Kapolsek Tualang, Kompol Teguh Wiyono, menghadiri kegiatan “Gerakan Salat Subuh Berjamaah” yang diselenggarakan di Masjid Tawakkal, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) untuk proaktif dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) demi menciptakan lingkungan yang harmonis dan kondusif.
Kolaborasi Masyarakat dan Kepolisian dalam Menjaga Kondusivitas
Kehadiran jajaran Kepolisian Sektor Tualang di tengah-tengah jamaah pada Selasa (30/6) pagi bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan upaya memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum dengan elemen masyarakat. Kompol Teguh Wiyono menekankan bahwa keamanan wilayah bukanlah tanggung jawab tunggal kepolisian, melainkan hasil kolaborasi kolektif.
“Menjaga kondusivitas wilayah perlu kerja sama semua elemen masyarakat. Sikap patuh pada aturan keamanan dan keselamatan yang berlaku, merupakan kewajiban dan tanggung jawab bersama,” ujar Kompol Teguh di hadapan para jamaah.
Langkah preventif melalui pendekatan keagamaan ini dinilai efektif untuk menyampaikan pesan-pesan moral dan ketaatan hukum secara langsung kepada masyarakat di akar rumput.
Mendorong Kesadaran Tertib Berlalu Lintas
Selain aspek keamanan secara umum, Kapolsek Tualang juga menyoroti pentingnya keselamatan di jalan raya. Ia mendorong warga LDII untuk menjadi teladan bagi masyarakat luas dalam hal etika berkendara. Kedisiplinan di jalan mencerminkan karakter seseorang dalam menghargai nyawa sendiri dan orang lain.
“Saat berkendara, taati peraturan yang berlaku, serta biasakan untuk tertib di jalanan,” tutur Teguh dalam seruannya sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas.
Pesan ini menjadi sangat relevan mengingat mobilitas masyarakat yang tinggi di wilayah Tualang, di mana tingkat kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi faktor krusial dalam menekan angka kecelakaan.
Peran Generasi Muda dan Karakter Bangsa
Hal menarik dalam kunjungan ini adalah apresiasi khusus yang diberikan oleh Kompol Teguh terhadap peran aktif remaja masjid. Ia memandang fenomena anak muda yang istiqamah memakmurkan masjid saat Subuh sebagai sebuah harapan besar bagi masa depan bangsa. Keterlibatan pemuda dalam kegiatan religius diyakini mampu membentengi mereka dari pengaruh negatif dan perilaku menyimpang.
“Keterlibatan generasi muda pada kegiatan keagamaan menjadi modal penting membentuk karakter yang mulia. Sekaligus menjadi bekal di masa depan, melalui karakter yang baik, dapat menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah masyarakat,” kata Teguh dengan nada optimis.
Menurutnya, nilai-nilai spiritual yang kuat akan bermuara pada sikap toleransi dan semangat menjaga persatuan nasional.
Apresiasi dari Pihak LDII Tualang
Ketua PC LDII Tualang, Reno, menyambut hangat inisiatif dari pihak kepolisian. Baginya, kehadiran sosok Kapolsek dalam forum santai seperti usai salat Subuh memberikan kesan kepolisian yang humanis dan dekat dengan rakyat. Program ini dipandang sebagai media edukasi yang sangat tepat sasaran.
“Kegiatan ini sangat positif untuk mempererat silaturahim kepolisian dengan masyarakat. Kami siap mendukung program serupa ke depannya,” pungkas Reno.
Pihak LDII Tualang berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis kepolisian dalam menyosialisasikan aturan-aturan pemerintah dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Siak, sejalan dengan kontribusi organisasi dalam pembangunan karakter umat.
Glossary Istilah
- Kamtibmas: Singkatan dari Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, suatu kondisi dinamis masyarakat sebagai salah satu prasyarat terselenggaranya proses pembangunan nasional.
- Istiqamah: Sikap teguh pendirian, konsisten, dan berkelanjutan dalam melakukan kebaikan atau menjalankan ibadah.
- LDII: Lembaga Dakwah Islam Indonesia, organisasi kemasyarakatan berbasis Islam yang fokus pada dakwah dan peningkatan kualitas SDM.
- Kondusivitas: Keadaan yang mendukung atau menguntungkan bagi terlaksananya suatu kegiatan atau tujuan tertentu dalam suasana tenang.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.