Mencetak Pemuda Tangguh Melalui Kawah Candradimuka PERMATA CAI di Pondok Harmoni
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kota Bontang secara resmi menyelenggarakan Perkemahan Akhir Tahun (PERMATA) Cinta Alam Indonesia (CAI) 2026 guna membekali puluhan generasi muda dengan karakter profesional religius. Mengambil lokasi di Bumi Perkemahan Pondok Harmoni, Kelurahan Gunung Telihan, Kecamatan Bontang Barat, kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 Juli 2026. Sebanyak 80 peserta yang merupakan pemuda pilihan dari berbagai wilayah di Kota Bontang berkumpul untuk mengikuti serangkaian pembinaan intensif.
Tahun ini, panitia mengusung tema besar yang cukup ambisius: "Perhebat Karakter Pemuda yang Profesional, Religius, dan Berdasarkan Pancasila guna Memperkokoh Eksistensi Bangsa di Bawah Naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia". Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan sebuah manifestasi dari komitmen LDII dalam menjaga integrasi bangsa melalui penguatan sumber daya manusia sejak usia dini.
Anggi Kurniawan, selaku Ketua Panitia PERMATA CAI LDII Kota Bontang, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan instrumen krusial dalam mencetak individu yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral yang kokoh. Menurutnya, pemuda saat ini harus dipersiapkan untuk menghadapi dinamika zaman yang kian kompleks tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia yang religius.
"Melalui kegiatan PERMATA CAI, kami berupaya mencetak generasi muda yang profesional, religius, mencintai lingkungan, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan bangsa. Harapannya, para peserta dapat mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, maupun bangsa dan negara," ujar Anggi Kurniawan saat memberikan keterangannya.
Secara historis, PERMATA Cinta Alam Indonesia (CAI) telah lama menjadi agenda tahunan unggulan LDII. Forum ini berfungsi sebagai sarana untuk menempa kemandirian, kepemimpinan, dan jiwa kewirausahaan para peserta. Lebih dari sekadar berkemah, CAI memadukan materi spiritual keislaman dengan wawasan kebangsaan yang mendalam. Para peserta mendapatkan asupan materi dari berbagai narasumber, baik internal organisasi maupun pakar dari instansi terkait, untuk memperkaya sudut pandang mereka mengenai bela negara dan pelestarian lingkungan.
Dalam pelaksanaan di tingkat Kota Bontang ini, DPD LDII menetapkan beberapa indikator keberhasilan yang menjadi target utama pembinaan, di antaranya:
- Internalisasi 29 Karakter Luhur: Menanamkan nilai-nilai fundamental seperti kejujuran, amanah, kerja sama yang kompak, serta kedisiplinan dalam setiap tindakan.
- Kesadaran Ekologis: Menumbuhkan empati terhadap alam sekitar agar para pemuda menjadi pelopor dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.
- Resonansi Nasionalisme: Mempertebal rasa cinta tanah air melalui pengamalan nilai-nilai Pancasila secara nyata dalam kehidupan bersosial.
Harapan besar digantungkan pada pundak para peserta pasca-kegiatan ini. DPD LDII Kota Bontang memproyeksikan para lulusan PERMATA CAI 2026 dapat menjadi teladan (role model) di lingkungan mereka masing-masing. Di tengah tantangan degradasi moral dan krisis lingkungan, kehadiran pemuda yang mandiri, produktif, dan memiliki benteng ilmu agama yang kuat menjadi aset yang tidak ternilai harganya bagi masa depan Kota Bontang.
Para peserta diharapkan tidak hanya berhenti pada pemahaman teoretis, tetapi mampu mentransformasikan semangat menjaga alam yang didapat selama perkemahan menjadi aksi nyata di lingkungan tempat tinggal mereka. Dengan demikian, Generus LDII Kota Bontang dapat berkontribusi konkret dalam membangun tatanan masyarakat yang lebih harmonis, maju, dan berkelanjutan.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.