Perkuat Karakter Menuju Indonesia Emas 2045, Asisten I Wali Kota Padang Buka CAI ke-47 LDII

Perkuat Karakter Menuju Indonesia Emas 2045, Asisten I Wali Kota Padang Buka CAI ke-47 LDII
foto: ilustrasi
  • PADANG – Asisten I Wali Kota Padang, Tarmizi Ismail, secara resmi membuka agenda tahunan Cinta Alam Indonesia (CAI) ke-47 yang diselenggarakan oleh LDII Kota Padang di Gedung Serba Guna (GSG) Ponpes Miftahul Huda, Sabtu (11/7). Perkemahan yang diikuti oleh ratusan peserta dari jenjang pendidikan SMP, mahasiswa, hingga kalangan pekerja ini diproyeksikan sebagai instrumen strategis dalam membentuk kedisiplinan, penguatan karakter, serta penanaman wawasan kebangsaan yang kokoh.

    Apresiasi Pemerintah Kota Terhadap Pembinaan Generasi Muda

    Dalam kesempatan tersebut, Tarmizi Ismail memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran LDII Kota Padang yang dinilai konsisten dalam menyelenggarakan program pembinaan kepemudaan. Baginya, kegiatan seperti CAI merupakan bekal krusial bagi para pemuda untuk tumbuh di lingkungan yang sehat secara moral dan spiritual.

    “Kalian harus bangga menjadi bagian dari LDII dan mengikuti pembinaan di CAI ke-47 ini. Kegiatan seperti ini sangat positif dan perlu terus dilanjutkan untuk mempersiapkan generasi emas Indonesia pada tahun 2045, terutama di Kota Padang,” ujar Tarmizi Ismail di hadapan para peserta.

    Tarmizi membedah bahwa pondasi karakter yang diletakkan sejak dini akan menjadi penentu keberhasilan seseorang dalam meniti anak tangga kesuksesan. Ia menitipkan pesan agar para peserta mampu menginternalisasi tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, mulai dari ketaatan beribadah, rajin belajar, hingga pola hidup disiplin seperti bangun pagi dan istirahat tepat waktu.

    Mencetak SDM Profesional Religius

    Senada dengan komitmen pemerintah daerah, Sekretaris DPW LDII Sumatera Barat, H. Muhammad Abdillah, menjelaskan bahwa CAI adalah bagian integral dari peta jalan pembinaan LDII yang berkelanjutan. Fokus utamanya tidak hanya terbatas pada pendalaman ilmu agama semata, namun juga mencakup kesiapan mental dalam menghadapi dinamika zaman yang kian kompetitif.

    “Para peserta yang saat ini berkumpul untuk mendapatkan pembekalan agar bisa menyerap materi dengan baik. Setelah acara ini berakhir, diharapkan ada peningkatan kualitas diri yang dapat kita rasakan. Kami dari LDII terus mendorong pembinaan generasi muda supaya memiliki karakter kuat, berwawasan kebangsaan, dan mampu memberi manfaat bagi masyarakat di sekitarnya,” tutur H. Muhammad Abdillah menjelaskan esensi kegiatan tersebut.

    Lebih lanjut, Abdillah menegaskan bahwa LDII berkomitmen penuh untuk mencetak warga negara yang baik (good citizen). Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari diharapkan mampu membentengi para pemuda dari risiko kenakalan remaja yang kian marak.

    Sinergi Program Smart Surau dan Padang Juara

    Kehadiran perwakilan Pemerintah Kota Padang dalam agenda ini juga dipandang sebagai wujud sinergi yang harmonis. Program-program unggulan Pemko Padang, seperti Smart Surau dan Padang Juara, dinilai memiliki irisan yang sama dengan visi LDII dalam mencetak generasi profesional religius yang taat beribadah dan mandiri.

    Ketua Pelaksana CAI ke-47 LDII Kota Padang, Khairul Yazid, melaporkan bahwa rangkaian kegiatan ini berlangsung secara intensif selama tiga hari, mulai Jumat sore hingga Minggu sore. Penyelenggara berharap seluruh materi yang disampaikan, baik yang bersifat fisik maupun spiritual, dapat diimplementasikan dalam kehidupan sosial para peserta.

    Dengan berakhirnya seremoni pembukaan, ratusan pemuda LDII kini bersiap melalui proses tempaan karakter yang diharapkan mampu mencetak pribadi yang berakhlakul karimah, mandiri, dan memiliki kemauan keras untuk berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

    Glossary CAI ke-47

    • CAI (Cinta Alam Indonesia): Program perkemahan dan pembinaan karakter tahunan LDII yang ditujukan untuk generasi muda.
    • Generus: Singkatan dari Generasi Menerus, sebutan untuk anak muda yang sedang dalam masa pembinaan.
    • Indonesia Emas 2045: Visi jangka panjang pemerintah Indonesia untuk menjadi negara maju tepat pada 100 tahun kemerdekaannya.
    • Profesional Religius: Profil SDM ideal yang memiliki kompetensi keahlian (profesional) sekaligus memiliki dasar moral agama yang kuat (religius).
    • GSG: Gedung Serba Guna.
  • Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.