Pererat Kerukunan, Generus LDII Bruno Raya Gelar Kegiatan Outdoor di Wisata Puncak Kunyi

Pererat Kerukunan, Generus LDII Bruno Raya Gelar Kegiatan Outdoor di Wisata Puncak Kunyi
  • POLEWALI MANDAR – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Desa Kebunsari sukses menyelenggarakan kegiatan Keakraban Generus Bruno Raya di destinasi Wisata Alam Puncak Kunyi, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar, pada Senin (29/6/2026). Langkah ini diambil untuk memperkuat tali silaturahmi serta menanamkan nilai-nilai kerukunan dan kekompakan di kalangan generasi muda melalui pendekatan yang lebih segar dan interaktif di alam terbuka.

    Inovasi Pembinaan Karakter Lewat Alam

    Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta yang merupakan generasi penerus (Generus) Bruno Raya, mulai dari jenjang pra-remaja hingga remaja. Berbeda dengan pembinaan rutin yang biasanya dilakukan secara formal di dalam ruangan, kali ini panitia sengaja mengusung konsep outdoor activity untuk memberikan pengalaman yang berbeda sekaligus memupuk rasa cinta terhadap kelestarian alam.

    Ketua Panitia sekaligus Ketua Generus, Angga Prayoga, secara resmi membuka agenda tersebut. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa pertemuan seperti ini merupakan instrumen krusial dalam membentuk fundamental karakter generasi penerus yang solid dan berintegritas.

    "Melalui kegiatan ini, kita dapat mempererat kerukunan dan kekompakan sesama Generus. Biasanya kegiatan dilaksanakan di dalam ruangan, namun kali ini sengaja dibuat di alam terbuka agar suasananya lebih segar, tidak membosankan, dan tentunya lebih seru," ujar Angga Prayoga.

    Edukasi Ekologi dan Kerjasama Tim

    Suasana Puncak Kunyi yang asri menjadi saksi semangat para peserta saat mengikuti rangkaian permainan (games) edukatif. Permainan ini dirancang secara khusus untuk mengasah kemampuan komunikasi, strategi kerja sama tim, serta menumbuhkan empati antarpeserta. Ketangkasan dan kebersamaan diuji dalam balutan keceriaan yang natural.

    Tidak hanya sekadar bersenang-senang, aspek tanggung jawab terhadap lingkungan menjadi perhatian utama. Panitia mewajibkan seluruh peserta untuk menjaga kebersihan lokasi wisata sebagai implementasi nyata dari kepedulian terhadap ekosistem sekitar.

    Setelah sesi permainan selesai, agenda berlanjut dengan sesi memasak bersama. Di sini, nilai kemandirian dan gotong royong tampak jelas saat para peserta bahu-membahu menyiapkan hidangan makan siang. Momen ini ditutup dengan bermain air di tepian sungai yang mengalir jernih di kawasan Puncak Kunyi, menambah kehangatan suasana keakraban tersebut.

    Internalisasi 29 Karakter Luhur

    Penyelenggaraan kegiatan ini pada dasarnya merupakan bagian dari upaya berkelanjutan PAC LDII Kebunsari dalam menginternalisasi 29 Karakter Luhur Generus. Target utamanya adalah melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual (alim-faqih), tetapi juga memiliki akhlakul karimah serta kemandirian yang kuat.

    Sikap rukun, kompak, saling menghargai, dan bertanggung jawab yang dipraktikkan selama di lapangan diharapkan dapat terpatri dalam sanubari para peserta. Harapannya, nilai-nilai positif ini dapat diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, sehingga mereka tumbuh menjadi individu yang bermanfaat luas bagi khalayak.

    Glossary Berita

    • PAC (Pimpinan Anak Cabang): Struktur organisasi LDII di tingkat desa atau kelurahan.
    • Generus: Singkatan dari Generasi Penerus, sebutan untuk anak-anak hingga remaja yang sedang dalam masa pembinaan.
    • 29 Karakter Luhur: Kumpulan nilai-nilai pembinaan karakter dalam LDII yang mencakup aspek religiusitas, kemandirian, dan etika sosial.
    • Outdoor Activity: Kegiatan yang dilakukan di luar ruangan atau alam terbuka untuk tujuan edukasi, pelatihan, atau rekreasi.
  • Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.