BEKASI – Sebagai upaya konkret dalam mencetak generasi penerus yang berintegritas, Yayasan Pena Ilmu berkolaborasi dengan LDII Kota Bekasi sukses menyelenggarakan Festival Generasi Pena Ilmu (FGPI). Perhelatan akbar yang melibatkan sekitar 1.000 peserta dari kalangan generasi muda ini dipusatkan di Komplek Puri Idaman, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu dan Minggu, 20–21 Juli 2026. Agenda ini menitikberatkan pada penanaman nilai moral dan kemandirian guna menghadapi dinamika zaman yang kian kompleks.
Fokus Pembinaan: 29 Karakter Luhur
Bagi LDII, pembinaan generasi muda bukan sekadar program rutin, melainkan investasi strategis jangka panjang. Ketua LDII Kota Bekasi, Ari Wijanarko, menegaskan bahwa penempaan karakter sejak usia dini merupakan kunci utama dalam membentuk sumber daya manusia yang kompetitif sekaligus religius.
Ari memaparkan bahwa pihaknya secara konsisten mengimplementasikan konsep 29 karakter luhur dalam setiap pola pembinaan. Konsep ini dirancang agar generasi muda memiliki pondasi yang kuat secara mental dan spiritual. Langkah ini diambil sebagai langkah preventif sekaligus proaktif di tengah derasnya arus globalisasi.
“Anak-anak kita merupakan aset besar yang melanjutkan perjuangan bangsa ini,” ujar Ari Wijanarko saat memberikan sambutan di lokasi acara.
Ia pun menekankan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan yang dibarengi dengan adab yang baik. Menurutnya, seluruh elemen pemuda di bawah naungan LDII didorong untuk tumbuh menjadi pribadi yang bermanfaat luas bagi masyarakat sekitar. “Semua anak-anak supaya memiliki 29 karakter luhur,” tambah Ari, merujuk pada profil ideal pemuda yang berakhlakul karimah.
Apresiasi dan Dukungan Pemerintah Kota Bekasi
Inisiatif yang dilakukan oleh LDII dan Yayasan Pena Ilmu ini mendapat respon positif dari jajaran pemerintah setempat. Plt Asisten Daerah 2 Pemerintah Kota Bekasi, H. Agus Arfa Senjaya, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi ormas dan yayasan dalam membantu tugas pemerintah di bidang pengembangan pemuda.
Agus menilai, kegiatan seperti FGPI adalah manifestasi nyata dari peran aktif masyarakat dalam menjaga kualitas moralitas generasi baru di Kota Bekasi. Ia berharap sinergi ini tidak berhenti pada satu momentum saja, melainkan menjadi gerakan masif yang berkelanjutan.
“Pemerintah sangat mendukung sekali adanya kegiatan ini. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dikembangkan khususnya oleh LDII Kota Bekasi dan umumnya oleh masyarakat,” tegas Agus Arfa Senjaya dengan optimis.
Capaian Pendidikan Karakter Yayasan Pena Ilmu
Ketua Yayasan Pena Ilmu, Ericko Chandra Utama, menjelaskan bahwa Festival Generasi Pena Ilmu merupakan puncak apresiasi terhadap proses pembelajaran yang telah dilalui para siswa di sekolah karakter. Kegiatan ini didesain secara menarik agar peserta, mulai dari jenjang kanak-kanak hingga remaja, mendapatkan pengalaman edukatif yang tidak membosankan.
Ericko mengungkapkan bahwa saat ini Yayasan Pena Ilmu telah menaungi 51 sekolah karakter yang tersebar di wilayah strategis, mulai dari Kota Bekasi hingga Jakarta Timur. Metodologi yang digunakan pun bervariasi, mengombinasikan materi di dalam kelas dengan praktik kemandirian di lapangan yang disesuaikan dengan tingkatan usia peserta.
“Kami berharap generasi penerus ini bisa menjadi generasi yang sukses dan berakhlak mulia. Sukses memiliki ilmu yang tinggi, paham ilmu dunia maupun ilmu agama, serta menjadi pribadi yang mandiri dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas Ericko.
Melalui FGPI, LDII dan Yayasan Pena Ilmu optimis bahwa pola pembinaan yang terintegrasi antara intelektualitas, spiritualitas, dan kemandirian ekonomi dapat menjadi solusi dalam menjawab tantangan krisis karakter di masa depan.
📖 Glosarium Istilah
- FGPI (Festival Generasi Pena Ilmu): Ajang apresiasi dan unjuk kemampuan bagi siswa sekolah karakter di bawah naungan Yayasan Pena Ilmu.
- 29 Karakter Luhur: Sistem nilai pembinaan karakter dalam LDII yang mencakup aspek religiusitas, kemandirian, dan moralitas sosial.
- Sekolah Karakter: Lembaga pendidikan informal atau non-formal yang berfokus pada pembentukan perilaku dan adab siswa.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.