Perkuat Kamtibmas Depok, LDII Beji Jalin Sinergi Strategis Bersama Unsur Tiga Pilar

Perkuat Kamtibmas Depok, LDII Beji Jalin Sinergi Strategis Bersama Unsur Tiga Pilar
foto: ilustrasi
  • Sinergi Lintas Sektoral Demi Stabilitas Keamanan Wilayah

    Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII) Kecamatan Beji menginisiasi pertemuan silaturahim strategis bersama Forum Tiga Pilar Kecamatan Beji di Gedung Yayasan Al-Makmur Mandiri, Depok, pada Kamis (25/6/2026). Forum yang melibatkan unsur Pemerintah Kecamatan, TNI, dan Polri ini bertujuan untuk mempertajam pola komunikasi serta memperkuat koordinasi dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Beji dan sekitarnya.

    Ketua PC LDII Beji, Saeful Andi, mengungkapkan bahwa agenda ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan upaya konkret untuk menyelaraskan visi antara organisasi kemasyarakatan dengan aparat penegak hukum serta otoritas wilayah. Melalui sinergi yang kokoh, diharapkan setiap potensi gangguan keamanan dapat dideteksi dan dimitigasi sejak dini secara kolektif.

    "Tujuannya untuk membangun komunikasi, koordinasi, dan jalinan kerja sama yang baik serta mensinergikan LDII dengan tiga pilar," ujar Saeful Andi.

    Lebih lanjut, Saeful menekankan bahwa forum ini menjadi wadah pertukaran informasi yang krusial. Warga LDII diajak untuk mendengarkan langsung arahan dari masing-masing unsur Tiga Pilar guna meningkatkan kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan tempat tinggal mereka.

    "Kami berharap tiga pilar dapat berbagi wawasan mengenai kamtibmas sesuai peran masing-masing, sehingga masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga lingkungan bersama," tambahnya.

    Apresiasi dari Otoritas Wilayah

    Langkah proaktif LDII ini disambut hangat oleh Camat Beji, Agus Sofan. Dalam pemaparannya, ia menyebutkan bahwa kondisi keamanan di Kecamatan Beji tetap terkendali berkat partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, stabilitas wilayah tidak bisa hanya mengandalkan petugas keamanan, tetapi membutuhkan peran serta ormas yang memiliki basis massa kuat.

    "Situasi kamtibmas di Kecamatan Beji saat ini aman, kondusif, dan terkendali. Hal ini tidak lepas dari sinergi seluruh unsur, termasuk masyarakat, dalam menjaga lingkungan," tegas Agus Sofan.

    Senada dengan hal tersebut, Kapolsek Beji Kompol Antonius turut memberikan apresiasi tinggi terhadap program pembinaan generasi muda yang dijalankan oleh LDII. Ia menilai, pembinaan spiritual dan sosial yang intensif merupakan langkah preventif paling efektif untuk menjauhkan remaja dari perilaku negatif yang meresahkan masyarakat.

    "Banyak kegiatan yang dilakukan di sini, ternyata luar biasa dan bisa membantu kami, khususnya dalam rangka menjaga kamtibmas," kata Kompol Antonius.

    Kapolsek Beji menjelaskan bahwa pembinaan terhadap anak-anak dan remaja mampu meminimalkan risiko terjadinya tawuran antar-pelajar serta penyalahgunaan narkotika. Ia berharap pola kolaborasi semacam ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan frekuensinya.

    "Peran organisasi keagamaan seperti LDII sangat luar biasa. Kegiatan seperti ini perlu dipertahankan dan ditingkatkan agar dapat menjadi contoh bagi lingkungan lainnya," imbuh Kapolsek.

    Menghadapi Tantangan di Era Digital

    Dari sisi pertahanan, Danramil 02/Beji Mayor Inf Prasetya menyoroti pentingnya memperkuat ukhuwah atau persaudaraan di tengah derasnya arus informasi digital. Menurutnya, kerukunan bangsa saat ini seringkali diuji oleh penyebaran berita bohong (hoaks) yang berpotensi memecah belah masyarakat.

    "Ini adalah kegiatan yang positif karena menjadi ajang silaturahmi untuk menguatkan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah insaniyah, dan ukhuwah wathaniyah," jelas Mayor Inf Prasetya.

    Ia mendorong agar seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan pengurus ormas, terus menjadi agen pendingin (cooling system) di tengah masyarakat. Dengan sinergi antara Polsek, Koramil, Kecamatan, dan LDII, tantangan sosial seberat apa pun akan lebih mudah diatasi.

    "Ketika ada kegiatan seperti ini, kita bisa berkolaborasi antara Polsek, Kecamatan, Koramil, dan seluruh unsur masyarakat. Kegiatan positif seperti ini juga bisa menjadi contoh bagi organisasi lain," tutup Danramil.

    Glossary Istilah

    • Tiga Pilar: Sinergi tiga unsur utama penggerak keamanan wilayah di tingkat kecamatan/desa, yakni Pemerintah (Camat/Lurah), TNI (Babinsa/Danramil), dan Polri (Bhabinkamtibmas/Kapolsek).
    • Kamtibmas: Keamanan dan Ketertiban Masyarakat; suatu kondisi dinamis masyarakat sebagai salah satu prasyarat terselenggaranya proses pembangunan nasional.
    • Ukhuwah Islamiyah: Persaudaraan yang dijalin antar sesama umat Islam.
    • Ukhuwah Wathaniyah: Persaudaraan yang didasarkan pada ikatan kebangsaan dan tanah air, tanpa memandang perbedaan agama atau suku.
    • Langkah Preventif: Tindakan pencegahan yang dilakukan sebelum suatu masalah atau tindak pelanggaran terjadi.
  • Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.