Aksi Nyata Bakti untuk Negeri, Warga LDII Pekik Nyaring Perkuat Sinergi Lewat Gotong Royong Kebersihan

Aksi Nyata Bakti untuk Negeri, Warga LDII Pekik Nyaring Perkuat Sinergi Lewat Gotong Royong Kebersihan
foto: ilustrasi
  • Warga Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Desa Pekik Nyaring menunjukkan komitmen nyata dalam pengabdian masyarakat melalui kegiatan bertajuk “Kerja Bersama Bakti untuk Negeri”. Aksi yang berlangsung pada Minggu (23/8/2026) ini melibatkan puluhan warga bersama elemen masyarakat sekitar untuk membersihkan sejumlah titik vital di kawasan Desa Pekik Nyaring, Kabupaten Bengkulu Tengah.

    Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari ini menyasar fasilitas publik utama, termasuk akses jalan umum desa, area di depan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan), hingga kawasan lapangan sepak bola yang kerap menjadi pusat interaksi warga. Sebanyak 34 peserta terjun langsung membawa perlengkapan kebersihan, bahu-membahu menata lingkungan agar lebih asri dan nyaman bagi aktivitas sehari-hari.

    Kolaborasi Masyarakat dan LDII dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan

    Inisiatif ini bukan sekadar rutinitas pembersihan sampah, melainkan manifestasi dari kepedulian warga LDII terhadap kualitas hidup di lingkungan sekitar. Kehadiran tokoh masyarakat dan unsur pemerintahan desa memberikan energi tambahan bagi para peserta yang antusias merapikan rumput liar, membersihkan selokan, serta memungut sampah plastik di sepanjang jalan utama.

    Ketua PAC LDII Pekik Nyaring, Siswadi, S.Kom., yang memimpin langsung jalannya aksi ini, menekankan bahwa spirit gotong royong adalah kunci utama dalam membangun harmoni sosial. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab moral yang harus diwariskan secara berkelanjutan kepada generasi berikutnya.

    “Kerja bersama ini merupakan bentuk kepedulian warga LDII kepada lingkungan dan masyarakat. Kami berharap kegiatan sederhana ini dapat memberikan manfaat nyata sekaligus mempererat silaturahim antara warga LDII dengan masyarakat Desa Pekik Nyaring,” ujar Siswadi di sela-sela kegiatan.

    Beliau juga menambahkan bahwa kebersihan lingkungan yang terjaga dengan baik akan memberikan dampak positif bagi kenyamanan publik. Hal ini sejalan dengan prinsip bahwa menjaga keasrian tempat tinggal adalah bagian dari kontribusi kecil yang bermakna besar bagi daerah.

    Implementasi Gerakan Nasional LDII Melalui Kontribusi Positif di Daerah

    Gerakan “Kerja Bersama Bakti untuk Negeri” yang dilaksanakan di tingkat desa ini sebenarnya merupakan bagian integral dari visi besar LDII secara nasional. Melalui program-program kemasyarakatan yang terukur, LDII mendorong warganya untuk tidak hanya aktif secara spiritual, tetapi juga responsif terhadap dinamika dan kebutuhan sosial di sekitarnya.

    Budaya gotong royong yang semakin tergerus oleh zaman coba dihidupkan kembali melalui aksi nyata di lapangan. Partisipasi aktif dalam menjaga fasilitas umum menunjukkan bahwa organisasi ini berupaya menjadi mitra strategis bagi pemerintah desa dalam menciptakan lingkungan yang harmonis dan tertata.

    Bagi LDII, bakti kepada tanah air dapat dimulai dari langkah-langkah presisi di tingkat mikro, seperti memastikan lingkungan tempat tinggal bersih dan sehat. Komunikasi yang terjalin selama proses kerja bakti ini pun efektif mencairkan sekat-sekat sosial, memperkuat persaudaraan, dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap desa.

    Dukungan dan Apresiasi Pemerintah Desa Terhadap Inisiatif Warga

    Aksi sosial ini mendapat respons positif dari otoritas setempat. Bapak Ponijo, mewakili unsur Pemerintahan Desa Pekik Nyaring, yang turut hadir di lokasi memberikan apresiasi mendalam atas inisiatif kolektif yang ditunjukkan oleh warga LDII. Kehadiran pemerintah desa di tengah kegiatan ini menjadi bukti adanya sinergi yang solid antara lembaga dakwah dan pemangku kebijakan lokal.

    “Kami sangat mengapresiasi warga LDII yang mau bersama-sama dengan masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong. Ini menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan kebersamaan dengan warga sekitar. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan menjadi contoh bagi masyarakat lainnya,” ungkap Ponijo dengan nada bangga.

    Pihak desa berharap agar pola komunikasi dan kerja sama seperti ini tidak berhenti pada satu momentum saja. Ke depan, kolaborasi serupa diharapkan dapat menjangkau aspek-aspek pembangunan lainnya guna mengakselerasi kesejahteraan masyarakat desa secara keseluruhan.

    Kegiatan pun diakhiri dengan suasana kekeluargaan yang kental. Lingkungan yang kini tampil lebih bersih dan rapi menjadi bukti fisik dari semangat “Bakti untuk Negeri” yang diusung. Lebih dari sekadar membersihkan kotoran fisik, aksi ini telah berhasil “membersihkan” jarak sosial, mempererat simpul persaudaraan, dan mengukuhkan komitmen bersama untuk membangun desa yang lebih baik.

    📖 Glosarium Istilah

    • PAC (Pimpinan Anak Cabang): Tingkatan struktur organisasi LDII yang berada di tingkat desa atau kelurahan.
    • Gotong Royong: Budaya bekerja bersama-sama dalam menyelesaikan suatu tugas atau kepentingan umum demi kepentingan bersama.
    • Bakti untuk Negeri: Gerakan sosial LDII yang berfokus pada kontribusi nyata warga untuk kepentingan bangsa dan negara di berbagai bidang.
    • Puskeswan: Pusat Kesehatan Hewan, fasilitas pelayanan kesehatan yang disediakan pemerintah untuk hewan ternak maupun peliharaan di tingkat daerah.

    Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.