Cetak Generasi Berkarakter, LDII Kota Baru Sukses Gelar Festival Anak Saleh 2026 di Jambi

Cetak Generasi Berkarakter, LDII Kota Baru Sukses Gelar Festival Anak Saleh 2026 di Jambi
foto: ilustrasi
  • Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Kota Baru kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi emas melalui perhelatan Festival Anak Saleh (FAS) 2026. Bertempat di Masjid Darussalam, Kota Jambi, kegiatan yang berlangsung pada Minggu (5/7/2026) ini menjadi panggung evaluasi sekaligus pembinaan intensif bagi peserta didik usia dini, mulai dari tingkat PAUD, TK, hingga Sekolah Dasar (SD) di seluruh wilayah Kota Baru.

    Fokus pada Pembentukan Karakter Luhur

    Keceriaan terpancar dari wajah ratusan peserta yang memadati area masjid. Namun, di balik kemeriahan tersebut, terdapat target fundamental yang ingin dicapai oleh penyelenggara. Ketua PC LDII Kota Baru, Hanifuddin Budi Satrio, menekankan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai instrumen pendidikan yang melampaui batas kompetensi akademik semata.

    “FAS bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi bagian dari pembinaan karakter generasi muda. Agar menjadi pribadi yang alim, faqih, berakhlakul karimah dan mandiri,” ujar Hanifuddin Budi Satrio saat memberikan sambutan di lokasi acara.

    Visi besar LDII dalam membina generasi muda berlandaskan pada filosofi "Tri Sukses", yakni penguasaan ilmu agama (alim-faqih), perilaku yang mulia (akhlakul karimah), serta kemandirian hidup. Hanifuddin menjelaskan bahwa proses transformasi nilai ini tidak terjadi secara instan, melainkan melalui penanaman nilai-nilai Islam yang terukur dan berkelanjutan.

    Implementasi 29 Karakter Luhur LDII

    Dalam praktiknya, pembinaan generasi muda di lingkungan LDII diformulasikan ke dalam 29 karakter luhur. Nilai-nilai inilah yang menjadi kurikulum utama dalam mendidik anak-anak agar siap menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan identitas religiusnya. Hanifuddin merinci bahwa karakter ini merupakan bekal krusial bagi mereka dalam menjalani kehidupan sosial.

    “Diformulasikan dalam 29 karakter luhur LDII. Sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” kata Hanifuddin menambahkan.

    Beberapa poin utama dari karakter luhur tersebut meliputi kejujuran, sikap amanah, serta kemampuan untuk hidup rukun dan kompak. Di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks, kemampuan bekerja sama dengan baik menjadi nilai tambah yang terus ditekankan kepada para santri.

    “Rajin, tekun, bersungguh-sungguh, hemat, mandiri, disiplin, peduli pada sesama, dan berakhlakul karimah,” tegas Hanifuddin saat merinci profil ideal generasi muda yang diharapkan muncul dari rahim pembinaan LDII.

    Instrumen Evaluasi dan Sinergi Pemerintah

    Menariknya, panitia penyelenggara tidak menitikberatkan pada perburuan medali atau gelar juara. Esensi dari Festival Anak Saleh ini justru terletak pada proses evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas kurikulum pembinaan yang selama ini dijalankan di masing-masing unit pendidikan.

    “Tujuan acara itu bukan mencari siapa yang akan menjadi juara. Tetapi sebagai sarana evaluasi sejauh mana, materi pembinaan telah dipahami. Serta, untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program pembinaan di lapangan,” ujar Hanifuddin dengan lugas.

    Langkah nyata LDII dalam membentengi moralitas generasi muda ini mendapat apresiasi positif dari jajaran pemerintah setempat. Kehadiran pejabat publik menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara ormas keagamaan dan pemerintah dalam pembangunan sumber daya manusia. Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan Kota Baru, Desi, yang didampingi oleh Kasi Pemerintahan dan Pelayanan Umum Kelurahan Kenali Asam, Jaya Mardiansyah.

    Kehadiran para pemangku kebijakan ini diharapkan dapat memotivasi para orang tua dan pendidik untuk terus konsisten dalam mengawal tumbuh kembang anak-anak, demi menyongsong masa depan bangsa yang lebih berintegritas.

    📖 Glosarium Istilah

    • Alim-Faqih: Memiliki pemahaman yang mendalam terhadap ilmu agama secara tekstual maupun kontekstual.
    • Akhlakul Karimah: Perilaku atau budi pekerti terpuji yang sesuai dengan tuntunan syariat Islam.
    • Tri Sukses: Tiga target utama pembinaan generasi muda LDII yang meliputi alim-faqih, akhlakul karimah, dan mandiri.
    • PC LDII: Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia, struktur organisasi di tingkat kecamatan.
  • Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.