Muswil VI LDII Babel: Supriyadi Terpilih Secara Aklamasi Pimpin LDII Bangka Belitung 2026-2031

Muswil VI LDII Babel: Supriyadi Terpilih Secara Aklamasi Pimpin LDII Bangka Belitung 2026-2031
foto: ilustrasi
  • Suksesi Kepemimpinan di Bumi Serumpun Sebalai

    Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung resmi menetapkan Supriyadi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) masa bakti 2026–2031. Keputusan strategis ini diambil dalam forum Musyawarah Wilayah (Muswil) VI yang digelar di Pangkalpinang pada Kamis (23/7). Supriyadi terpilih melalui mekanisme musyawarah mufakat setelah mengantongi dukungan bulat dari seluruh utusan daerah.

    Proses pemilihan dalam rapat paripurna Muswil VI berlangsung efektif dan kondusif. Ketujuh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII yang tersebar di seluruh wilayah Kepulauan Bangka Belitung secara aklamasi mengusulkan nama Supriyadi sebagai nakhoda baru organisasi. Tanpa adanya calon kompetitor lain yang muncul, pimpinan sidang segera mengesahkan penetapan tersebut setelah mendapatkan persetujuan dari seluruh peserta sidang dan perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII.

    Sinergi Kepemimpinan dan Estafet Amanah

    Guna memperkuat roda organisasi, Nardi Pratomo ditetapkan sebagai Sekretaris DPW LDII Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Duet kepemimpinan Supriyadi dan Nardi diharapkan mampu membawa transformasi positif bagi organisasi dalam lima tahun ke depan. Momentum ini ditandai dengan kesiapan keduanya dalam mengemban tanggung jawab besar bagi umat dan bangsa.

    “Keduanya menyatakan siap mengemban amanah untuk menjalankan roda organisasi selama lima tahun ke depan,” tulis laporan resmi kegiatan tersebut.

    Prosesi yang paling emosional dalam forum ini adalah serah terima panji organisasi. Panji LDII yang sebelumnya dipegang oleh pengurus periode lama, diserahkan kepada perwakilan DPP LDII untuk kemudian diteruskan kepada Supriyadi selaku Ketua DPW terpilih. Penyerahan bendera ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kuat berlanjutnya estafet perjuangan dakwah di Bangka Belitung. Bersamaan dengan itu, apresiasi mendalam diberikan kepada pengurus periode sebelumnya atas dedikasi tanpa henti yang telah mereka berikan.

    Langkah Strategis dan Pembentukan Formatur

    Pasca-penetapan ketua dan sekretaris, sidang paripurna bergerak cepat dengan membentuk tim formatur. Tugas utama tim ini adalah menyusun struktur kepengurusan yang komprehensif, mencakup Dewan Penasihat hingga jajaran pengurus harian lainnya. Susunan personalia ini nantinya akan menjadi mesin penggerak dalam mengeksekusi program-program kerja yang telah diamanatkan oleh Muswil VI.

    Secara keseluruhan, gelaran Muswil VI ini mencerminkan demokrasi yang sehat di tubuh organisasi, di mana prinsip kekeluargaan dan musyawarah menjadi fondasi utama. Dengan nakhoda baru, LDII Bangka Belitung diproyeksikan bakal semakin intensif dalam berkontribusi pada pembinaan karakter umat, penguatan kualitas sumber daya manusia, serta program pengabdian masyarakat yang nyata di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.

    Glossary Muswil VI LDII Babel

    • Aklamasi: Pernyataan setuju secara lisan dari seluruh peserta rapat terhadap suatu usulan tanpa melalui pemungutan suara formal.
    • DPW (Dewan Pimpinan Wilayah): Struktur kepengurusan organisasi LDII di tingkat provinsi.
    • DPD (Dewan Pimpinan Daerah): Struktur kepengurusan organisasi LDII di tingkat kabupaten atau kota.
    • Muswil (Musyawarah Wilayah): Forum tertinggi organisasi di tingkat provinsi untuk menentukan garis besar program dan pemilihan pengurus.
    • Panji Organisasi: Bendera simbolis yang mewakili kehormatan dan identitas resmi suatu lembaga.
    • Tim Formatur: Kelompok kecil yang diberi mandat untuk menyusun susunan pengurus secara lengkap.
  • Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.