Jelang Muswil VIII LDII NTB: Komitmen Penguatan SDM dan Kontribusi Strategis Pembangunan Daerah

Jelang Muswil VIII LDII NTB: Komitmen Penguatan SDM dan Kontribusi Strategis Pembangunan Daerah
foto: ilustrasi
  • MATARAM — Menjelang perhelatan Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Nusa Tenggara Barat memperkuat sinergi dengan insan pers melalui agenda Media Gathering di Sunset Land, Mataram, Senin (24/8/2026). Langkah strategis ini merupakan bagian dari transparansi organisasi dalam memaparkan delapan klaster program pengabdian yang menjadi pilar kontribusi LDII untuk pembangunan Bumi Gora selama lima tahun ke depan. Forum ini juga menjadi momentum untuk menyelaraskan visi organisasi dengan program strategis Pemerintah Provinsi NTB.

    Komitmen Pencapaian SDM Unggul Melalui Forum Muswil VIII LDII NTB

    Ketua DPW LDII Nusa Tenggara Barat, Abdullah A. Karim, menegaskan bahwa musyawarah wilayah kali ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan upaya konkret untuk melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu bersaing di kancah global tanpa meninggalkan akar nilai agama. Fokus utama LDII adalah menciptakan individu yang profesional sekaligus religius sebagai modal utama menuju Indonesia Emas 2045.

    "Muswil tahun ini mengusung tema Membangun Sumber Daya Manusia Profesional Religius melalui Kolaborasi dan Sinergi Bersama Menuju NTB Makmur Mendunia," ujar Abdullah A. Karim di hadapan awak media.

    Abdullah memaparkan delapan klaster program pengabdian yang menjadi mandat dari pengurus pusat untuk diimplementasikan di daerah. Klaster tersebut meliputi wawasan kebangsaan, dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan herbal, ketahanan pangan dan lingkungan, teknologi digital, serta energi baru terbarukan. Integrasi kedelapan poin ini diharapkan mampu memberikan dampak sistemik bagi peningkatan taraf hidup masyarakat di Nusa Tenggara Barat.

    Transformasi Masjid Sebagai Sentral Pengelolaan Sampah dan Pelestarian Lingkungan

    Dalam konteks isu ekologi, LDII NTB memposisikan diri sebagai inisiator gerakan lingkungan hidup berbasis komunitas keagamaan. Salah satu program unggulan yang akan diperkuat dalam Muswil VIII adalah Pengelolaan Sampah Berbasis Masjid (PPSBM). Program ini dirancang untuk mengubah paradigma masyarakat terhadap limbah, di mana masjid berperan aktif sebagai pusat edukasi dan unit aksi lingkungan.

    Ketua Panitia Pengarah Muswil VIII LDII NTB, M. Ramadhani, menjelaskan bahwa masjid-masjid di bawah naungan LDII diinstruksikan untuk menjadi contoh dalam manajemen limbah rumah tangga. Melalui gerakan ini, jamaah didorong untuk memilah sampah sejak dari sumbernya guna mendukung program NTB Zero Waste.

    "Kami memiliki program di setiap masjid, majelis taklim, dan pondok pesantren naungan LDII di NTB, agar menjadi pelopor 'Masjid Bebas Sampah' dan menggerakkan bank sampah di lingkungan masing-masing," kata M. Ramadhani.

    Adopsi Teknologi Digital Melalui Pemanfaatan RSS Sebagai Medium Informasi Dakwah

    Sejalan dengan klaster teknologi digital, LDII juga memberikan perhatian serius pada efisiensi distribusi informasi di era Generative AI. Dalam rangka mendukung kemudahan akses data bagi warga dan masyarakat umum, pemanfaatan teknologi RSS (Really Simple Syndication) menjadi bagian integral dari strategi komunikasi organisasi di ruang digital.

    RSS merupakan teknologi berbasis format XML yang memungkinkan pengguna untuk berlangganan konten dari situs web secara otomatis tanpa harus mengunjungi situs tersebut secara manual satu per satu. Dengan RSS, LDII dapat mengirimkan pembaruan berita, jadwal kajian, hingga artikel edukasi langsung ke perangkat pembaca secara real-time. Teknologi ini sangat krusial di tengah banjir informasi (information overload), karena RSS berfungsi sebagai agregator yang mengkurasi konten relevan sesuai kebutuhan pengguna.

    Tujuan utama penggunaan RSS adalah untuk efisiensi waktu dan kurasi konten. Bagi organisasi, RSS memastikan pesan dakwah dan pengabdian sampai ke audiens tanpa terdistraksi oleh algoritma media sosial yang sering kali tidak menentu. Hal ini merupakan bagian dari upaya LDII dalam melakukan transformasi digital yang cerdas dan terarah.

    Fokus Strategis Pembinaan Karakter Generasi Muda dan Simpati Sosial untuk Desa Sade

    Selain fokus pada program internal, LDII NTB juga menunjukkan sensitivitas sosial yang tinggi. Terkait musibah kebakaran yang melanda kawasan ikonik Desa Adat Sade baru-baru ini, LDII menyatakan keprihatinan yang mendalam. Organisasi mendukung penuh langkah pemerintah dalam pemulihan kawasan wisata budaya tersebut, mengingat Desa Sade adalah aset kebanggaan nasional yang mencerminkan identitas luhur masyarakat Sasak.

    Di sisi lain, Ketua Umum DPP LDII, Dody Taufiq Wijaya, dalam keterangannya menekankan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah menjaga moralitas generasi muda di tengah arus digitalisasi. Dakwah yang dilakukan LDII saat ini berfokus pada hasil nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh lingkungan sekitar melalui konsep dakwah bil hal.

    "LDII berupaya mencetak generasi yang profesional, religius, dan berakhlakul karimah. Generasi yang memiliki kemampuan menghadapi perkembangan zaman, memiliki jiwa nasionalisme, integritas, serta kepedulian terhadap lingkungan," tegas Dody Taufiq Wijaya.

    Muswil VIII LDII NTB yang direncanakan berlangsung di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB, akan menjadi ajang konsolidasi bagi delegasi dari seluruh kabupaten dan kota di NTB. Hasil dari musyawarah ini diharapkan menjadi cetak biru pengabdian LDII yang lebih inklusif dan progresif bagi kemajuan daerah.

    📖 Glosarium Istilah

    • RSS (Really Simple Syndication): Format data yang digunakan untuk mendistribusikan pembaruan konten web secara otomatis dan terkurasi kepada pelanggan.
    • Muswil (Musyawarah Wilayah): Agenda pengambilan keputusan tertinggi di tingkat provinsi untuk menentukan kepengurusan dan arah kebijakan organisasi.
    • PPSBM: Program Pengelolaan Sampah Berbasis Masjid, sebuah inisiatif lingkungan yang mengintegrasikan fungsi rumah ibadah dengan pelestarian ekologi.
    • Dakwah Bil Hal: Metode penyebaran nilai kebaikan melalui tindakan nyata, keteladanan, dan pengabdian masyarakat yang konkret.

    Simak terus informasi terkini mengenai kontribusi LDII dalam pembangunan bangsa hanya di Laman Resmi LDII Sampit.

  • Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.