Merajut Kebersamaan dalam Bingkai Moderasi Beragama
KEDIRI – Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Kediri resmi menerima kunjungan kerja strategis dari Forum Komunikasi Majelis Taklim (FKMT) Kabupaten Kediri pada Senin (20/7/2026). Pertemuan yang berlangsung di markas DPD LDII Kabupaten Kediri ini menjadi momentum krusial bagi kedua belah pihak untuk mempererat tali ukhuwah islamiyah serta memperluas cakupan kolaborasi lintas organisasi keagamaan di wilayah Kediri dan sekitarnya.
Kedatangan rombongan FKMT disambut dengan penuh kehangatan oleh jajaran pengurus harian LDII. Pertemuan ini tidak sekadar menjadi ajang seremoni formal, melainkan sebuah dialog mendalam mengenai peran majelis taklim dalam membangun harmoni sosial di tengah keragaman pandangan ormas Islam saat ini.
Sinergi Lintas Ormas: Dari NU hingga LDII
Ketua DPD LDII Kabupaten Kediri, dr. Agus Sukisno, yang didampingi oleh jajaran pengurus harian lainnya, menegaskan komitmen organisasi untuk terus membuka diri dan bersinergi dengan seluruh elemen umat. Menurutnya, kerja sama lintas sektoral sangat diperlukan untuk memastikan program-program keagamaan dapat menyentuh aspek kemaslahatan masyarakat secara lebih luas dan inklusif.
Di sisi lain, Ketua FKMT Kabupaten Kediri, Riza Sahlan Siroj, memberikan apresiasi tinggi terhadap keterbukaan LDII. Ia menilai sambutan yang diberikan sangat mencerminkan semangat persaudaraan yang tulus.
"Kami dari FKMT bersama dengan rombongan mendapatkan sambutan yang luar biasa hangat dari teman-teman DPD LDII Kabupaten Kediri, khususnya Bapak dr. Agus Sukisno. Alhamdulillah, terima kasih atas jamuannya dan seluruh pengurus, jazakumullahu khairon," ujar Riza Sahlan Siroj.
Riza menekankan bahwa FKMT memiliki peran unik sebagai wadah pemersatu. Forum ini menjadi jembatan bagi berbagai organisasi besar seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Al Irsyad, dan kini semakin diperkuat dengan kehadiran aktif LDII di dalamnya. Penyatuan visi ini dianggap sebagai fondasi utama dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Mewujudkan Kediri sebagai Bumi Panjalu yang Rahmatan Lil Alamin
Narasi besar yang dibawa dalam pertemuan ini adalah bagaimana menjadikan Kediri tetap kokoh sebagai "Bumi Panjalu"—sebuah istilah historis yang merujuk pada kekuatan kearifan lokal Kediri yang damai dan toleran. Riza mengajak seluruh elemen majelis taklim untuk melampaui sekat-sekat latar belakang organisasi demi tujuan yang lebih mulia, yakni menjadi rahmat bagi semesta alam.
"FKMT ini sebagai wadah silaturahim dari berbagai ormas dan majelis taklim, baik itu Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Al Irsyad, dan di tengah-tengah kita bersama-sama LDII. Kita bersama-sama menjadikan Kediri sebagai Bumi Panjalu yang penuh dengan kekuatan rahmatan lil alamin," tambah Riza dengan penuh optimisme.
Langkah nyata dari silaturahmi ini bukan hanya berhenti pada diskusi di meja tamu. Hasil dari pertemuan ini dipastikan akan menjadi rujukan strategis dalam penyusunan agenda jangka panjang FKMT. Program-program yang digodok diharapkan mampu menjawab tantangan zaman, mulai dari penguatan literasi agama hingga pemberdayaan ekonomi umat.
Orientasi Program Kerja 2026-2031
Secara teknis, diskusi antara pengurus LDII dan FKMT ini juga menyinggung persiapan Rapat Kerja (Raker) periode 2026-2031. Kedua organisasi sepakat bahwa sinergi yang terbangun saat ini harus ditransformasikan ke dalam bentuk program kerja yang konkret dan terukur.
"Semoga silaturahim kali ini memberikan manfaat yang akan kita jadikan acuan nanti sebagai bahan rapat kerja 2026-2031 untuk kemajuan Kediri," pungkas Riza menutup pernyataannya.
Melalui konsolidasi ini, DPD LDII Kabupaten Kediri dan FKMT berharap dapat terus berjalan beriringan. Harapannya, harmonisasi ini menjadi teladan bagi wilayah lain dalam mengelola perbedaan organisasi menjadi kekuatan kolektif untuk menciptakan masyarakat yang religius, berakhlak mulia, dan senantiasa hidup dalam kedamaian.
📚 Glossarium Istilah Jurnalistik & Keagamaan
- Ukhuwah Islamiyah: Konsep persaudaraan antar sesama umat Islam yang didasari oleh kesamaan aqidah dan ikatan spiritual.
- Bumi Panjalu: Sebutan historis untuk wilayah Kediri, merujuk pada Kerajaan Panjalu (Kadiri) yang melambangkan kejayaan dan nilai luhur lokal.
- Rahmatan Lil Alamin: Islam sebagai agama yang membawa rahmat, kasih sayang, dan kedamaian bagi seluruh alam semesta, bukan hanya untuk manusia.
- Inverted Pyramid: Struktur penulisan berita di mana informasi paling penting diletakkan di bagian awal (puncak), diikuti oleh detail pendukung.
- Moderasi Beragama: Cara pandang, sikap, dan praktik beragama dalam kehidupan bersama dengan cara mengejawantahkan esensi ajaran agama yang melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan umum.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.