BATAM – Menghadapi dinamika zaman yang kian dinamis dan tantangan dakwah yang semakin kompleks, LDII Kota Batam mengambil langkah strategis dengan memperkuat kompetensi sumber daya mubalighnya. Sebanyak 160 juru dakwah dari delapan Pimpinan Cabang (PC) LDII se-Kota Batam berkumpul di Masjid Nurhuda, Bida Ayu, Sei Beduk, pada Minggu (26/7/2026) untuk mengikuti pembekalan intensif yang menitikberatkan pada aspek keteladanan, akhlak, dan solusi nyata di tengah masyarakat.
Kegiatan yang diinisiasi oleh PC LDII Sei Beduk ini bukan sekadar rutinitas formalitas. Ini adalah bagian dari komitmen berkelanjutan organisasi untuk memastikan para pendakwah memiliki kedalaman pemahaman berbasis Al-Qur'an dan Hadis sahih, sekaligus mampu mengaplikasikannya dalam konteks sosial modern. Fokus utamanya bukan hanya menyampaikan narasi, tetapi membangun peradaban melalui tindakan nyata.
Mendidik Generasi: Amanah Besar yang Memiliki Konsekuensi
Sesi pertama pembekalan menghadirkan Ketua Biro Pendidikan Keagamaan dan Dakwah DPW LDII Kepulauan Riau, Ustaz Dr. Afi Parnawi. Beliau membedah urgensi peran pendidik dan orang tua dalam memproteksi moral generasi muda. Mengutip pesan mendalam dalam Surah At-Tahrim ayat 6, Dr. Afi mengingatkan bahwa pendidikan agama sejak dini adalah benteng terakhir keluarga.
"Orang tua akan menuai pahala ketika mendidik anaknya dengan baik. Sebaliknya, membiarkan anak tumbuh tanpa bimbingan akan menjadi tanggung jawab besar yang harus dipertanggungjawabkan," ujar Ustaz Dr. Afi Parnawi.
Beliau menekankan bahwa mubaligh harus mampu mentransformasi cara pandang umat dalam mendidik anak. Anak-anak tidak boleh hanya dibiarkan tumbuh secara fisik, namun harus dibimbing secara spiritual agar tidak terseret arus pergaulan yang destruktif. Tanggung jawab ini, menurutnya, merupakan amanah yang kelak akan ditagih pertanggungjawabannya di hadapan Allah SWT.
Filosofi Rezeki: Mengutamakan Keberkahan di Atas Kuantitas
Melangkah pada sesi kedua, KH. Masruchin membawa audiens untuk menyelami makna mendalam dari integritas ekonomi seorang muslim. Di tengah tekanan ekonomi global, seringkali manusia terjebak pada ambisi materi semata. Namun, KH. Masruchin meluruskan bahwa fondasi utama ketenangan hidup adalah rezeki yang halal.
"Yang perlu diperjuangkan bukan hanya banyaknya rezeki, tetapi keberkahannya. Rezeki yang halal akan menghadirkan ketenangan di dunia dan keselamatan di akhirat," ujar KH. Masruchin.
Ia menekankan bahwa setiap muslim harus memiliki keyakinan penuh bahwa porsi rezeki telah ditetapkan oleh Sang Pencipta. Oleh karena itu, menempuh jalur yang bertentangan dengan syariat hanya akan mencabut rasa damai dalam hati. Mubaligh diharapkan menjadi motor penggerak bagi warga LDII untuk tetap konsisten di jalur yang benar dalam mencari nafkah.
Green Dakwah: Menyejukkan dan Mencerdaskan
Agenda pengajian mubaligh-mubalighat ini ditutup dengan khidmat melalui doa bersama yang dipimpin oleh Ketua Dewan Penasihat LDII Kota Batam, H. Santoso, dan dilanjutkan dengan salat Asar berjamaah. Melalui pembinaan rutin semacam ini, LDII Batam ingin membumikan konsep Green Dakwah.
Konsep ini mengedepankan pendekatan dakwah yang menyejukkan hati, mencerdaskan logika, dan memberikan solusi bagi persoalan yang dihadapi masyarakat sehari-hari. Mubaligh LDII dituntut tidak hanya piawai di atas mimbar, tetapi juga mampu menjadi figur teladan yang mempromosikan persatuan, kedamaian, dan kemajuan bangsa di akar rumput.
📖 Glosarium Istilah
- Mubaligh/Mubalighat: Juru dakwah laki-laki atau perempuan yang bertugas menyampaikan ajaran agama Islam kepada masyarakat luas.
- Green Dakwah: Paradigma dakwah yang santun, menyejukkan, tidak menghujat, dan fokus pada solusi serta keberlanjutan keharmonisan sosial.
- PC LDII: Singkatan dari Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia, merupakan tingkatan organisasi di level kecamatan.
- Hadis Sahih: Perkataan, perbuatan, atau ketetapan Nabi Muhammad SAW yang memiliki rantai perawi yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.