BANTUL – Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII) Banguntapan resmi membuka hari pertama rangkaian Bazar Rakyat dan Bakti Sosial yang berlangsung meriah pada Sabtu (4/7). Perhelatan yang dipusatkan di Banguntapan, Bantul ini menyajikan beragam agenda mulai dari Festival Anak Sholeh (FAS), kompetisi tenis meja, hingga seminar pembekalan kerja bagi generasi muda. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang internal, namun juga menjadi ruang terbuka bagi warga non-LDII untuk merajut kebersamaan dan kohesi sosial di tengah masyarakat.
Sinergi Lintas Sektoral dan Persiapan Musda
Kegiatan ini menjadi sangat strategis karena dilaksanakan di tengah momentum menyambut Musyawarah Daerah (Musda) LDII Kabupaten Bantul. Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti lurah dan dukuh setempat, jajaran pengurus DPD LDII Kabupaten Bantul, hingga perwakilan dari Balai Latihan Kerja (BLK) Daerah Istimewa Yogyakarta mempertegas legitimasi dan dukungan terhadap acara ini.
“Bazar Rakyat dan Bakti Sosial ini digelar sebagai wadah mempererat silaturahmi serta meningkatkan kepedulian sosial melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas,” ujar Sholikhan, Pembina PC LDII Banguntapan.
Beliau juga menekankan bahwa acara ini bertujuan untuk memperkenalkan semangat gotong royong yang menjadi napas organisasi kepada khalayak umum. Hal ini tercermin dari keterlibatan aktif berbagai elemen masyarakat dalam setiap segmen acara yang diselenggarakan secara apik oleh panitia.
Festival Anak Sholeh: Menanamkan Karakter Religius Sejak Dini
Kemeriahan dimulai dengan Festival Anak Sholeh yang menyasar peserta dari berbagai kelompok usia anak-anak. Lapangan dan gedung pertemuan dipenuhi oleh antusiasme peserta yang mengikuti berbagai cabang perlombaan. Kompetisi yang diadakan meliputi lomba mewarnai, seni kaligrafi, adzan, dai cilik, cerdas cermat agama, hingga lomba tilawah Al-Qur'an.
Panitia penyelenggara menjelaskan bahwa Festival Anak Sholeh ini bukan sekadar mengejar piala, melainkan instrumen edukasi untuk mengembangkan bakat keagamaan serta memupuk rasa percaya diri anak-anak. Sepanjang acara, dukungan dari orang tua dan guru menciptakan suasana yang tertib namun penuh energi kompetisi yang sehat.
Membangun Ketangkasan dan Kemandirian Ekonomi
Di sudut lain, gema suara bola pingpong menandai berlangsungnya lomba tenis meja yang diikuti oleh para bapak-bapak. Meskipun berlangsung kompetitif, suasana sportivitas tetap terjaga dengan baik. Bagi peserta dewasa, ajang olahraga ini menjadi sarana relaksasi sekaligus memperluas jaringan silaturahmi antarwarga yang mungkin jarang bertemu di hari kerja.
Tak hanya fokus pada aspek religius dan olahraga, PC LDII Banguntapan juga menunjukkan kepeduliannya pada masa depan ekonomi generasi muda melalui seminar pembekalan kerja. Menghadirkan narasumber ahli dari Balai Latihan Kerja (BLK) DIY, para peserta remaja dibekali informasi krusial mengenai program pelatihan vokasi.
- Otomotif: Peluang keterampilan teknis yang tinggi peminat di dunia industri.
- Digital Marketing: Strategi menguasai pasar di era ekonomi digital.
- Tata Boga: Bekal bagi mereka yang ingin merintis usaha mandiri di bidang kuliner.
- Kompetensi Vokasi Lainnya: Berbagai sertifikasi yang diakui secara nasional sebagai modal memasuki dunia kerja.
Rangkaian Bazar Rakyat dan Bakti Sosial ini dipastikan akan berlanjut pada hari kedua. Agenda selanjutnya diprediksi akan menarik massa yang lebih besar dengan adanya jalan sehat massal, bazar yang menyajikan produk UMKM lokal, serta aksi bakti sosial yang menyasar warga kurang mampu. Melalui inisiatif ini, LDII Banguntapan berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata yang melampaui batas organisasi, menyentuh kebutuhan langsung masyarakat di Kabupaten Bantul.
Glosarium Istilah Jurnalistik & Organisasi
- PC (Pimpinan Cabang): Struktur kepengurusan organisasi LDII di tingkat kecamatan.
- DPD (Dewan Pimpinan Daerah): Struktur kepengurusan organisasi LDII di tingkat kabupaten/kota.
- Musda (Musyawarah Daerah): Forum pengambilan keputusan tertinggi organisasi di tingkat daerah untuk menentukan kepengurusan dan arah kebijakan selanjutnya.
- Vokasi: Pendidikan atau pelatihan yang fokus pada penguasaan keahlian terapan tertentu agar siap kerja.
- Kohesi Sosial: Ikatan rasa kebersamaan dan persatuan di dalam suatu kelompok masyarakat.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.