PADANG – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, secara resmi melepas keberangkatan kontingen Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (FORSGI) Sumatera Barat yang akan bertarung di kancah nasional. Para talenta muda ini dijadwalkan mengikuti Festival Nasional FORSGI III Piala Bela Negara 2026 yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 24 hingga 26 Juli 2026.
Dukungan Penuh untuk Talenta Muda Ranah Minang
Langkah kaki para pesepak bola muda asal Sumatera Barat menuju ibu kota bukan sekadar perjalanan tanding biasa. Pelepasan yang dilakukan langsung oleh orang nomor satu di Sumatera Barat tersebut menjadi suntikan moral yang luar biasa bagi para atlet. Mahyeldi menegaskan bahwa representasi daerah di tingkat nasional merupakan kehormatan yang harus dijaga dengan sportivitas tinggi.
Ketua FORSGI Sumatera Barat, Anton Iqmal, memaparkan secara detail mengenai kesiapan timnya. Pada ajang bergengsi tahun ini, Sumatera Barat mengirimkan dua tim unggulan yang terdiri dari kategori usia di bawah 10 tahun (U-10) dan di bawah 12 tahun (U-12). Secara keseluruhan, rombongan ini membawa harapan besar dari masyarakat pesepak bola di Ranah Minang.
"Kami mengirimkan satu tim U-10 dan satu tim U-12. Seluruh pemain merupakan hasil pembinaan FORSGI Sumatera Barat yang telah dipersiapkan untuk mengikuti Festival Nasional FORSGI III Piala Bela Negara 2026 di Jakarta," ujar Anton Iqmal.
Komposisi Kontingen dan Persiapan Matang
Total kontingen yang diberangkatkan mencapai 45 orang. Angka ini mencakup 28 atlet berbakat dan 6 ofisial teknis. Menariknya, dukungan keluarga terlihat sangat solid dengan hadirnya 7 orang tua pendamping, ditambah 3 pengurus FORSGI Sumbar dan satu orang petugas perlengkapan guna memastikan kebutuhan logistik anak-anak selama di Jakarta terpenuhi dengan baik.
Gubernur Mahyeldi dalam orasinya tidak hanya menyoroti aspek teknis di lapangan hijau, tetapi juga menekankan pentingnya pembentukan mentalitas juara yang berlandaskan karakter yang kuat. Menurutnya, kompetisi tingkat nasional adalah panggung pembelajaran yang sangat berharga bagi masa depan anak-anak tersebut.
"Keikutsertaan dalam festival nasional tersebut bukan hanya menjadi ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter, disiplin, kerja sama, dan semangat kebangsaan bagi generasi muda," ungkap Mahyeldi Ansharullah.
Membangun Karakter Melalui Sepak Bola
Pesan mendalam dititipkan Gubernur kepada para atlet agar tidak hanya mengejar kemenangan semata. Menjaga kesehatan, mematuhi instruksi pelatih, serta menjaga nama baik Sumatera Barat adalah prioritas utama. Beliau berharap pengalaman ini menjadi fondasi bagi mereka untuk tumbuh menjadi pribadi yang disiplin dan tangguh.
Di sisi lain, Anton Iqmal menambahkan bahwa program pembinaan yang dilakukan FORSGI Sumatera Barat dilakukan secara berkelanjutan. Ia optimistis bahwa partisipasi dalam Piala Bela Negara 2026 ini akan menjadi katalisator bagi munculnya bibit-bibit profesional yang nantinya mampu memperkuat tim nasional Indonesia.
Festival Nasional FORSGI III Piala Bela Negara 2026 diprediksi akan berlangsung sangat kompetitif karena mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai provinsi di seluruh penjuru Indonesia. Meski demikian, dengan persiapan yang sudah dilakukan selama beberapa bulan terakhir, kontingen Sumatera Barat merasa yakin dapat menunjukkan performa maksimal dan membawa pulang prestasi yang membanggakan.
Glossary Berita:
- FORSGI: Forum Sepak Bola Generasi Indonesia, sebuah organisasi yang fokus pada pembinaan sepak bola usia dini berbasis karakter.
- Piala Bela Negara: Turnamen sepak bola nasional yang bertujuan menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan patriotisme kepada atlet muda.
- Kontingen: Rombongan orang yang dikirim untuk mewakili suatu daerah dalam sebuah kegiatan atau perlombaan.
- Ofisial: Perangkat tim yang bertugas mendukung teknis dan administratif atlet, seperti pelatih, medis, dan manajer.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.