Api Membesar, Warga LDII Masjid Al Kautsar Siram Area Terbakar

SAMPIT (27/8) — Api yang membakar di lahan gambut memiliki karakteristik merayap ala pasukan gerilya. Titik api yang berjarak ratusan meter mendadak bisa muncul di area lain. Api bahkan dapat merambat di bawah tanah gambut, meskipun di atas tak nampak ada api.

Dengan pola rambatan api seperti ini, warga LDII Masjid Al Kautsar di Kelurahan Mentawa Baru Ketapang selalu berada dalam kondisi waspada. Sejak 17 Agustus 2026 lalu, penjagaan lokasi dilakukan selama 24 jam secara bergilir.

Penjagaan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi. Warga tidak ingin api yang berada di sekitar kawasan masjid tiba-tiba mendekat tanpa diketahui.

"Jika mendadak terjadi kebakaran dekat masjid, kami bisa segera memberi informasi kepada warga lain dan pihak terkait," ucap Junaidi, warga yang bertempat tinggal di dekat masjid.

Ketika Api Tiba-tiba Membesar

Kekhawatiran itu benar terjadi. Pada Rabu siang sekitar pukul 12.59, api yang sebelumnya kurang begitu aktif mendadak berubah menjadi besar. Tiupan angin yang kencang siang itu membuat api cepat bergerak merambat ke lahan kosong yang ada.

"Informasi sekarang, kebakaran membara mendekati masjid," ucap Junaidi mengkhabarkan pesan SOS di grup whatsapp.

Pesan tersebut segera menyebar dan diterima warga. Situasi yang semakin dekat dengan bangunan masjid membuat warga harus segera bergerak.

Ajakan Bergerak Menjaga Masjid

Wanhat LDII Kotim, Priyo, segera memberikan instruksi kepada warga untuk menuju Masjid Al Kautsar. Ajakan tersebut disampaikan melalui grup WhatsApp agar warga yang sedang tidak memiliki kegiatan dapat membantu mengamankan lingkungan masjid.

"Bagi yang sedang free amal sholih ke lokasi masjid Al Kautsar Ketapang, membantu menjaga masjid kita. Bawa peralatan dan perlengkapan pemadaman dan penebasan area disekitar masjid," katanya di grup whatsapp.

Bahu Membahu Meredam Lompatan Api

Warga pun segera berkumpul. Para pemuda dan orang dewasa bahu membahu berupaya meredam lompatan api agar tidak menjalar menuju bangunan masjid.

🔥 Warga Bergerak Bersama

  • Sebagian warga mencangkul dan membuat parit sebagai batas tanah terdekat dengan masjid.
  • Sebagian warga menyemprotkan air untuk meredam api.
  • Sebagian lainnya menebas pohon-pohon di sekitar area.
  • Seluruh upaya dilakukan agar api tidak menjalar ke bangunan masjid.

Semua berupaya agar api tidak menjalar ke bangunan Masjid Al Kautsar. Situasi yang sebelumnya mengkhawatirkan perlahan mulai dapat dikendalikan.

Sukarelawan Pemadam Kebakaran Ikut Membantu

Beberapa waktu kemudian, unit bantuan sukarelawan pemadam kebakaran dari kelurahan dan kecamatan hadir di lokasi. Warga LDII dan para sukarelawan kemudian bahu membahu memadamkan api.

Kehadiran tim pemadam memberikan tambahan kekuatan dalam upaya mengendalikan kebakaran yang semakin mendekati kawasan masjid.

Perlahan, api yang mendekati bangunan masjid dapat dipadamkan. Setelah waktu shalat Maghrib, tim pemadam baru meninggalkan lokasi.

Malam Gelap, Warga Tetap Waspada

Meski api yang mendekati masjid telah berhasil dipadamkan, warga LDII di sekitar Masjid Al Kautsar tetap diminta untuk berjaga dan waspada. Ancaman api belum sepenuhnya dianggap selesai karena kondisi lahan di sekitar kawasan masih membutuhkan perhatian.

Akibat kebakaran, jalur listrik PLN di sekitar masjid padam. Malam pun menjadi semakin gelap. Namun, ada sedikit cahaya yang membantu menerangi keadaan.

🌕 Cahaya Bulan Purnama di Tengah Kegelapan

Bersyukur malam itu bulan purnama. Cahayanya sedikit membantu menerangi kegelapan sekitar area kebakaran.

Api Padam, Kewaspadaan Jangan Padam

Peristiwa di sekitar Masjid Al Kautsar menjadi pengingat bahwa ancaman kebakaran lahan gambut membutuhkan kewaspadaan bersama. Api yang terlihat kecil dapat berubah dengan cepat ketika angin bertiup dan kondisi lahan sangat kering.

Penjagaan bergilir, penyampaian informasi dengan cepat, gotong royong warga, serta dukungan sukarelawan menjadi bagian penting dalam menghadapi ancaman kebakaran di sekitar lingkungan masjid.

🔥 Api Padam, Kewaspadaan Tetap Menyala

Menjaga masjid, menjaga lingkungan, dan menjaga keselamatan bersama adalah tanggung jawab seluruh warga.