Gelorakan Nasionalisme di Perbatasan, Gubernur Kaltara Bagikan Ribuan Bendera Merah Putih

Gelorakan Nasionalisme di Perbatasan, Gubernur Kaltara Bagikan Ribuan Bendera Merah Putih
foto: ilustrasi

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) resmi meluncurkan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih sebagai upaya memperkuat nilai-nilai patriotisme menjelang peringatan HUT RI ke-81. Agenda yang berpusat di Gedung Gubernur pada Senin (10/8/2026) ini dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Paliwang, dengan menggandeng berbagai elemen strategis mulai dari Forkopimda, aparatur sipil negara, hingga organisasi kemasyarakatan seperti Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII).

⚡ Poin Utama Berita

  • Gerakan Pembagian Bendera: Inisiatif Pemprov Kaltara untuk membagikan total 3.764 lembar bendera Merah Putih ke seluruh kabupaten/kota.
  • Fokus Perbatasan: Gubernur Zainal Paliwang menekankan pentingnya penguatan jati diri bangsa di wilayah beranda terdepan Indonesia.
  • Komitmen LDII Kaltara: Dukungan penuh LDII dalam mengibarkan bendera di pusat-pusat dakwah dan menyelenggarakan edukasi kebangsaan.

Apa Tujuan Utama Gerakan Pembagian Bendera di Kalimantan Utara?

Langkah masif ini bukan sekadar seremoni rutin tahunan, melainkan sebuah manifestasi untuk memperkokoh persatuan bangsa di tengah tantangan global. Gubernur Zainal Paliwang menegaskan bahwa identitas nasional harus tertanam kuat di sanubari setiap warga, terutama mereka yang bermukim di daerah perbatasan.

"Tujuan kita jelas, menyemaikan dan menumbuhkan rasa cinta tanah air serta menggelorakan merah putih sebagai simbol persatuan. Khususnya di wilayah perbatasan, harus paling depan menunjukkan jati diri Indonesia," ujar Zainal Paliwang saat memberikan arahan di hadapan para undangan.

Dalam aksi simbolik tersebut, Gubernur menyerahkan bendera kepada perwakilan masyarakat dan organisasi sebagai mandat untuk diteruskan ke akar rumput. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kaltara, Jonilius, yang juga menjabat sebagai ketua panitia, melaporkan bahwa distribusi menyasar lima kabupaten/kota di seluruh provinsi agar semarak kemerdekaan merata hingga pelosok.

Bagaimana Kontribusi LDII Kaltara dalam Mendukung Agenda Nasional Ini?

Kehadiran LDII dalam kegiatan ini menegaskan posisi organisasi sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan karakter bangsa. Ketua DPW LDII Kalimantan Utara, Jaet Ahmad Fatoni, yang hadir didampingi jajaran pengurus, menyatakan kesiapan organisasinya untuk mengawal instruksi gubernur secara konkret di lapangan.

Fatoni mengungkapkan bahwa LDII telah menyiapkan serangkaian aksi nyata yang melibatkan seluruh warga binaannya. Hal ini mencakup pemasangan atribut kemerdekaan di fasilitas keagamaan hingga kegiatan sosial yang menyentuh masyarakat luas.

“Kami di LDII Kaltara siap mengibarkan bendera Merah Putih di majelis taklim, pondok pesantren, dan rumah warga. Sekaligus menggelar bhakti sosial dan lomba edukasi kebangsaan untuk memeriahkan HUT RI ke-81,” ungkap Jaet Ahmad Fatoni dengan optimis.

Langkah ini selaras dengan visi besar Pemerintah Provinsi Kaltara yang mengusung semangat "Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju". Pemprov mengimbau agar seluruh elemen masyarakat menjaga momentum ini dengan mengibarkan bendera selama sebulan penuh sebagai bentuk penghormatan tertinggi atas jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan.

📖 Glosarium Istilah

  • Forkopimda: Forum Koordinasi Pimpinan Daerah yang terdiri dari kepala daerah dan pimpinan instansi vertikal (TNI, Polri, Kejaksaan).
  • Kesbangpol: Badan Kesatuan Bangsa dan Politik yang bertugas menangani urusan ideologi, wawasan kebangsaan, dan ketahanan nasional.
  • DPW LDII: Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia di tingkat provinsi.
  • Wilayah Perbatasan: Daerah yang secara geografis berbatasan langsung dengan negara tetangga, dalam konteks ini Kalimantan Utara berbatasan dengan Malaysia.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.