TANJUNG RAJA — Mengisi waktu senggang liburan sekolah dengan aktivitas yang berorientasi pada pembangunan karakter, Pimpinan Cabang (PC) LDII Tanjung Raja secara resmi menyelenggarakan Asrama Pengajian intensif selama tiga hari, terhitung sejak 3 hingga 5 Juli 2026. Bertempat di Masjid Al-Barokah, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, kegiatan bertajuk "Cetak Generasi yang Unggul dan Mempunyai 29 Karakter Luhur" ini menargetkan penguatan nilai-nilai spiritual dan moral bagi para generus di wilayah tersebut.
Sebanyak 50 peserta yang berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga jenjang dewasa, tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan ini. Program asrama ini sengaja disusun sedemikian rupa untuk memberikan pemahaman yang komprehensif, tidak hanya secara teoretis namun juga praktis dalam kehidupan sehari-hari.
Fokus pada 29 Karakter Luhur
Materi yang disampaikan dalam asrama pengajian ini mencakup spektrum pendidikan agama yang cukup luas. Para peserta diberikan suntikan motivasi melalui nasehat agama, pengkajian mendalam terhadap Al-Quran dan Al-Hadits, serta simulasi penerapan 29 karakter luhur yang menjadi ciri khas pembinaan generus LDII. Pendekatan ini diharapkan mampu membentuk pribadi yang seimbang antara kecerdasan intelektual dan kematangan emosional.
Dewan Penasihat (Wanhat) PC LDII Tanjung Raja, Miftahul Huda, menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar pengisi waktu luang, melainkan instrumen vital dalam mencetak peradaban yang bermartabat. Ia menekankan pentingnya pembinaan mental sejak usia dini sebagai fondasi utama menghadapi tantangan masa depan.
"Kami berupaya membina mental dan spiritual generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang bertaqwa, cerdas, dan berakhlak mulia," ujar Miftahul Huda.
Komitmen Berkelanjutan untuk Generasi Penerus
Agenda rutin tahunan ini dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi organisasi dan masyarakat luas. Ketua PC LDII Tanjung Raja, Nazirin, menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan serupa di masa mendatang. Menurutnya, pembinaan yang berkelanjutan adalah kunci sukses dalam melahirkan pemimpin masa depan yang berintegritas.
"Kami berupaya membina generasi muda sedini mungkin agar generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang taqwa, cerdas dan berakhlak mulia," tegas Nazirin.
Nazirin juga menyampaikan harapan besarnya agar bekal ilmu dan karakter yang didapatkan selama tiga hari di Masjid Al-Barokah ini dapat menjadi pondasi yang kokoh bagi para peserta. Mengingat mereka adalah tonggak estafet perjuangan dan kontribusi positif bagi agama dan bangsa di masa depan.
Glossary: Mengenal Istilah dalam Berita
- PC (Pimpinan Cabang): Struktur organisasi LDII di tingkat kecamatan.
- Wanhat (Dewan Penasihat): Badan dalam struktur LDII yang bertugas memberikan masukan, nasehat, dan bimbingan dalam setiap kebijakan organisasi.
- Asrama Pengajian: Kegiatan pengajian intensif yang dilakukan dalam durasi waktu tertentu dengan fokus pada materi khusus.
- 29 Karakter Luhur: Serangkaian nilai budi pekerti yang diajarkan kepada generasi muda LDII, mencakup sifat jujur, amanah, kerja keras, hingga rukun, kompak, dan kerja sama yang baik.
- Al-Hadits: Catatan mengenai perkataan, perbuatan, dan ketetapan Nabi Muhammad SAW yang menjadi sumber hukum Islam kedua setelah Al-Quran.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.