Ketum LDII: Pembinaan Generasi Unggul di Permata CAI 2026 Kunci Strategis Menuju Indonesia Emas 2045

Ketum LDII: Pembinaan Generasi Unggul di Permata CAI 2026 Kunci Strategis Menuju Indonesia Emas 2045
  • JOMBANG – Ketua Umum DPP LDII, Dody Taufiq Wijaya, melontarkan pernyataan tegas mengenai masa depan bangsa dalam perhelatan akbar di Jawa Timur. Ia menyebutkan bahwa pembinaan generasi muda yang memiliki karakter unggul, berakhlak mulia, serta memiliki daya saing kompetitif bukan sekadar program rutin, melainkan investasi strategis guna menjawab dinamika tantangan global. Penegasan ini disampaikan saat pembukaan Perkemahan Akhir Tahun Ajaran (Permata) Cinta Alam Indonesia (CAI) ke-47 yang secara resmi dibuka oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka di Bumi Perkemahan Kosambiwojo, Wonosalam, Jombang, Senin (29/6/2026).

    Membangun Karakter di Tengah Ketidakpastian Global

    Lanskap dunia yang terus berubah dengan volatilitas tinggi menuntut kesiapan mental dan intelektual para pemuda. Dody memandang bahwa LDII memiliki tanggung jawab moral sekaligus kepentingan fungsional untuk mengawal lahirnya generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara kognitif, tetapi juga kokoh secara spiritual. Ketangguhan ini dianggap sebagai benteng utama dalam menghadapi pergeseran kondisi global yang bergerak serba cepat dan sulit diprediksi.

    "LDII sangat peduli dan berkepentingan terhadap lahirnya generasi muda yang unggul dan berdaya saing. Di era ketidakpastian dan perubahan kondisi global yang begitu cepat, diperlukan generasi yang berakhlak mulia, beriman, memiliki ketakwaan yang tinggi, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berjiwa mandiri," ujar Dody Taufiq Wijaya.

    Visi besar ini bukan hal baru bagi organisasi. Sejak pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) VII pada tahun 2011 silam, LDII telah memformulasikan program pengembangan generasi "profesional religius". Targetnya jelas: mencetak sumber daya manusia yang mampu mengelola kekayaan alam Indonesia secara bijak demi mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045, meskipun di tengah tarikan pengaruh polarisasi kekuatan global yang kian tajam.

    Sinergi Pendidikan dan Kemandirian Pemuda

    Kehadiran Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam pembukaan Permata CAI ke-47 memberikan sinyal kuat adanya dukungan pemerintah terhadap pembangunan karakter pemuda berbasis komunitas. Pesan-pesan mengenai kemandirian yang ditekankan oleh Wapres dinilai beresonansi dengan kurikulum pembinaan yang selama ini dijalankan oleh LDII, yang mencakup aspek kepemimpinan, integritas, dan penguasaan sains.

    Dody menjelaskan bahwa kesuksesan pembinaan ini tidak lepas dari kolaborasi erat antara DPP LDII dengan institusi pendidikan tradisional yang moderat. Beberapa pondok pesantren besar menjadi motor penggerak utama dalam mendistribusikan materi pembinaan dan kaderisasi calon pemimpin masa depan.

    • Pondok Pesantren Wali Barokah, Kediri.
    • Pondok Pesantren Gadingmangu, Jombang.
    • Pondok Pesantren Al Ubaidah, Kertosono.
    "Sebagai mitra utama pondok-pondok pesantren, kami memberikan materi mengenai strategi pembinaan dan kaderisasi generasi muda sebagai calon-calon pemimpin negeri ini di berbagai bidang," tambah Dody Taufiq Wijaya.

    Wahana Pengabdian dan Nilai Kebangsaan

    Permata CAI sendiri telah bertransformasi menjadi laboratorium sosial bagi ribuan pemuda. Di Bumi Perkemahan Kosambiwojo, para peserta tidak hanya diajak untuk lebih mencintai alam, tetapi juga ditempa untuk menumbuhkan semangat pengabdian kepada masyarakat luas. Melalui interaksi intensif selama perkemahan, nilai-nilai kebangsaan dan semangat kegotongroyongan diinternalisasi agar mereka siap menjawab setiap tantangan di masa depan.

    Dengan integrasi antara ilmu pengetahuan dan landasan agama yang kuat, LDII optimis bahwa kader-kader yang dihasilkan melalui forum seperti CAI akan menjadi tulang punggung pembangunan nasional yang berintegritas. Alur pembinaan yang terstruktur ini diharapkan mampu menciptakan stabilitas sosial melalui generasi muda yang mandiri dan berwawasan luas.

  • Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.