Di tengah upaya menjaga stabilitas sosial dan religiusitas di Kota Metro, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kota Metro menghadiri secara langsung prosesi pengukuhan jajaran pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) tingkat kota dan kecamatan se-Kota Metro. Perhelatan yang menjadi momentum penguatan ukhuwah Islamiyah ini dilangsungkan di aula Pemerintah Kota Metro, Lampung, pada Jumat (10/7/2026).
Komitmen Kolaborasi Antar Ormas Islam
Kehadiran LDII dalam agenda ini bukan sekadar memenuhi undangan formal, melainkan bentuk manifestasi dukungan terhadap kokohnya kemitraan antara tokoh agama dan pemerintah daerah. Dinamika pembangunan di Kota Metro dinilai memerlukan keterlibatan aktif dari seluruh elemen organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam guna memastikan terciptanya kondusivitas wilayah.
“Kami mendukung penuh penguatan sinergi yang terjalin antara ulama dengan pemerintah. Selain itu, sinergi antarormas Islam juga menjadi kunci utama dalam menjaga kerukunan umat yang sudah berjalan sangat baik di Kota Metro,” ujar Wakil Ketua DPD LDII Kota Metro, Muhammad Reza Pahlevi.
Reza menekankan bahwa LDII menaruh perhatian besar pada keberlanjutan kolaborasi lintas sektoral. Pihaknya berkomitmen untuk terus membuka ruang dialog dan kerja sama dengan MUI, jajaran pemerintah daerah, serta organisasi keagamaan lainnya. Langkah ini diambil demi menjaga persatuan umat dan mengakselerasi terwujudnya Kota Metro yang aman, damai, serta membawa kebahagiaan bagi seluruh warganya.
Khidmat untuk Umat dan Resolusi Persoalan Keagamaan
Pihak MUI Kota Metro sendiri menyatakan kesiapannya untuk meningkatkan eskalasi kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan. Sebagai wadah berkumpulnya para ulama, MUI memikul tanggung jawab besar sebagai jembatan aspirasi sekaligus benteng moral masyarakat.
“Kami memiliki komitmen kuat untuk senantiasa berkhidmat bagi kepentingan umat. Hal ini akan kami tempuh melalui penguatan sinergi yang harmonis antara ulama dan umara,” kata Ketua MUI Kota Metro, Misfani Ramli.
Wali Kota Metro, Bambang Santoso, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi terhadap pola hubungan yang harmonis antarormas Islam di wilayahnya. Ia menyebutkan bahwa keberadaan organisasi seperti NU, Muhammadiyah, dan LDII yang saling mendukung telah menjadi fondasi kuat bagi stabilitas keamanan di Kota Metro.
“Alhamdulillah, hasilnya bisa kita rasakan bersama. Kerukunan umat beragama di Kota Metro terjalin dengan sangat baik, terlihat dari hubungan harmonis antara NU, Muhammadiyah, dan LDII. Situasi kota saat ini tetap aman dan damai berkat kerja sama semua pihak,” pungkas Bambang Santoso.
Dalam kesempatan tersebut, Bambang juga menitipkan pesan strategis agar pengurus MUI Kota Metro yang baru dilantik dapat berperan lebih proaktif. MUI diharapkan mampu menjadi navigator dalam memberikan solusi atas berbagai persoalan keagamaan yang muncul di akar rumput.
“MUI harus hadir memberikan solusi, termasuk dalam penyelesaian jika terjadi dinamika terkait pendirian rumah ibadah, agar semuanya tetap berjalan sesuai dengan regulasi dan ketentuan yang berlaku,” tutup Bambang Santoso dengan nada optimis.
Glossary: Istilah Terkait
- Ulama: Pemuka agama atau orang yang memiliki pengetahuan mendalam tentang ilmu agama Islam.
- Umara: Pemimpin pemerintahan atau pemegang otoritas politik (pemerintah).
- DPD LDII: Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia, struktur organisasi tingkat kabupaten/kota.
- MUI: Majelis Ulama Indonesia, lembaga swadaya masyarakat yang mewadahi ulama, zuama, dan cendekiawan Islam.
- Berkhidmat: Melayani, mengabdi, atau mencurahkan tenaga dan pikiran untuk kepentingan masyarakat.
- Ukhuwah Islamiyah: Persaudaraan antar sesama umat Islam tanpa memandang perbedaan latar belakang organisasi atau sosial.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.