JAKARTA – Jajaran pengurus Satuan Komunitas Pramuka (Sako) Sekawan Persada Nusantara (SPN) tingkat Provinsi DKI Jakarta secara resmi mengemban amanah baru setelah menjalani prosesi pelantikan oleh Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka DKI Jakarta. Bertempat di Gedung Puri Indah Senayan, Jakarta, Sabtu (16/5/2026), seremoni ini bukan sekadar pengukuhan struktural, melainkan sebuah manifestasi komitmen dalam menggembleng karakter generasi muda yang tangguh, adaptif terhadap isu lingkungan, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang mumpuni.
Langkah strategis ini menandai babak baru bagi Sako SPN DKI Jakarta dalam memperkuat pilar pembinaan pemuda. Fokus utama yang diusung meliputi penguatan karakter, kepedulian sosial, kesehatan fisik, hingga kesadaran kolektif terhadap kelestarian lingkungan hidup di tengah hiruk-pikuk kota metropolitan.
Urgensi Pengelolaan Sampah dan Kesadaran Lingkungan
Dalam arahannya, Ketua Harian Kwarda DKI Jakarta, Ratiyono, memberikan penekanan khusus pada peran aktif anggota Pramuka dalam menjaga ekosistem kota. Ia mengimbau seluruh tingkatan, mulai dari golongan Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega, hingga para pembina, untuk menjadi garda terdepan dalam tata kelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan.
Ratiyono memandang bahwa persoalan sampah di Jakarta memerlukan sentuhan langsung dari tangan-tangan pemuda yang disiplin. Menurutnya, kesadaran ini harus tumbuh dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten oleh setiap anggota Pramuka.
“InsyaAllah jika kita semuanya bergerak, sampah bisa terkelola dengan baik. Ayo terus berbakti tanpa batas, tanpa henti,” ujar Ratiyono dengan nada optimis di hadapan para pengurus yang dilantik.
Lebih lanjut, ia memberikan apresiasi tinggi atas rekam jejak Sako SPN DKI Jakarta yang selama ini dinilai sangat responsif terhadap isu-isu kemanusiaan. Kontribusi mereka dalam penanggulangan bencana dan berbagai aksi kerja bakti di lingkungan masyarakat menjadi bukti nyata bahwa organisasi ini memiliki akar pengabdian yang kuat.
Program Tri Sukses Generus: Pondasi Pemimpin Masa Depan
Di sisi lain, Majelis Pembimbing Sako SPN DKI Jakarta, Aceng Karimullah, menegaskan bahwa visi besar organisasi ini tertuang dalam program unggulan bertajuk “Tri Sukses Generus”. Program ini didesain sebagai kurikulum pembentukan karakter komprehensif bagi para generasi penerus bangsa.
Aceng memerinci bahwa Tri Sukses Generus mencakup tiga pilar utama: membentuk individu yang memiliki akhlakul karimah (budi pekerti luhur), alim dan fakih (memiliki kedalaman ilmu agama dan pemahaman yang benar), serta mandiri dalam menjalani roda kehidupan ekonomi maupun sosial.
“Generasi penerus harus kita persiapkan dari sekarang agar muncul pemimpin-pemimpin bangsa dari Sako SPN. Kalau tidak sekarang kapan lagi, kalau tidak kita yang membina siapa lagi,” tegas Aceng Karimullah saat memberikan motivasi kepada para hadirin.
Ia meyakini bahwa pembinaan yang dilakukan secara simultan dan berkelanjutan merupakan kunci utama dalam melahirkan pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral yang tinggi.
Kesehatan dan Visi Jakarta sebagai Kota Global
Menutup rangkaian agenda tersebut, Ratiyono juga menyelipkan pesan mengenai pentingnya gaya hidup sehat. Di mata Kwarda DKI, Pramuka harus menjadi ikon masyarakat yang aktif dan gemar berolahraga. Hal ini selaras dengan cita-cita Jakarta untuk bertransformasi menjadi kota global yang kompetitif.
“Jakarta sebagai kota global harus melahirkan masyarakat yang sehat, aktif, dan memiliki semangat olahraga hingga mampu berprestasi di tingkat dunia,” kata Ratiyono.
Acara pelantikan ini turut disaksikan oleh Sekretaris Kwarda Budi, serta Wakil Ketua Bidang Komunikasi, Statistik, Informasi dan Hubungan Antarlembaga Triadi, yang menegaskan dukungan penuh struktural Kwarda terhadap kiprah Sako SPN di masa mendatang.
Glossary Istilah Berita
- Sako SPN: Satuan Komunitas Sekawan Persada Nusantara, organisasi kepramukaan berbasis komunitas di bawah naungan LDII.
- Tri Sukses Generus: Program pembinaan generasi muda yang fokus pada karakter (akhlakul karimah), ilmu (alim-fakih), dan kemandirian.
- Kwarda: Kwartir Daerah, struktur organisasi Pramuka di tingkat provinsi.
- Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega: Tingkatan anggota Pramuka berdasarkan rentang usia peserta didik.
- Akhlakul Karimah: Perilaku atau budi pekerti yang mulia sesuai tuntunan agama.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.