Yunara Pimpin LDII Cianjur 2026-2031, Siap Perkuat Sinergi Lewat Musda VII

Yunara Pimpin LDII Cianjur 2026-2031, Siap Perkuat Sinergi Lewat Musda VII
foto: ilustrasi
  • CIANJUR – Dinamika kepemimpinan di tubuh DPD LDII Kabupaten Cianjur memasuki babak baru. Melalui gelaran Musyawarah Daerah (Musda) VII yang berlangsung khidmat pada Sabtu (25/07/2026), Yunara, S.Pd., M.Pd., resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD LDII Kabupaten Cianjur masa bakti 2026-2031. Proses pemilihan yang berlangsung secara aklamasi ini mencerminkan soliditas internal organisasi dalam menentukan arah perjuangan lima tahun ke depan.

    Regenerasi dan Purna Tugas Ade Suherlan

    Terpilihnya Yunara menandai berakhirnya masa kepemimpinan Ade Suherlan yang telah mendedikasikan dirinya selama 15 tahun atau tiga periode berturut-turut. Ade secara tegas menyatakan tidak bersedia dicalonkan kembali. Langkah ini ia ambil bukan tanpa alasan; selain karena faktor kesehatan, ia ingin memberikan ruang yang luas bagi proses regenerasi demi penyegaran organisasi.

    Estafet kepemimpinan ini tidak hanya melibatkan figur ketua semata. Dalam menjalankan roda organisasi ke depan, Yunara akan didampingi oleh Hendri Supriyanto, S.Pd., M.Pd., yang dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris. Duet akademisi ini diharapkan mampu membawa perspektif baru dalam pengelolaan organisasi yang lebih modern dan adaptif terhadap tantangan zaman.

    Visi Sinergi dan Kebermanfaatan Masyarakat

    Usai ditetapkan sebagai nakhoda baru, Yunara langsung menekankan pentingnya kerja kolektif. Ia menyadari bahwa tantangan dakwah dan sosial di Kabupaten Cianjur memerlukan kerja sama tim yang solid dari seluruh jajaran pengurus di berbagai tingkatan.

    "Saya berharap semua pengurus bisa saling bahu membahu dalam merealisasikan program kerja. Tujuannya agar keberadaan LDII benar-benar dapat dirasakan manfaatnya di tengah-tengah masyarakat," ujar Yunara.

    Pesan ini menegaskan komitmen Yunara untuk membawa LDII menjadi organisasi yang inklusif dan solutif. Fokus utamanya tidak bergeser dari pengabdian, namun akan lebih dipertajam melalui aksi-aksi nyata yang menyentuh kebutuhan warga Cianjur secara langsung.

    Mengawal Delapan Bidang Pengabdian untuk Bangsa

    Di bawah kepemimpinan baru ini, DPD LDII Cianjur berkomitmen penuh untuk terus mengakselerasi implementasi "Delapan Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa". Delapan pilar strategis tersebut meliputi:

    • Wawasan Kebangsaan
    • Prinsip Keagamaan dan Dakwah
    • Pendidikan
    • Kesehatan Alami (Herbal)
    • Ketahanan Pangan dan Lingkungan
    • Ekonomi Syariah
    • Energi Baru Terbarukan
    • Teknologi Digital

    Melalui delapan klaster ini, LDII berupaya memberikan kontribusi yang komprehensif bagi pembangunan nasional yang dimulai dari tingkat daerah.

    Harmonisasi Menuju Cianjur Berjaya

    Musda VII kali ini mengusung tema yang cukup ambisius namun terukur, yakni "Penguatan Kontribusi LDII Untuk Cianjur Berjaya menuju Jawa Barat Istimewa". Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan peta jalan bagi Yunara dan timnya untuk menyelaraskan program kerja organisasi dengan visi pembangunan Pemerintah Kabupaten Cianjur.

    Sinergi dengan pemerintah daerah menjadi kunci utama. Dengan dukungan dari berbagai elemen, LDII Cianjur berupaya menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang tidak hanya religius, tetapi juga mandiri secara ekonomi dan kuat secara intelektual.

  • Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.