Strategi LDII Sampit Wujudkan Generasi Profesional Religius Melalui Penguatan Tri Sukses

Strategi LDII Sampit Wujudkan Generasi Profesional Religius Melalui Penguatan Tri Sukses
foto: ilustrasi
  • SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Kotawaringin Timur kembali mempertegas komitmennya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul melalui penguatan program "Tri Sukses". Inisiatif ini dirancang untuk menjawab tantangan zaman yang kian kompleks, di mana kecerdasan intelektual saja dianggap tidak lagi mencukupi tanpa dibarengi dengan fondasi moral dan kemandirian yang kokoh.

    Menakar Urgensi Tri Sukses di Tengah Arus Modernisasi

    Program Tri Sukses yang menjadi pilar pembinaan LDII mencakup tiga aspek utama: alim-faqih (memiliki kedalaman ilmu agama), akhlakul karimah (berbudi pekerti luhur), dan mandiri. Di Sampit, implementasi program ini menyasar para pemuda dan warga LDII agar mampu menjadi warga negara yang kontributif bagi pembangunan daerah.

    Kondisi sosial yang dinamis di Kalimantan Tengah menuntut adanya penyeimbang antara kemajuan ekonomi dan stabilitas spiritual. LDII memandang bahwa pembinaan karakter harus dimulai sejak dini melalui pengajian berkelanjutan dan praktik lapangan yang terukur.

    "Kita tidak hanya membutuhkan generasi yang pintar secara akademis, namun yang lebih utama adalah mereka yang memiliki sifat jujur, amanah, dan mampu bekerja keras secara mandiri untuk kemaslahatan umat," ujar H. Dasmono, Ketua DPD LDII Kotawaringin Timur saat memberikan arahan dalam pertemuan rutin organisasi.

    Langkah Taktis Pembinaan Generasi Muda

    Dalam praktiknya, LDII Sampit mengintegrasikan kurikulum agama dengan pelatihan keterampilan (soft skills). Para santri dan pemuda didorong untuk tidak sekadar memahami teks keagamaan, tetapi juga mampu menerjemahkannya ke dalam perilaku sehari-hari yang santun dan produktif.

    • Pembinaan Alim-Faqih: Fokus pada penguatan pemahaman Al-Quran dan Al-Hadits agar memiliki dasar hukum yang kuat dalam bertindak.
    • Penerapan Akhlakul Karimah: Menanamkan nilai luhur seperti rukun, kompak, dan kerja sama yang baik antar sesama warga maupun masyarakat luas.
    • Kemandirian Ekonomi: Memberikan pelatihan kewirausahaan dan keterampilan teknis agar pemuda tidak bergantung pada lapangan kerja formal yang terbatas.

    Metode ini terbukti efektif dalam meminimalkan dampak negatif pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Dengan kesibukan yang positif dan terarah, energi para pemuda tersalurkan untuk hal-hal yang bersifat membangun.

    Sinergi dengan Pemerintah Daerah

    Upaya LDII Sampit ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur dalam meningkatkan kualitas SDM. Sinergi antara ormas keagamaan dan pemerintah dianggap sebagai kunci sukses dalam menjaga kondusivitas wilayah sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis komunitas.

    "Dukungan dari pemerintah dan tokoh masyarakat sangat kami hargai. Hal ini membuktikan bahwa pembinaan karakter adalah tanggung jawab kolektif demi masa depan Kotim yang lebih baik," tambah H. Dasmono.

    Program pembinaan ini tidak bersifat eksklusif, melainkan terbuka untuk kolaborasi dengan berbagai pihak yang memiliki visi serupa dalam pemberdayaan masyarakat. Melalui Tri Sukses, LDII optimistis dapat melahirkan figur-figur pemimpin masa depan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki integritas moral yang tidak tergoyahkan.

    Glossary: Memahami Istilah

    • Tri Sukses: Tiga target keberhasilan pembinaan LDII (Alim-Faqih, Akhlakul Karimah, Mandiri).
    • Alim-Faqih: Seseorang yang memiliki ilmu agama luas sekaligus memahami cara menerapkannya dengan benar.
    • Akhlakul Karimah: Perilaku atau budi pekerti yang mulia sesuai tuntunan agama.
    • Mandiri: Kemampuan untuk mencukupi kebutuhan hidup tanpa membebani orang lain melalui usaha yang halal.
    • DPD LDII: Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia di tingkat Kabupaten/Kota.
  • Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.