Sambut Hari Nelayan Nasional, LDII Pacitan dan Kepolisian Sinergi Bersihkan TPI

Sambut Hari Nelayan Nasional, LDII Pacitan dan Kepolisian Sinergi Bersihkan TPI
  • Kolaborasi Strategis untuk Lingkungan Pesisir Pacitan

    PACITAN — Menjelang peringatan Hari Nelayan Nasional yang sarat makna, Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Pacitan mengambil langkah proaktif dengan menemui Kapolsek Pacitan Kota, Iptu Yuyun Krisna, pada Kamis (11/6/2026). Audiensi ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan agenda strategis untuk mematangkan persiapan aksi kerja bakti massal di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pacitan yang dijadwalkan menjadi pusat kegiatan publik dalam waktu dekat.

    Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban di Mapolsek Pacitan Kota tersebut memfokuskan pada sinergi antara ormas keagamaan, kepolisian, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Fokus utamanya adalah memastikan kawasan pesisir dan pusat niaga ikan tersebut berada dalam kondisi bersih dan representatif saat hari besar para nelayan tiba.

    Komitmen Pengabdian Masyarakat LDII Pacitan

    Ketua PC LDII Pacitan, Agus Supriyono, secara tegas menyatakan bahwa organisasi yang dipimpinnya selalu membuka diri untuk berkontribusi dalam setiap program kemasyarakatan. Menurutnya, keterlibatan warga LDII dalam menjaga kebersihan lingkungan publik adalah manifestasi dari nilai-nilai luhur yang diajarkan dalam berorganisasi.

    “Selain menjalin silaturahim, kami juga berkoordinasi terkait keterlibatan LDII dalam kerja bakti bersama OPD untuk persiapan Hari Nelayan Nasional,” ujar Agus Supriyono.

    Sebagai bentuk keseriusan, LDII Pacitan telah memobilisasi setidaknya 15 warga yang berdomisili di wilayah Kecamatan Pacitan untuk turun langsung ke lapangan pada Jumat (12/6/2026). Para relawan ini nantinya akan bahu-membahu dengan unsur keamanan dan pegawai pemerintah daerah.

    Apresiasi dari Pihak Kepolisian

    Di sisi lain, Iptu Yuyun Krisna selaku Kapolsek Pacitan Kota memberikan respons positif atas inisiatif dan kesiapan personel yang ditawarkan oleh LDII. Ia menekankan bahwa tantangan dalam mengelola fasilitas publik yang luas seperti TPI membutuhkan tangan-tangan sukarela dari berbagai elemen masyarakat.

    “Kami mengapresiasi keterlibatan LDII dalam kerja bakti ini. Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci dalam mendukung kegiatan publik, termasuk persiapan Hari Nelayan Nasional di kawasan TPI,” kata Iptu Yuyun Krisna.

    Iptu Yuyun menambahkan bahwa kehadiran kelompok masyarakat yang terorganisir seperti LDII sangat membantu efektivitas kerja bakti di lapangan, terutama dalam menjangkau titik-titik yang membutuhkan penanganan manual.

    Detail Teknis dan Persiapan Lapangan

    Berdasarkan hasil koordinasi, aksi bersih-bersih ini akan dimulai sejak pagi buta. Para peserta dijadwalkan berkumpul di titik kumpul utama, yakni Masjid Baitul A’la, pada pukul 06.15 WIB. Langkah ini diambil agar seluruh tim dapat bergeser ke lokasi TPI secara bersamaan dan memulai pekerjaan tepat pukul 06.30 WIB guna menghindari terik matahari yang terlalu menyengat.

    Para warga yang terlibat diimbau untuk membawa peralatan kebersihan mandiri seperti pacul, sabit, dan sapu lidi. Guna menjamin keselamatan dan identitas selama di lapangan, LDII juga telah menyiapkan rompi khusus bagi para relawannya. Aksi ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial belaka, namun mampu menumbuhkan kesadaran kolektif warga pesisir Pacitan tentang pentingnya sanitasi di lingkungan kerja nelayan.

    Glossary: Mengenal Istilah dalam Berita

    • PC (Pengurus Cabang): Struktur organisasi LDII di tingkat kecamatan.
    • OPD (Organisasi Perangkat Daerah): Instansi pemerintah di tingkat daerah yang membantu kepala daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan.
    • TPI (Tempat Pelelangan Ikan): Pasar tempat bertemunya penjual (nelayan) dan pembeli ikan melalui sistem lelang.
    • Audiensi: Pertemuan resmi yang dilakukan untuk tujuan memberikan informasi atau bertukar pendapat antara pihak berwenang dengan perwakilan kelompok.
    • Hari Nelayan Nasional: Hari peringatan nasional yang jatuh setiap tanggal 6 April (secara historis), diperingati untuk mengapresiasi jasa nelayan bagi ekonomi dan ketahanan pangan.

    Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.