Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Bengkulu, Dr. Hj. Nelly Alesa, S.IP., SKM., M.Si., secara resmi menyatakan komitmennya untuk mendukung penguatan literasi media di lingkungan organisasi kemasyarakatan. Dukungan ini ditegaskan Nelly saat menerima kunjungan jajaran pengurus DPW LDII Provinsi Bengkulu pada Rabu, 26 Agustus 2026. Dalam pertemuan tersebut, ia mengonfirmasi kesediaannya untuk hadir dan membuka agenda Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Jurnalistik Tingkat Dasar yang dijadwalkan berlangsung pada 4–6 September mendatang.
Dukungan Pemerintah Daerah dalam Penguatan Literasi Media
Kehadiran pemerintah daerah dalam inisiatif pendidikan komunikasi dinilai sebagai langkah strategis untuk menciptakan ekosistem informasi yang sehat. Dr. Hj. Nelly Alesa menyampaikan apresiasi mendalam atas undangan yang dilayangkan oleh LDII. Menurutnya, upaya meningkatkan keterampilan komunikasi massa bagi kader organisasi sangat relevan dengan kebutuhan publik di tengah derasnya arus informasi digital saat ini.
“Insyaallah saya siap hadir. Saya merasa terhormat mendapat undangan untuk memberikan sambutan pada pembukaan pelatihan jurnalistik yang dilaksanakan LDII Provinsi Bengkulu,” ujar Nelly Alesa di sela-sela audiensi tersebut.
Pihak Diskominfotik memandang bahwa diklat jurnalistik ini bukan sekadar pelatihan teknis menulis, melainkan upaya fundamental dalam membangun kesadaran akan pentingnya verifikasi informasi dan penyampaian pesan yang bertanggung jawab kepada khalayak luas.
Sinergi Strategis Melalui Rencana Kerja Sama Kelembagaan
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut juga melahirkan rencana kolaborasi yang lebih formal. Diskominfotik dan DPW LDII Provinsi Bengkulu tengah mempersiapkan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU). Langkah ini dimaksudkan untuk memperkuat kerja sama di bidang komunikasi, informasi, serta edukasi publik guna memastikan penyebarluasan narasi yang konstruktif di wilayah Bengkulu.
Ketua DPW LDII Provinsi Bengkulu, Dr. H. Meri Sasdi Jantan, M.Pd., menjelaskan bahwa pelatihan ini akan diikuti oleh sedikitnya 110 peserta. Para peserta merupakan kader terpilih serta jurnalis internal LDII yang berasal dari berbagai daerah di seluruh pelosok Provinsi Bengkulu. Dukungan penuh dari dinas terkait menjadi suntikan motivasi bagi LDII untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui sektor publikasi.
“Diklat ini menjadi langkah kami untuk meningkatkan kapasitas kader dalam mengelola dan menyampaikan informasi kepada masyarakat. Kami ingin melahirkan kader jurnalistik LDII yang tidak hanya mampu menulis, tetapi juga mampu menghadirkan pemberitaan yang sehat, sejuk, edukatif, objektif, dan bertanggung jawab,” ujar Meri Sasdi.
Target Melahirkan Kader Jurnalis yang Profesional dan Beretika
Dalam pelaksanaannya nanti, Diklat Jurnalistik Tingkat Dasar ini akan menghadirkan para pakar komunikasi dari DPP LDII sebagai narasumber utama. Kurikulum pelatihan dirancang sedemikian rupa agar para peserta memiliki kecakapan dalam memproduksi berita yang sesuai dengan kaidah jurnalistik profesional namun tetap memegang teguh nilai-nilai kesantunan dan objektivitas.
Pihak penyelenggara berharap, melalui sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan, akan tercipta kanal-kanal informasi yang mampu mencerahkan sekaligus mendidik masyarakat. Sinergi ini juga diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menangkal penyebaran berita bohong (hoaks) yang kerap mengganggu stabilitas sosial. Dengan adanya pembekalan jurnalistik yang mumpuni, kader-kader LDII diharapkan menjadi garda terdepan dalam menyebarkan energi positif bagi kemajuan Provinsi Bengkulu.
📖 Glosarium Istilah
- Diskominfotik: Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik, lembaga pemerintah yang mengelola urusan komunikasi dan data daerah.
- Diklat: Pendidikan dan Pelatihan, rangkaian kegiatan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan teknis di bidang tertentu.
- MoU (Memorandum of Understanding): Nota kesepahaman atau dokumen legal yang mencatat persetujuan awal antara dua pihak untuk bekerja sama.
- Jurnalistik Dasar: Prinsip-prinsip awal dalam peliputan, penulisan, dan penyebaran berita sesuai kaidah etika pers.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.