BALEENDAH – Memasuki periode kepengurusan baru, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Bandung tancap gas memperkuat mesin organisasi melalui konsolidasi masif hingga ke tingkat akar rumput. Dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) yang digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Sekretariat LDII Baleendah pada Minggu (5/7/2026), Sekretaris DPD LDII Kabupaten Bandung, Arif Nurul Iman, menginstruksikan seluruh jajaran pengurus untuk segera mengoptimalkan peran mereka demi menjaga soliditas internal dan memperluas kebermanfaatan organisasi di tengah masyarakat.
Agenda strategis ini menjadi titik awal bagi 12 bidang kepengurusan untuk menyelaraskan visi pasca-Musda. Arif menekankan bahwa tantangan organisasi ke depan tidaklah ringan, sehingga menuntut kesiapan mental dan manajerial dari para pengurus harian maupun pengurus bidang. Ia mengajak seluruh elemen organisasi untuk bersikap proaktif dalam menjalankan amanah guna mencapai target-target pembinaan umat yang telah dicanangkan.
Membangun Reputasi Lewat Diplomasi dan Komunikasi
Arif Nurul Iman menggarisbawahi bahwa kualitas komunikasi adalah nyawa bagi sebuah organisasi publik. Ia mendorong para pengurus untuk mahir menjalin relasi dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder), baik di lingkungan formal pemerintahan maupun dalam pergaulan informal di tengah masyarakat.
"Membangun citra dengan komunikasi yang baik, baik secara formal maupun informal, mulai dari pejabat hingga tokoh di masyarakat," ujar Arif Nurul Iman dalam paparannya di hadapan para peserta Rakorda.
Pendekatan komunikasi yang konstruktif dan harmonis ini diyakini mampu menghapus sekat-sekat informasi serta memperkuat posisi LDII sebagai organisasi yang terbuka dan kontributif. Dengan relasi yang terjaga, program-program LDII diharapkan dapat bersinergi lebih baik dengan kebijakan pembangunan daerah di Kabupaten Bandung.
Ekspedisi Konsolidasi: Dari Ujung Barat ke Timur
Sebagai langkah konkret, DPD LDII Kabupaten Bandung telah menjadwalkan agenda turun ke bawah (turba) yang direncanakan mulai bergulir pada pertengahan Juli 2026. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 64 pengurus yang terdiri dari jajaran pengurus harian dan perwakilan bidang akan diterjunkan langsung ke wilayah-wilayah kecamatan.
Misi ini bertujuan untuk memastikan setiap Pimpinan Cabang (PC) di tingkat kecamatan dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) di tingkat desa memiliki pemahaman yang seragam mengenai arah kebijakan organisasi. Jangkauan konsolidasi ini mencakup wilayah geografis yang luas, membentang dari Kecamatan Rancabali di wilayah barat yang sejuk hingga Kecamatan Nagreg di gerbang timur Kabupaten Bandung.
"Dalam rangka memberikan wawasan ke akar rumput, perlu pembekalan. Mulai pertengahan Juli, 64 orang pengurus akan melakukan konsolidasi turun ke PC dan PAC di seluruh wilayah, dari Rancabali hingga Nagreg," jelas Arif.
Menjaga Marwah Organisasi di Tingkat Lokal
Konsolidasi ini bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan strategi penguatan struktur. Arif menegaskan bahwa keberhasilan sebuah organisasi sangat bergantung pada soliditas pilar-pilarnya di level paling bawah. Melalui penyamaan persepsi, potensi gesekan komunikasi antarjenjang kepemimpinan dapat diminimalisir, sehingga program kerja dapat diimplementasikan secara presisi.
Dengan semangat kebersamaan ini, jajaran pengurus optimistis bahwa LDII Kabupaten Bandung mampu memberikan dampak nyata dalam pembangunan karakter masyarakat melalui program dakwah yang menyejukkan. Rakorda kali ini pun menjadi momentum penyatuan langkah bagi seluruh pengurus baru untuk melayani warga LDII dengan integritas tinggi.
Glossary Istilah Organisasi
- DPD (Dewan Pimpinan Daerah): Struktur kepengurusan organisasi di tingkat Kabupaten atau Kota.
- PC (Pimpinan Cabang): Unit kepengurusan organisasi yang berada di tingkat Kecamatan.
- PAC (Pimpinan Anak Cabang): Unit kepengurusan organisasi terkecil yang berada di tingkat Desa atau Kelurahan.
- Rakorda (Rapat Koordinasi Daerah): Pertemuan berkala pengurus tingkat daerah untuk mengevaluasi dan merencanakan program kerja strategis.
- Akar Rumput: Istilah yang merujuk pada anggota atau struktur organisasi di tingkat paling bawah/masyarakat umum.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.