Buka CAI ke-47, Wabup Suyanto Apresiasi Kontribusi LDII Kobar dalam Mencetak Generasi Muda Berkarakter

Buka CAI ke-47, Wabup Suyanto Apresiasi Kontribusi LDII Kobar dalam Mencetak Generasi Muda Berkarakter
foto: ilustrasi
  • Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat — Sinergi kuat antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan menjadi kunci utama dalam mencetak generasi muda yang tangguh dan berintegritas. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Suyanto, saat membuka secara resmi Perkemahan Akhir Tahun Cinta Alam Indonesia (CAI) ke-47 tahun 2026 yang dihelat di Bumi Perkemahan Al-Manshurin, Desa Pasir Panjang, Sabtu (15/8/2026).

    ⚡ Poin Utama Berita

    • CAI ke-47 Tahun 2026: Perkemahan akhir tahun yang diikuti oleh 175 peserta untuk memperkuat karakter dan wawasan kebangsaan.
    • Apresiasi Pemerintah Daerah: Wabup Suyanto memuji LDII Kobar atas konsistensinya membantu visi pemerintah dalam pembangunan kualitas SDM.
    • Fokus Pembinaan: Kegiatan menitikberatkan pada kemandirian, akhlakul karimah, kepemimpinan, dan kecintaan terhadap NKRI.

    Apa Fokus Utama Kegiatan CAI ke-47 Tahun 2026?

    Perkemahan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 Agustus 2026 ini, bukan sekadar ajang berkumpul biasa. Mengusung tema penguatan karakter profesional religius berazaskan Pancasila, CAI ke-47 dirancang sebagai kawah candradimuka bagi 175 remaja dan pemuda dari berbagai penjuru Kotawaringin Barat. Para peserta didorong untuk menyelami nilai-nilai kemandirian, kepemimpinan, hingga kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

    Ketua Panitia CAI 2026, Kiki Teguh, menjelaskan bahwa agenda rutin ini bertujuan membekali generasi muda agar memiliki benteng moral yang kuat di tengah dinamika zaman.

    “Tujuannya membentuk karakter pemuda yang mandiri, berakhlakul karimah, berjiwa kepemimpinan, berwawasan lingkungan serta memiliki rasa nasionalisme yang tinggi demi memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa di Bumi Marunting Batu Aji,” ujar Kiki Teguh.

    Bagaimana Tanggapan Pemerintah Terhadap Pembinaan Karakter LDII?

    Kehadiran Wakil Bupati Suyanto dalam upacara pembukaan memberikan sinyal positif atas dukungan pemerintah terhadap inisiatif organisasi keagamaan. Suyanto menyatakan bahwa langkah LDII Kobar sangat selaras dengan visi pembangunan yang ia usung bersama Bupati Hj. Nurhidayah, terutama dalam hal peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM).

    Pemerintah daerah menyadari bahwa tugas mendidik bangsa tidak bisa hanya dipikul oleh lembaga formal.

    “Kegiatan ini sejalan dengan visi misi masa kepemimpinan kami bersama Ibu Bupati Kobar Hj. Nurhidayah, yaitu meningkatkan dan membentuk kualitas SDM yang berkualitas dan berkarakter,” tegas Suyanto dalam sambutannya.
    Beliau menambahkan bahwa kecepatan pembangunan manusia di wilayah Kobar akan jauh lebih efektif jika seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi seperti LDII, aktif bergerak di bidang pendidikan karakter.

    Mengapa Pendidikan Karakter Menjadi Prioritas Utama?

    Dalam pandangan Suyanto, karakter bukanlah sesuatu yang bisa terbentuk secara instan melalui sistem kebut semalam. Ia merupakan akumulasi dari proses panjang yang melibatkan sinergi antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan. Perkemahan seperti CAI dipandang sebagai pelengkap krusial bagi pendidikan formal yang diterima pemuda di bangku sekolah.

    “Proses pendidikan dari LDII ini untuk membangun karakter anak-anak kita. Karakter itu tidak bisa dibangun dalam waktu pendek,” tutur Suyanto.
    Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar bibit-bibit unggul di Kotawaringin Barat memiliki landasan spiritual dan nasionalisme yang seimbang.

    Siapa Saja yang Terlibat dalam CAI Kobar 2026?

    Antusiasme peserta terlihat jelas dengan kehadiran perwakilan dari berbagai kecamatan. Menariknya, perhelatan ini juga dihadiri oleh peserta peninjau dari DPD LDII Kabupaten Lamandau dan Sukamara, yang menunjukkan daya tarik dan relevansi pembinaan karakter ini di tingkat regional. Selain itu, hadir pula Ketua DPW LDII Kalimantan Tengah, M. Nur Prayudi, Ketua DPD LDII Kobar Syamsul Arifin, serta tokoh-tokoh dari MUI dan Kementerian Agama setempat.

    Selama perkemahan, para peserta disuguhi berbagai materi padat, mulai dari pembekalan agama dan moral, pelatihan kewirausahaan, hingga wawasan bela negara. Sebagai simbol penguatan literasi, dilakukan pula penyerahan buku Pedoman Ibadah LDII dan majalah Nuansa Persada kepada peserta, guna memperluas cakrawala berpikir mereka dalam bingkai moderasi beragama dan kecintaan pada tanah air.

    📖 Glosarium Istilah

    • CAI (Cinta Alam Indonesia): Program pembinaan pemuda LDII yang berfokus pada alam, karakter, dan wawasan kebangsaan.
    • Marunting Batu Aji: Slogan atau julukan bagi Kabupaten Kotawaringin Barat yang bermakna semangat gotong royong dan kemajuan.
    • Akhlakul Karimah: Perilaku atau budi pekerti terpuji yang menjadi landasan utama pendidikan karakter dalam Islam.
    • SDM (Sumber Daya Manusia): Individu produktif yang menjadi penggerak organisasi atau pembangunan daerah.
  • Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.