Sinergi LDII dan Diskominfo Jember: Melahirkan Jurnalis Muda yang Kredibel di Era Digital

Sinergi LDII dan Diskominfo Jember: Melahirkan Jurnalis Muda yang Kredibel di Era Digital
  • Dalam langkah strategis menghadapi banjir informasi di ranah digital, DPD LDII Kabupaten Jember berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jember serta Biro Komunikasi, Informasi, dan Media (KIM) DPW Jawa Timur menyelenggarakan pelatihan jurnalistik intensif. Kegiatan yang berlangsung di Aula DPD LDII Jember pada Sabtu (20/6) ini berhasil menghimpun sedikitnya 85 pemuda terpilih yang mewakili Pengurus Cabang (PC) LDII dari seluruh pelosok Kabupaten Jember.

    Menavigasi Informasi di Ruang Digital

    Lanskap media sosial saat ini memaksa setiap individu untuk memiliki filter mental yang kuat. Kabid Media Diskominfo Jember, Sandi Cahyono, menekankan bahwa di era yang serba cepat ini, literasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan bagi generasi muda agar tidak tersesat dalam pusaran disinformasi.

    “Kemampuan literasi digital menjadi salah satu kebutuhan penting di tengah cepatnya penyebaran informasi di ruang digital,” ujar Sandi Cahyono saat memberikan arahan kepada para peserta.

    Sandi melihat tantangan terbesar saat ini bukan pada ketersediaan data, melainkan pada bagaimana data tersebut diolah menjadi informasi yang sahih. Ia mendorong agar para pemuda tidak hanya pasif menerima konten, tetapi berani bertransformasi menjadi penyedia konten yang memiliki dasar integritas tinggi.

    “Di tengah arus informasi yang sangat cepat, kemampuan menghasilkan konten yang informatif dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi semakin penting,” tambah Sandi Cahyono.

    Pelatihan Jurnalistik LDII Jember

    Pembekalan Teknis dan Etika Jurnalistik

    Pelatihan ini tidak hanya berhenti pada teori semata. Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, Akhmad Malik Afandi, merinci bahwa kurikulum pelatihan dirancang komprehensif, mencakup teknik penulisan berita yang pakem, mekanisme verifikasi informasi untuk menangkal hoaks, hingga produksi konten multimedia yang menarik namun tetap edukatif.

    “Peserta juga diarahkan untuk memahami prinsip dasar etika jurnalistik dalam memproduksi dan menyebarkan informasi. Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas generasi muda dalam bidang komunikasi dan media digital,” jelas Akhmad Malik Afandi.

    Keterampilan dalam mengelola informasi dipandang semakin relevan mengingat pergeseran gaya konsumsi media masyarakat yang kini didominasi oleh platform digital. Melalui tangan-tangan jurnalis muda ini, diharapkan muncul narasi-narasi positif yang membangun semangat kerukunan di tengah masyarakat.

    “Peserta diharapkan mampu mengembangkan keterampilan yang diperoleh dalam lingkungan masing-masing serta berkontribusi dalam penyebaran informasi yang akurat di tingkat komunitas,” ungkap Akhmad Malik Afandi dengan penuh optimisme.

    Kolaborasi Luas hingga Akar Rumput

    Visi dari kegiatan ini melampaui sekadar acara seremonial. Afandi menegaskan bahwa kolaborasi antara LDII, Diskominfo Jember, dan DPW LDII Jawa Timur merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk memperluas cakupan literasi digital. Target utamanya menyasar hingga tingkat kecamatan dan lingkungan pesantren, memastikan setiap lini masyarakat memiliki ketahanan informasi yang mumpuni.

    Glossary: Mengenal Istilah Media

    • Jurnalistik: Proses menghimpun, menulis, menyunting, dan menyebarkan berita kepada publik.
    • Literasi Digital: Pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan media digital secara bijak, cerdas, dan patuh hukum.
    • KIM (Komunikasi, Informasi, dan Media): Biro atau lembaga yang fokus pada manajemen informasi dan komunikasi massa.
    • Verifikasi: Langkah pemeriksaan kembali untuk memastikan kebenaran sebuah informasi sebelum disebarluaskan.
    • DPD LDII: Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia di tingkat Kabupaten/Kota.
  • Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.