh jajaran lengkap Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Nampak hadir di barisan undangan utama antara lain Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Wishnu Kristiawan, Dandim 0825 Letkol Arm. Tryadi Indrawijaya, serta Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rofiq Ripto Himawan.
Selain jajaran militer dan kepolisian, tokoh hukum dan politik pun turut memberikan penghormatan, seperti Ketua Pengadilan Negeri Banyuwangi I Gede Yuliarta, Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi Farid Gunawan, serta Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara yang bertugas membacakan teks Proklamasi. Kehadiran para tokoh ini mempertegas pesan bahwa kemerdekaan adalah hasil kerja kolektif yang harus dijaga bersama oleh seluruh pemangku kepentingan.
Bagaimana Kontribusi Generasi Muda LDII dalam Momen Kemerdekaan Ini?
Partisipasi LDII dalam HUT RI ke-81 kali ini terasa sangat spesial. Salah satu putra terbaik binaan LDII, Ananda Wildanu Sholih, berhasil menembus seleksi ketat untuk menjadi anggota Paskibraka Kabupaten. Wildanu yang merupakan alumni SMP Budi Utomo Banyuwangi dan saat ini menempuh pendidikan di SMK 17 Agustus 1945 Cluring, menunjukkan bahwa pembinaan karakter di lingkungan LDII mampu mencetak pemuda yang berdisiplin tinggi.
"Kami bersyukur generus LDII dapat ikut mengambil bagian dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Ini menjadi bentuk kontribusi generasi muda dalam mengisi kemerdekaan sekaligus memperkuat semangat kebangsaan," ujar Ir. Heri Sujatmiko, M.T., IPM., Ketua DPD LDII Banyuwangi.
Kehadiran Wildanu di lapangan bukan sekadar menjalankan protokoler, melainkan simbol dari dedikasi generasi muda yang siap mengabdi. Pasca upacara, Bupati Ipuk secara khusus memberikan apresiasi dan menyempatkan diri berfoto bersama Wildanu serta pengurus LDII, sebagai bentuk pengakuan atas partisipasi aktif organisasi dalam mencetak generasi emas yang nasionalis.
Apa Pesan Bupati Banyuwangi Terkait Makna Kemerdekaan Tahun Ini?
Dalam amanatnya yang visioner, Bupati Ipuk Fiestiandani menekankan bahwa perayaan kemerdekaan tidak boleh berhenti pada seremonial belaka. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan semangat 17 Agustus sebagai bahan bakar untuk menuntaskan berbagai tantangan sosial yang masih membayangi daerah.
“Banyak PR yang harus dituntaskan, kemiskinan, anak tidak sekolah, stunting. Bagaimana juga menjaga pertumbuhan ekonomi daerah. Intinya, 10 program prioritas nasional seperti yang disampaikan Presiden Prabowo dalam pidato penyampaian tentang APBN tahun ini harus kita laksanakan,” kata Bupati Ipuk.
Menanggapi pesan tersebut, LDII Banyuwangi melalui keterangannya menegaskan kesiapan untuk bersinergi lebih dalam dengan pemerintah daerah. Keterlibatan warga LDII dalam berbagai kegiatan kebangsaan adalah manifestasi dari komitmen organisasi untuk memperkuat integrasi sosial dan mendukung penuh program pembangunan yang berpihak pada kesejahteraan rakyat.
📖 Glosarium Istilah
- Generus: Istilah untuk menyebut generasi penerus yang dibina secara intensif dalam organisasi LDII untuk memiliki karakter luhur.
- Paskibraka: Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, terdiri dari pelajar pilihan yang bertugas mengibarkan bendera pada upacara kemerdekaan.
- Forkopimda: Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, lembaga yang menyatukan pimpinan eksekutif, legislatif, dan yudikatif di tingkat daerah.
- Stunting: Masalah gizi kronis yang menyebabkan terganggunya pertumbuhan pada anak, menjadi salah satu prioritas kesehatan nasional.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.