SAMPIT (28/8) — Kualitas udara di wilayah kota Sampit semakin parah. Asap tebal di siang hingga malam hari mulai terasa menyesakkan napas di beberapa hari terakhir. Karhutla tidak hanya terjadi di pelosok pedalaman, kini menyasar ke lahan di perkotaan hingga pemukiman penduduk.
Kepungan asap menjadi pemandangan yang semakin mengkhawatirkan. Ketika udara yang biasanya dihirup dengan bebas mulai dipenuhi asap, saluran pernapasan menjadi salah satu bagian tubuh yang harus mendapatkan perhatian lebih.
Salah satu dampak buruk yang dapat dirasakan masyarakat dari paparan asap adalah gangguan pernapasan, termasuk sesak napas. Karena itu, kewaspadaan terhadap kesehatan perlu ditingkatkan selama kualitas udara memburuk.
Pemda Kotim Bagikan Masker kepada Masyarakat
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur turut merespons kondisi tersebut dengan membagikan masker gratis kepada masyarakat. Bupati Kotim, Halikinnor, mengatakan pembagian masker disalurkan melalui ambulans Dinas Kesehatan Kotim serta instansi lainnya, Kamis (27/8/2026).
"Kita akan pengadaan lagi, karena kita punya dana BTT (belanja tidak terduga). Itu boleh untuk membelikan masker," ujar Halikinnor.
Warga LDII Diajak Waspada terhadap Lingkungan
Sementara Dewan Penasehat LDII Kotawaringin Timur, H Abdillah Fawwaz, mengajak kepada warga LDII untuk antisipasi dan waspada terhadap kejadian di lingkungan sekitarnya.
"Musim kemarau, banyak terjadi kebakaran dimana-mana, upayakan selalu menjaga lingkungan dari bahaya api," ucapnya.
Mengenal ISPA
ISPA adalah singkatan dari Infeksi Saluran Pernapasan Akut, yaitu infeksi menular yang menyerang bagian saluran pernapasan, baik saluran atas (hidung, tenggorokan, sinus) maupun saluran bawah (trakea, paru-paru).
Penyebab dan Penularan ISPA
Penyebab
Sebagian besar kasus ISPA disebabkan oleh virus, seperti influenza atau rhinovirus, tetapi ISPA juga dapat disebabkan oleh bakteri.
Penularan
ISPA dapat menyebar lewat percikan air liur (droplet) saat penderita batuk, bersin, atau berbicara, serta melalui sentuhan terhadap benda yang terkontaminasi.
Gejala Umum ISPA
- Saluran pernapasan atas: batuk, bersin, pilek, hidung tersumbat, demam, dan sakit tenggorokan.
- Saluran pernapasan bawah: batuk berdahak, demam tinggi, dan sesak napas.
Cara Mencegah ISPA
- Memakai masker.
- Rajin mencuci tangan dengan sabun.
- Menjaga daya tahan tubuh.
- Menghindari paparan asap atau debu.
- Mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara sangat berasap.
Pengobatan dan Penanganan
Penanganan ISPA dapat dilakukan dengan istirahat cukup, minum banyak air putih, dan konsumsi obat pereda gejala sesuai anjuran medis.
Jika muncul sesak napas berat, kondisi semakin memburuk, atau terdapat keluhan kesehatan yang mengkhawatirkan, segera cari pertolongan tenaga medis.
Asap Hilang, Kesehatan Harus Tetap Dijaga
Kepungan asap kebakaran lahan menjadi pengingat bahwa kualitas lingkungan memiliki hubungan erat dengan kesehatan masyarakat. Ketika musim kemarau membuat kebakaran lebih mudah terjadi, kewaspadaan terhadap lingkungan harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga kesehatan.
Menggunakan masker, menghindari paparan asap, menjaga kebugaran tubuh, dan memperhatikan kondisi kesehatan keluarga merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan.
JAGA DIRI • JAGA KELUARGA • JAGA LINGKUNGAN
Waspada terhadap asap kebakaran lahan dan tingkatkan kepedulian terhadap kesehatan pernapasan.