Menuju Indonesia Emas 2045, LDII Kalbar Siapkan Ratusan Pemuda Jadi Pionir Pembangunan Melalui Kemah CAI

Menuju Indonesia Emas 2045, LDII Kalbar Siapkan Ratusan Pemuda Jadi Pionir Pembangunan Melalui Kemah CAI
foto: ilustrasi

PONTIANAK — Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Kalimantan Barat secara serentak menyelenggarakan Perkemahan Cinta Alam Indonesia (CAI) ke-47 yang tersebar di lima titik wilayah pada Sabtu, 11 Juli 2026. Langkah strategis ini diambil sebagai respons konkret terhadap tantangan pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang semakin kompleks guna mencetak generasi muda yang mampu menjadi garda terdepan pembangunan di daerah.

Ketua DPW LDII Kalimantan Barat, Susanto, mengungkapkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh setidaknya 400 peserta dari kalangan generasi muda. Fokus utama perkemahan ini bukan sekadar rekreasi alam, melainkan penanaman nilai-nilai karakter luhur dan wawasan kebangsaan yang intensif di lima lokasi berbeda, yakni Pontianak, Singkawang, Sanggau, Sintang, dan Ketapang.

"Alhamdulillah perkemahan CAI bisa digelar kembali dan tahun ini sudah yang ke-47. Setidaknya 400-an generasi muda LDII tercatat sebagai peserta dan kami lakukan di lima lokasi yakni Pontianak, Singkawang, Sanggau, Sintang dan Ketapang," ujar Susanto saat memberikan keterangan kepada awak media.

Membangun Karakter Demi Indonesia Emas 2045

Dalam pandangan LDII, investasi pada pemuda adalah harga mati untuk menghindari fenomena kehilangan generasi (lost generation). Susanto menekankan bahwa SDM yang memiliki karakter kuat merupakan kunci utama untuk meraih cita-cita besar bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Melalui tema 'Mencetak Generasi Bangsa Yang Unggul dan Berdaya Saing', LDII Kalbar berupaya menjadikan para pemuda sebagai permata bangsa.

Kemandirian, kepedulian lingkungan, dan jiwa nasionalisme menjadi materi inti yang disuntikkan kepada para peserta. Harapannya, setelah perkemahan berakhir, para pemuda ini dapat kembali ke masyarakat sebagai motor penggerak pembangunan di wilayah masing-masing.

"LDII Kalbar tidak ingin mengalami kehilangan generasi karena tidak dipersiapkan sejak awal. Padahal SDM yang berkarakter menjadi kunci utama meraih tujuan termasuk menuju Indonesia Emas 2045," tambah Susanto.

Implementasi 29 Karakter Luhur

Program pembinaan ini berakar kuat pada 29 Karakter Luhur yang menjadi fondasi utama dalam sistem pendidikan warga LDII. Nilai-nilai tersebut mencakup aspek moralitas dan etos kerja, seperti kejujuran, amanah, rukun, kompak, kerja sama yang baik, disiplin, efisiensi (hemat), hingga kerja keras. Selain itu, aspek sosial seperti kepedulian terhadap sesama dan cinta tanah air juga menjadi prioritas.

Konsep pembinaan ini didesain sebagai investasi jangka panjang untuk menciptakan profil generasi yang profesional religius. Artinya, para pemuda diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi akademik atau karier yang gemilang, tetapi juga diimbangi dengan akhlakul karimah yang mulia sebagai pemimpin masa depan.

"Pembinaan 29 Karakter Luhur merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi profesional religius. Kami ingin generasi muda tidak hanya sukses dalam karier dan pendidikan, tetapi juga memiliki akhlakul karimah sehingga mampu menjadi pemimpin yang membawa manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara," jelas Susanto lebih lanjut.

Pelaksanaan Teknis di Berbagai Daerah

Ketua Panitia pelaksana untuk wilayah Pontianak dan sekitarnya, Hasbi Malik, merincikan bahwa kegiatan untuk utusan Kota Pontianak, Kubu Raya, Mempawah, dan Landak diikuti oleh 81 pemuda. Perkemahan untuk klaster ini dipusatkan di Aula Pesantren Al Muqorrobun dan berlangsung mulai tanggal 9 hingga 12 Juli 2026.

Metode transfer pengetahuan dalam perkemahan ini dilakukan secara berjenjang. Materi yang disampaikan merupakan hasil dari materi utama yang didapatkan oleh para delegasi yang sebelumnya mengikuti perkemahan CAI tingkat nasional di Bumi Perkemahan Kosambiwojo, Jombang, Jawa Timur.

"Pemateri yang menyampaikan seluruh materi yakni dari peserta yang ikut CAI tingkat nasional pekan lalu. Yakni Agus Purnomo, Ilham Wahyudi dan Abdullah Anugerah Syawal," pungkas Hasbi Malik.

Kegiatan perkemahan ini menunjukkan konsistensi organisasi dalam melakukan pembinaan berkelanjutan bagi generasi milenial dan Gen Z. Untuk memantau perkembangan lebih lanjut mengenai dokumentasi dan informasi mengenai CAI 2026, masyarakat dapat mengakses kanal informasi resmi organisasi secara berkala.

Glossary Berita

  • CAI (Cinta Alam Indonesia): Kegiatan tahunan LDII berupa perkemahan pemuda untuk pembinaan karakter dan pelestarian alam.
  • 29 Karakter Luhur: Kumpulan nilai moral dan etos kerja yang menjadi standar pembinaan SDM di lingkungan LDII.
  • Profesional Religius: Profil individu yang memiliki keahlian teknis (profesional) sekaligus ketaatan agama yang kuat (religius).
  • Indonesia Emas 2045: Visi jangka panjang pemerintah Indonesia untuk menjadi negara maju pada usia satu abad kemerdekaan.
  • Akhlakul Karimah: Perilaku atau budi pekerti yang mulia dan terpuji dalam ajaran Islam.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.